
Nayna melangkah menaiki anak tangga, sambil membawa barang belanjaannya, tiba-tiba nayna di kaget kan oleh suara orang yang ada di belakangnya, karena kaget tubuh nayna pun kehilangan keseimbangannya, lalu dengan cepat orang yang di belakang nayna menangkap tubuh mungil itu.
"Astagfirullah a lazim, hampir aja terima kasih ya mas. (kata nayna sambil membetulkan posisi berdirinya kembali)
"Makanya kalau jalan itu hati-hati lihatnya ke bawah jangan melamun, bagaimana kalau gak ada mas tadi pasti udah benjol tuh kepala. (omel Nattan)
"Kok malah mas Nattan yang ngomel, seharusnya nay yang ngomel, kan mas yang buat nay kaget, kata bibik mas lagi di ruang kerja, tapi kok tiba-tiba ada di belang nayna, manggil dengan nay dengan berteriak lagi. (Kata nayna dengan sorot mata tajam kepada Nattan)
"Oh...sekarang udah mulai berani ya melotot ke mas, coba kemarin-kemarin melih ke wajah mas aja gak berani. (ledek Nattan)
"Itu kan dulu mas, ya sebelum nay kenal dekat sama mas, ya wajar lah nay takut lihat wajah seram mas itu, kalau sekarang nay udah gak takut lagi, karena ternyata mas gak seseram yang nay pikirkan selama ini.
"Emangnya wajah mas seseram itu...? (tanya Nattan)
"Banget, apa lagi kalau mas lagi marah, seperti di puncak waktu itu pas mas mengangkat telpon dari seseorang, itu sangat menyeramkan.
"Kenapa kamu bisa tau...?
"Nay gak sengaja dengar dan lihat waktu itu. Ya udah lah itu udah lewat, nay ke atas dulu ya mas gerah mau mandi. Mas lanjut aja kerjanya. (kata nayna)
"Ya (jawab Nattan, lalu berjalan dan kembali masuk ke ruang kerjanya)
Saat melihat Nattan sudah kembali masuk ke ruang kerjanya, nayna melanjutkan kembali langkahnya menuju kamarnya yang ada di lantai 2.
Saat sudah di kamar nayna meletakan barang belanjaannya di atas tempat tidur, lalu nayna masuk ke dalam kamar mandi, karena badannya sudah terlalu lengket.
Di bawah, di ruang kerjanya Nattan tampak tidak fokus mengerjakan pekerjaannya, lalu Nattan pun menutup laptop yang ada di hadapannya.
__ADS_1
Nattan keluar dari ruang kerjanya, dan naik ke lantai 2 menuju kamarnya.
"AAAAA....(Teriak nayna, sambil menutup tubuh bagian atasnya dengan tangannya, saat melihat Nattan masuk ke dalam kamar)
Nattan yang kaget dengan teriakan nayna hanya diam mematung di depan pintu kamar.
"Mas keluar dulu...!! (seru nayna, sambil meraih seprai tempat tidur untuk menutupi tubuhnya yang hanya memakai handuk)
Nattan yang masih tampak kaget, memutar tubuh nya lalu keluar dan menutup kembali pintu kamar.
"Sialan, mata saya ternodai gara-gara gadis kecil itu. Apa dia sengaja mau menguji saya dengan hanya memakai handuk di dalam kamar, kenapa dia gak mengganti bajunya di dalam kamar ganti. Apa dia pikir saya ini bukan laki-laki normal. Kalau saya gak ingat janji saya sama kakek, udah habis gadis kecil itu. (kata Nattan yang berbicara sendiri, sambil mondar mandir di depan pintu kamar)
"Uh...ada apa dengan saya kenapa saya berpikir yang tidak-tidak. Ah...ini semua gara-gara gadis itu.
Nattan menghentikan langkahnya tepat di depan pintu, lalu dengan ragu-ragu Nattan mulai mengangkat tangannya lalu mengetuk pintu.
"Nayna...(panggil Nattan, sambil mengetuk pintu)
Nattan menunggu sautan dari nayna, tetapi sudah cukup lama Nattan memanggil tetap tidak ada jawaban dari nayna, Nattan membuka pintu secara berlahan, lalu melihat ke sekitar kamar, Nattan tidak menemui nayna ada di dalam sama, Nattan pun masuk ke dalam kamar lalu duduk di pinggir tempat tidur sambil melihat semua barang belanjaan nayna.
Nayna pun keluar dari kamar ganti, dengan rambut sedikit basah dan di uraikan. Nayna berjalan mendekat ke Nattan. lalu duduk di sisi tempat tidur sebelahnya.
"Maaf ya nay, mas bikin kamu kaget tadi (kata Nattan saat melihat nayna yang tampak canggung dan tidak menatapnya)
"Ya mas gak apa-apa. (jawab nayna sedikit senyum di bibirnya)
"Ini semua belanjaan kamu...? (tanya Nattan untuk mencairkan suasana canggung di antara mereka)
__ADS_1
"Iya mas, ini mami yang pilih untuk nayna. Oh iya ini untuk mas. (nayna memberikan paper bag kepada Nattan) nanti mas pakai ya.
"Apa ini (kata Nattan sambil mengeluarkan isi dari dalam paper bag yang di berikan nayna) Ini...!!!
"Ya mas, itu baju tidur pasangan sama seperti yang nay pakai sekarang nanti mas pakai ya, kata mami ini cocok untuk pasangan seperti kita.
Nattan menyunggingkan senyum di bibirnya, bukan karena dia mendapatkan baju pasangan dari nayna tetapi karena kata pasangan yang di ucapkan nayna.
"Ada apa dengan saya, kenapa saya sangat bahagia cuma dengar nayna bilang kita pasangan (kata hati Nattan)
"Mas, mas Nattan...(panggil nayna)
"Ya apa...(kaget Nattan)
"Kenapa mas gak jawab, apa mas gak suka dengan bajunya...? (tanya nayna)
"Mas suka kok, ya nanti mas pakai. Ya udah mas mandi dulu. Kamu masukin aja ya semua barang belanjaan kamu ke dalam kamar ganti.
"Ya mas (jawab nayna)
Nattan masuk ke dalam kamar mandi, lalu nayna masuk ke kamar ganti, untuk meletakan semua barang belanjaannya dan menyiapkan pakaian rumah untuk Nattan, setelah selesai nayna keluar dari kamar ganti, dan duduk di sofa yang ada di dalam kamar sambil memainkan hp sambil menunggu Nattan selesai mandi.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa vote, like dan komennya ya teman-teman 🤗🥰...
...Terima kasih 🙏...
__ADS_1