
Nayna, dinda, dita, ibu santi sudah rapi. Mereka di temani kakek yoga di ruang tamu menunggu mami jihan dan papi syam keluar dari kamar nya.
Tidak butuh waktu lama mami jihan dan papi syam bergabung dengan mereka di ruang tamu.
Lalu Nattan dan Ardy keluar dari ruang kerja kakek yoga. Ardy menenteng tas yang berisikan berkas-berkas yang akan di urus nya di perusahaan kakek yoga.
Nayna berdiri dari duduknya lalu menghampiri Nattan.
"Mas sama mas ardy benaran gak ikut kita pergi jalan-jalan...? (tanya nayna)
"Maaf ya nay, mungkin untuk hari ini mas gak bisa ikut. Mas harus mengurus urusan ini dengan cepat, kita kan gak lama di sini. Kita cuma 3 hari di sini. Tapi kalau urusan mas udah selesai nanti mas akan teman kan nay sama yang lain jalan-jalan. Tapi untuk hari ini nay di temani yang lain aja ya. Gak apa-apa kan...? (ucap Nattan)
"Ya mas gak apa-apa. Semoga urusan mas cepat selesai ya. (kata nayna)
"Aamiin...(ucap Nattan) Kek, mi, pi, semuanya Nattan pamit pergi ke perusahaan kakek dulu ya. Assalamualaikum... (ucap Nattan)
Wa'alaikumsalam (jawab semuanya)
"Kakek semuanya nay anatar mas Nattan ke depan dulu ya. (Kata nayna dan di angguki oleh semuanya)
"Ardy juga pamit kek, ayah, ibu, om tante semuanya Assalamualaikum...
Wa'alaikumsalam... (jawab semua nya)
Nattan, nayna dan Ardy pun berjalan ke luar, lalu ardy masuk ke dalam mobil dan duduk di bangku kemudi. Ardy melihat pasangan suami istri itu saling tatap dalam diam mereka.
"Mas pamit pergi dulu ya sayang, ingat nanti jalan-jalan nya jangan jauh-jauh dari yang lain, atau nay ikut mami atau kakek aja nanti ya. (ucap Nattan dengan suara pelan takut di dengar ardy)
"Ya mas nay tau, ya udah mas hati-hati ya. (ucap nayna)
"Ya sayang, mas pergi ya Assalamualaikum...(ucap Nattan)
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam...(jawab nayna)
Nattan pun masuk kedalam mobil nya, setelah mereka berdua melambaikan tangannya ke arah nayna, dan di balas oleh nayna. Mobil yang di kendarai oleh ardy pun melaju meninggalkan nayna.
Setelah mobil itu tidak tampak nayna pun kembali masuk ke dalam rumah bergabung dengan yang lain yang tengah asyik mengobrol.
Di dalam Mobil
Ardy tidak henti-hentinya melihat ke arah Nattan, seperti ada sesuatu yang ingin dia tanyakan kepada Nattan tetapi ardy selalu mengurungkan nya. Ardy kembali fokus menyetir. Lalu kembali melirik Nattan.
Nattan yang menyadari tingkah ardy, hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. Nattan merasa lucu melihat tingkah ardy.
"Ada apa ar...? (tanya Nattan saat ardy kembali melirik nya)
Dek...
Ardy pun terkejut dengan suara Nattan yang ternyata menyadari tingkah nya.
"Gak ada apa-apa, saya cuma merasa kamu dari kemarin tampak sangat bahagia.
