
Suara rintik air hujan mulai terdengar di dalam mobil yang saat ini di tumpangi oleh Nattan, nayna dan dita yang di kendarai oleh mang koko.
Nattan menatap jauh ke depan, melihat jalanan yang tampak sangat ramai walaupun di tengah hujan. Sedangkan nayna dan dita yang duduk di belakang mereka sedang sibuk berbicara, Tetapi Nattan tidak terlalu mempedulikan apa yang sedang di bicarakan oleh kedua perempuan yang duduk di belakang itu.
Nayna dan Nattan berada di jalan menuju kost-kostan dita, untuk mengantarkan dita ke kost-kostan nya. Walaupun awalnya dita sempat menolak karena dia ingin naik taksi online tetapi nayna tetap memaksanya dan pada akhirnya dita mau untuk di antar oleh pasangan suami istri itu.
Dan saat ini mobil melaju dengan pelan karena hujan semakin lebat, jadi jarak pandang pun terbatas, di tambah lagi dengan banyaknya kendaraan. Membuat jalanan sedikit macet.
Sedangkan di mobil yang satunya yang di kendarai oleh bodyguard Nattan, ada Ardy, ibu santi dan dinda. Dinda yang awalnya juga menolak ikut dengan ardy dan ibu santi dengan beribu alasannya pada akhirnya setuju setelah di beri pengertian oleh Nattan. Karena mereka juga sejalur jadi dinda pun ikut.
Di dalam mobil dinda banyak diam dia hanya menjawab pertanyaan ibu santi seadanya. Karena dinda dan ibu santi belum terlalu dekat sangat berbeda dengan dita yang sudah duluan mengenal ibu santi. Jadi dinda sedikit canggung di tambah lagi dengan Ardy yang dari tadi meliriknya dari kaca spion yang ada di dalam mobil.
Ardy dan ibu santi mengantar dinda terlebih dahulu ke kediamannya.
Setelah sampai, dinda turun dari mobil setelah berpamitan kepada ibu santi. Ardy juga ikut turun membawakan barang bawaan dinda sampai di depan teras.
"Assalamualaikum... Selamat siang tante... (sapa Nattan saat melihat mama dinda yang baru saja membukakan pintu)
"Wa'alaikumsalam... Siang nak, mari mampir dulu...!!! (kata mama dinda yang secara kebetulan sudah mengenal ardy)
"Gak usah tante, ardy langsung pulang aja, kasihan ibu nunggu lama di mobil (ucap ardy)
"Oh ada ibu nak ardy juga...? kenapa gak turun, biar bisa mampir dulu. (ucap mama dinda)
"Lain kali aja tante kami mampir nya, kasihan ibu sudah sangat capek, karena macet di jalan. Kalau begitu ardy pamit ya tante, dinda. Oh iya ini kopernya. Apa masih ada barang yang lain...? (Ardy)
"Gak ada kak. Terima kasih (ucap dinda)
"Ya udah kalau begitu kakak pamit ya, tante ardy pamit pulang. Assalamualaikum...(ucap Ardy)
"Wa'alaikumsalam...(jawab dinda dan mamanya berbarengan)
Ardy pun kembali ke mobil dan masuk kedalamnya. Mobil pun melaju saat ardy sudah masuk ke dalam mobil. Setelah mobil ardy sudah keluar dari gerbang dan tidak terlihat lagi dinda dan mamanya masuk ke dalam rumah.
Di sisi lain...
Nattan dan nayna juga sudah mengantar dita sampai di kost-kostan nya, dan sekarang Nattan dan nayna di jalan menuju dream house.
Karena terjebak macet selama hampir 1 jam akhirnya Nattan dan nayna pun sampai di kediamannya, yang ternyata bodyguard yang mengantarkan ardy, ibu santi dan dinda tadi sudah berada di dream house.
__ADS_1
Karena kelelahan nayna langsung masuk kedalam kamarnya setelah menyapa bik Minah dan memberikan oleh-oleh kepada bik Minah dan mang koko.
Nattan menyusul nayna ke dalam kamarnya, Nattan melihat ke sekeliling isi kamar yang ternyata nayna tidak ada di sana.
Nattan mendekati kamar mandi dan terdengar suara percikan air di dalam sana. Menandakan nayna ada di dalam sana.
Nattan berjalan ke sofa yang ada di dalam kamar mereka lalu Nattan duduk sambil menyandarkan kepalanya di sandaran sofa itu. Nattan memejamkan matanya.
Saat mata Nattan baru saja terpejam, tiba-tiba Nattan mendengar ada suara ponsel yang berbunyi, yang dia yakini itu bukan suara ponsel nya.
Lalu Nattan membuka mata nya, dan bangun dari duduknya, Nattan pun menghampiri arah suara ponsel itu.
