Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Flashback 2


__ADS_3

Kakek yoga duduk di salah satu bangku yang ada di taman yang terlihat sepi dari pengunjung itu. Setelah satu jam berada di taman, kakek yoga bangkit dari duduknya dan berjalan menuju restoran yang tidak jauh dari sana seperti biasanya.


Saat kakek yoga hendak menyebrang jalan di penyeberangan tidak jauh dari lampu merah, tiba-tiba melaju sebuah mobil sedan yang kehilangan kendali mengarah ke arah kakek yoga, kakek yoga yang melihat mobil yang mengarah kepadanya menghentikan langkahnya, semua orang yang ada di sekitar lampu merah pada berteriak.


Dari arah lampu merah, sepasang suami istri yang mengendarai motor, tiba-tiba memacu motornya ke arah mobil dan menghantam mobil itu sangat kencang.


Prang...(bunyi motor menghantam mobil)


Sehingga mobil itu menyeret motor ke arah trotoar, kakek yoga masih berdiri mematung menyaksikan kecelakaan itu, lalu berteriak meminta tolong kepada semua orang yang ada di sana.


"Tolong, semuanya tolong, mereka adalah keluarga saya, tolong bantu mereka. (kata kakek yoga kepada semua orang yang hanya berdiri tanpa berniat menolong)


"Baik pak (kata salah seorang yang ada di dekat kakek yoga)


Semua orang yang ada berhamburan memberikan pertolongan dan ada yang menelpon ambulance rumah sakit yang tidak jauh dari lokasi kecelakaan dan juga menelpon pihak polisi.


Kakek yoga mendekat ke laki-laki yang sudah berlumuran darah itu, kakek yoga duduk sambil memangku kepala laki-laki itu. Kakek yoga melihat orang-orang yang masih berusaha membantu perempuan yang terjepit di antara kedua kendaraan itu. Lalu kakek yoga melihat ke arah laki-laki yang ada di pangkuannya yang memanggilnya.


"A a ayah...Em...maaf pak, apa bapak baik-baik saja...?(kata laki-laki itu terbata sambil menahan sakit, melihat ke arah kakek yoga, yang mengira itu adalah ayahnya)


"Ya nak, saya baik-baik saja. kamu bertahanlah ambulancnya sebentar lagi akan datang.


"Tolong istri saya. (sambil menghadap ke arah istrinya yang masih ramai oleh orang-orang yang berusaha menolongnya.


"Ya nak, mereka semua akan berusaha membantu istri kamu.


"Nay... nay... putri ku (kata laki-laki itu)


"Bertahanlah nak, kamu pasti bisa.


"Saya tidak kuat lagi pak, sepertinya saya tidak akan lama lagi...


Pak, apa...saya bisa minta tolong kepada bapak...? (sambil terbata-bata)

__ADS_1


"Bertahanlah nak, ya saya akan menolong kamu apapun itu.


"Pak tolong jaga putri kami satu-satunya, dia tidak memiliki siapa-siapa kecuali kami berdua, (kata laki-laki itu sambil melihat ke arah istrinya yang sudah terbaring tidak sadarkan diri)


"Ya nak saya berjanji akan menjaga putri kamu, kamu harus bertahan nak demi putri kamu.


Ambulance pun datang, perawat mengecek kondisi semua korban, termasuk supir dari mobil itu yang duduk di dekat mobil di kawal oleh polisi, dan memberikan pertolongan pertama, lalu memasukannya ke dalam ambulance satu persatu.


Kakek yoga ikut masuk ke ambulance bersama laki-laki itu, kakek yoga masih menggenggam tangan laki-laki itu.


**


Di dalam ambulance


"Pak, kalau terjadi apa-apa kepada kami berdua, saya titipkan putri saya kepada bapak, saya percaya bapak adalah orang baik, jadi saya mohon tolong jagalah putri saya pak.


"Nak, percayalah tidak akan terjadi apa-apa kepada kamu dan istri kamu, saya yakin kamu bisa bertahan.


"Ya nak, saya berjanji akan menjaga, merawat dan menyayangi putri kamu seperti saya menjaga, merawat dan menyayangi anak dan cucu saya, saya akan menganggap putri kamu seperti cucu saya sendiri, karena kamu sekarang adalah anak saya, jadi putri kamu adalah cucu saya.


"Terima kasih pak, saya lega kalau saya pergi sekarang.


"Jangan bicara seperti itu nak, kamu pasti bisa bertahan, demi putri kamu.


Nak, Terima kasih, kamu sudah menyelamatkan saya, tapi kenapa kamu dan istri kamu mengorbankan nyawa kalian untuk menyelamatkan saya, kalau terjadi apa-apa sama kalian saya tidak akan bisa memaafkan diri saya sendiri.


"Pak, kenapa bapak berbicara seperti itu, bukannya bapak sendiri yang bilang kalau bapak sudah menganggap saya anak bapak. jadi sebagai anak saya tidak tega melihat bapak dalam bahaya. apa pun saya lakukan untuk menyelamatkan bapak.


"Nak kamu memang orang yang sangat baik, terima kasih nak.


"I i i iya pak....(sudah mulai hilang kesadaran nya)


"Nak bertahanlah.

__ADS_1


Tolong periksa dia (Kata kakek yoga panik, kepada perawat yang bersamanya)


"Nay...maafin ayah, selamat ulang tahun putri ku. Hmuuuu...Lailahaillallah muhammadarrasulullah... (ucapnya, lalu menutup mata)


"Nak, nak, bangun lah...


"Maaf tuan, beliau sudah meninggal. (kata perawat yang bersama kakek yoga di dalam ambulance)


"Apa...??? Inalillahi wainnailaihi Raji'un (kata kakek)


Mereka pun sampai di rumah sakit, kakek yoga turun dari ambulance, di hampiri oleh pak dedi yang sudah berada di rumah sakit, setelah mendapat kabar dari pegawai hotel yang mengetahui kecelakaan itu.


"Tuan apa tuan baik-baik saja...? Maafkan saya tuan. (sambil menundukkan kepala)


"Saya tidak apa-apa, Kamu urus semuanya, mereka sudah menyelamatkan saya.


"Baik tuan, saya akan mengurus semuanya.


"Bilang kepada dokternya untuk beri perawatan yang terbaik kepada korban perempuan datang dengan ambulance pertama tadi. Dan juga kamu cari identitas pasangan suami istri itu.


"Baik tuan, Ayo kita masuk tuan (Kata pak dedi)


Pak dedi membawa kakek yoga untuk masuk ke dalam rumah sakit, lalu menunggu di depan IGD, menghampiri dokter yang menangani korban di ruangan IGD yang kebetulan keluar dari ruangan, memberi kabar kalau istri korban kritis, kecil kemungkinan untuk bisa selamat.


kakek yoga mendengar itu, tiba-tiba merasa kepalanya pusing lalu pingsan dan di bawa ke salah satu ruangan VIP di rumah sakit itu untuk di periksa.


Pak dedi panik melihat kondisi tuan nya, lalu mengabari semua anggota keluarga kakek yoga, dan meminta orang-orangnya untuk mengurus semua tentang korban yang telah menyelamatkan tuannya.


*Flashback off


*Bersambung*


jangan lupa vote, like dan komennya 🤗*

__ADS_1


__ADS_2