"Gak usah sok ngelak dari saya Nattan, saya dari kecil sudah kenal kamu jadi kamu gak usah bohong sama saya, dari cara kamu menatap nayna aja saya sudah tau, cara kamu memperlakukan nayna saat tidur di pesawat pun sangat berbeda, di tambah lagi dengan panggilan sayang kamu itu kepada nayna tanpa kamu sadari itu semua sudah jadi bukti buat saya Nattan, kalau kamu dan nayna itu sudah saling mengungkapkan perasaan masing-masing. Ya kan...? (ucap ardy)
"Ya ya lo benar, memang susah ya menyimpan rahasia dari kamu itu ar. Saya dan nayna memang sudah saling mengungkapkan perasaan kita masing-masing dan kita sepakat untuk pacaran halal dulu, dan kita juga belum mau keluarga kita tau. Saya dan nayna cuma ingin selalu dekat aja dulu. (kata Nattan)
"Apa pacaran halal, apa maksudnya itu...? kalian sudah menikah tapi masih ingin pacaran...!! dasar pasangan aneh. (ucap ardy yang merasa bingung)
"Kamu itu yang aneh ar...!!! kita berdua tau ko kita sudah menikah, tetapi karena kita di jodohkan dan gak merasakan pacaran jadi kita putuskan untuk pacaran secara halal. Lagian kalau pacaran halal itu enak, kita bisa pelukan, tidur berdua, bahkan ciuman tanpa takut khilaf dan dosa. Kamu gak akan mengerti ar, kamu sendiri masih betah sendiri...!! (ucap Nattan)
"Berengsek kamu Nattan, awas kamu ya... kalau saya nembak itu cewek, saya bakalan langsung ajak dia menikah bukan pacaran lagi. (kata ardy, dengan percaya dirinya)
" Jadi kamu mau nembak dinda ar, apa kamu sudah yakin kalau dinda itu bakalan terima kamu, dan mau di ajak nikah. Saya rasa dinda gak akan mau, melihat kamu aja dia selalu mengalihkan pandangannya apa lagi kamu ajak dia menikah sekarang pasti bakalan di tolak. (ucap Nattan)
__ADS_1
"Saya masih waras Nattan, ya gak mungkin saya mengungkapkan nya sekarang. Tapi nanti saat dia sudah tidak menghindari saya lagi. Saya rencananya ingin mendekati dia melalui bantuan dari nayna. (kata ardy)
"Kenapa kamu minta bantuan nayna...!!! maaf ya bung ardy, gak boleh. kamu harus berjuang sendiri. Jangan libatkan nayna untuk PD kamu. Ingat itu (ancam Nattan)
"Kenapa kamu melarang nayna membantu saya nattan, jangan egois deh Nattan. Nayna itu anak yang baik dia pasti mau membantu saya. (ucap ardy, sambil memarkirkan mobilnya di parkiran perusahaan kakek yoga yang mereka datangi)
"Ya saya tau nayna itu anak baik, tapi saya gak mau hubungan persahabatan nayna dan dinda rusak gara-gara kisah cinta kalian berdua. (ucap Nattan, lalu keluar dari dalam mobil)
"Kenapa kamu berpikiran begitu bro...!! (tanya ardy)
"Nanti kamu juga akan mengerti (ucap Nattan sambil melangkah masuk ke dalam perusahaan)
Ardy mengimbangi langkah kaki Nattan yang sudah duluan masuk.
Mereka di sambut oleh pimpinan perusahaan, yang merupakan orang kepercayaan kakek yoga. Yang kebetulan sudah mengenal Nattan maupun ardy.
Lalu beliau mengarahkan Nattan dan ardy ke ruangannya. Nattan dan ardy mengikutinya. Saat sudah sampai di dalam ruangan dan mereka duduk di sofa yang ada di ruangan itu, Nattan dan ardy langsung membahas permasalahan yang terjadi pada perusahaan itu. Karena Nattan orang yang tidak mau terlalu banyak basa basi.
Mereka bertiga pun membahas satu permasalahan serta mulai mencari jalan keluarnya.
Nattan dan ardy tampak sangat sibuk, mereka berdua sangat fokus, dan dengan waktu yang singkat Nattan dan ardy sudah menemukan akar dari permasalahan perusahaan itu yang selalu mengalami kerugian.
Nattan meminta semua staf di kumpul kan di ruangan rapat, lalu direktur perusahaan itu mengikuti perintah Nattan.
Beliau mengumpulkan semua staf di ruangan rapat. setelah semua nya berkumpul Nattan dan ardy masuk ke ruangan rapat itu, yang di pimpinan oleh direktur perusahaan. Rapat pun di mulai dari perkenalan Nattan sebagai cucu dari pemilik perusahaan dan ardy sebagai asisten pribadi nya.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...
...🤗🤗🤗...
__ADS_1
...🥰🥰🥰...
...Terima Kasih 🙏...