Nattan mengambil ponsel itu yang ternyata ponsel nayna. Nattan melihat layar ponsel nayna itu adalah panggilan dari kakek yoga.
Tanpa meminta izin terlebih dahulu dengan nayna Nattan langsung menggeser tanda hijau yang ada di layar ponsel nayna itu, lalu Nattan pun mendekatkan ponsel itu ke telinganya.
๐ (Nattan) Assalamualaikum...kek (ucap Nattan saat sudah mendekatkan ponsel itu ke telinganya)
๐ (Kakek Yoga) Wa'alaikumsalam...Nattan kenapa kamu yang mengangkat ponsel nayna...? (tanya kakek yoga yang kaget saat mendengar suara laki-laki yang mengangkat panggilan nya)
๐ (Nattan) Emangnya kenapa kek, nayna lagi ada di kamar mandi, jadi karena ponselnya berbunyi ya Nattan yang angkat...! (ucap Nattan yang merasa bingung)
๐ (Nattan) Emang nya kakek mau bicara apa sama nayna...!! kakek sampai kan ke Nattan aja nanti Nattan sampaikan ke nanya nya.
๐ (Kakek Yoga) Ah gak usah nanti kakek akan hubungi nayna lagi. Oh ya kalian baru sampai di dream house...? (tanya kakek yoga)
๐ (Nattan) Iya kek, karena di sini hujan lebat dan jalan macet jadinya kami agak telat sampai di dream house.
๐ (Kakek Yoga) Ya tadi mami kamu sudah cerita, setelah cukup lama bicara dengan nayna di hp.
๐ (Nattan) Terus kenapa kakek masih nanya Nattan kalau kakek sudah tau dari mami. (kesal Nattan)
๐ (Kakek Yoga) Ya Kakek cuma mau ngetes kamu aja, kali aja kamu ngarang cerita seperti biasanya. (kata kakek sambil tertawa)
๐ (Nattan) Nattan gak pernah ngarang cerita ya kek, emangnya Nattan itu kakek....! (ledek Nattan)
๐ (Kakek Yoga) Hahaha... (tawa kakek yoga) Ya udah kakek tutup dulu ya, kakek mau pulang. Kalian istirahat lah. Salam untuk cucu menantu kakek. Assalamualaikum...
๐ (Nattan) Ya kek nanti Nattan sampaikan ke Nanya nya. Wa'alaikumsalam...
__ADS_1
Setelah panggilan nya berakhir Nattan kembali meletakan ponsel nayna di atas meja riasnya. Nattan pun kembali berjalan menuju sofa lalu Nattan duduk di sana sambil menyandarkan kepalanya di sandaran sofa itu, Nattan kembali memejamkan matanya.
Nayna keluar dari kamar ganti setelah merasa segar dan sudah mengganti pakaiannya dengan piyama tidur nya yang biasa nayna gunakan saat berada di rumah.
Nayna menghampiri Nattan.
"Mas...mas Nattan...(panggil nayna sambil mengguncang tubuh Nattan)
Nattan membuka matanya dan membenarkan posisi duduknya. Nattan menatap nayna yang ada di depannya.
"Ada apa sayang...? (tanya Nattan)
"Mas mandi dulu sana, baru istirahat. (ucap nayna)
"Ya (jawab Nattan sambil menganggukkan kepalanya)
Lalu Nattan pun berjalan dan masuk kedalam kamar mandi. Nayna mengikuti Nattan dari belakang lalu Nayna masuk ke dalam kamar ganti untuk menyiapkan pakaian santai untuk Nattan.
Setelah selesai, nayna keluar dari kamar ganti dan nayna duduk di meja riasnya memberi sedikit pelembab pada wajahnya lalu nayna mengambil ponsel nya meletakkannya di atas meja kecil di samping tempat tidur, nayna pun duduk di pinggir tempat tidur sambil melihat-lihat buku yang baru saja dia beli.
Nattan keluar dari kamar ganti dan sudah menggunakan pakaian santai. Nattan menghampiri nayna yang sedang duduk di tempat tidur sambil membaca buku.
"Gak istirahat sayang...? (tanya Nattan saat berada di dekat nayna)
"Sebentar lagi mas (jawab nayna tanpa mengalihkan pandangannya dari buku itu)
"Istirahat dulu nay, nanti lanjut bacanya (ucap Nattan sambil merebahkan tubuhnya di sebelah nayna)
Nayna menutup bukunya lalu memasukkannya di dalam laci meja kecil di samping tempat tidur, lalu nayna naik ketempat tidur berbaring di sebelah Nattan.
Tidak butuh waktu lama mereka berdua pun tertidur.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...
...๐ค๐ค๐ค...
...๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ...
__ADS_1
...Terima Kasih ๐...