
Setelah sampai di rumah, ibu santi dan nanya beristirahat sebentar dan makan siang, setelah selesai mereka berdua menyiapkan pakaian dan barang-barang yang akan dibutuhkan nayna nanti.
"Nayna sudah belum beresin pakaiannya (teriak ibu santi dari ruang tamu sambil meletakan barang-barang yang akan di bawanya)
"Ya bu ini hampir selesai. nanti nay bawa ke sana kalau sudah selesai semua.
"Baik lah nak, cepat sedikit hari da mulai sore. kita harus ke panti dulu.
"Baik bu, ini udah selesai, (sambil meletakan pakaiannya yang ada di dalam tas di tumpukan barang yang akan di bawa.)
"Ini semua mau kita bawa bu...? (sambil melihat semua barang yang akan di bawa)
"Ya nak, nanti kalau ada yang kurang kita beli di supermarket atau di pasar dekat sana saja ya.
"Ini aja udah banyak bu, kenapa mau beli lagi...?
"Ya kalau ada yang kurang nak. ya udah ayo kita ke panti dulu sekalian pamitan sama yang lain, nanti keburu taksi onlinenya datang, karena udah ibu pesan tadi.
"Ya bu ayo.
Nayna dan ibu santi pamitan kepada pengurus dan anak-anak di panti itu.
__ADS_1
**
Setibanya di kost-kostan nayna dan ibu santi masuk kedalam, menata barang-barang yang mereka bawa setelah selesai mereka mandi bergantian dan melakukan kewajibannya.
"Nak, kita cari makan di luar aja ya. kita belum sempat belanja bahan-bahan yang mau kita masak, besok ibu akan belanja kalau kamu pergi sekolah.
"Ya bu, ya udah kita makan di rumah makan padang di depan aja ya bu, tadi nay ada lihat rumah makan padang di depan.
"Ya udah ayo.
Mereka keluar kost-kostan berjalan kaki menuju rumah makan yang di maksud, setiba di sana mereka mulai memesan apa yang akan mereka makan masing-masing. tidak butuh waktu lama pesanan mereka pun datang dan mereka menyantap dengan diam. setelah makan dan membayar mereka kembali ke kost-kostan untuk istirahat.
**
"Katanya semua urusan proyek yang sempat mendapat kendala di sana sudah selesai, tetapi kenapa nattan itu bilang akan pulang 2 atau 3 hari lagi kepada saya tadi, apa nattan itu mau membalas saya karena saya sering meledek dia (kata kakek kepada asistennya)
"Mungkin ada urusan lain yang akan mereka urus tuan, makanya mereka tidak langsung pulang setelah urusan proyek itu selesai.
"Urusan apa, kenapa dia tidak mau bercerita sama kakeknya sendiri, anak itu memang sama persis seperti saya.
"Benar tuan, tuan muda Nattan memang sama persis seperti tuan, penuh dengan rahasia.
__ADS_1
"Kamu ngatain saya Dedi, saya tidak pernah ya menyimpan rahasia saya dari almarhum istri saya dan juga kamu.
"Saya tidak ngatain tuan, saya cuma berbicara kemiripan sifat tuan sama tuan muda. ya saya tau tuan tidak pernah menyimpan apa pun dari saya dan almarhum nyonya. tapi tuan muda Nattan juga seperti itu tuan dia tidak pernah menyimpan apa pun dari ardy asistennya bedanya tuan muda belum menikah jadi cuma ardy yang tau segalanya tentang tuan muda.
"Kamu benar dedi, makanya saya ingin secepatnya Nattan itu menikah dengan gadis itu.
"Tapi tuan kita kan belum tau tentang gadis itu...?
"Makanya kamu cari tau tentang gadis itu secepatnya, tetapi jangan sempat Nattan dan Ardy tau. mengerti kamu...!!!
saya ingin tau tentang gadis itu secepatnya, kalau saya menunggu dua jomblo itu pulang keburu saya mati nanti. saya tau mereka cuma cari-cari alasan untuk menutupi informasi tentang gadis itu makanya mereka tidak pulang secepatnya. (kata kakek sambil membaringkan tubuhnya di atas kasur)
"Baik tuan saya akan coba cari tau tentang gadis itu, tanpa sepengetahuan tuan muda dan Ardy.
"Bagus, secepatnya kamu kasih informasi sama saya. Ya sudah kamu pulang sana saya mau istirahat.
"Baik tuan saya permisi dulu. selamat istirahat, kalau ada apa-apa segera hubungi saya.
"Hemmm...(balas kakek, yang sudah memejamkan matanya)
Pak dedi pun keluar dari kamar kakek yoga lalu menutup pelan pintu kamar. keluar dari rumah mengambil mobil yang biasa dia gunakan untuk pulang kerumahnya seperti biasa.
__ADS_1