Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Film Horor


__ADS_3

Nayna kembali bergabung bersama teman-temannya.


"Siapa yang menelpon lo nay, gue lihat wajah lo sangat bahagia dapat telpon dari orang itu. Apa pacar kamu nay...? (tanya Jesi)


*Jesi... semua anak yang satu kelas dengannya tau, jesi itu adalah anak yang terkenal dengan julukan ratu kepo, jesi itu orang nya ceplas-ceplos, selalu ingin tau ini dan itu, kalau berbicara selalu main nyerocos aja tidak pernah di pikirkan terlebih dulu apa yang dia ucapkan atau dia tanyakan. Anak yang selalu rame, dengan suara cempreng nya apalagi saat bernyanyi. Sangat berbeda dengan mega dan sintia, kalau sintia dan mega itu anaknya pendiam apa adanya.*


Nayna tersenyum kepada jesi.


"Gak jesi, itu mami gue yang telpon. Oh ya dapat salam dari mami jihan untuk semuanya (ucap nayna)


"Jadi itu telpon dari tante jihan nay, kok lo jahat banget sih nay, gue kan juga kangen sama tante jihan, kenapa lo gak ngasih ponsel lo ke gue, gue kan juga mau bicara sama tante jihan nay....!! (kata dinda sambil melihat kedua tangan nya, dan menatap kesal kepada nayna)


"Ya mana gue tau lo mau ngobrol juga sama mami din, Udah udah kita lanjutkan lagi buat tugasnya, udah sampai di mana lo ngetik nya din...? (tanya nayna)


"Baru sampai di sini nay. (tunjuk dinda di buku yang ada di hadapannya) Maaf nay baru siap sedikit kan lo tau kalau gue kalau ngetik agak lemot. (kata dinda )


"Ya gue tau, makanya kalau ada tugas dan harus di ketik ulang itu, ya di ketik ulang dinda, jangan di copas. Dan papa lo beliin lo laptop itu bukan untuk nonton korea saja tetapi untuk lo belajar. (sindir nayna)


"Nay, kok lo sama jahatnya sih seperti dita, ada apa sih dengan kalian berdua ini...! dari tadi pagi kalian selalu mojok in gue terus...! Ah gue tau kalian berdua udah janjian ya buat gue kesal. (drama dinda)


"Kok lo bawa-bawa gue sih din, gue kan jauh nih dari lo. (saut dita)


"Udah udah gak usah mulai main drama dinda...! ayo bacakan selanjutnya biar gue yang ngetik. (kata nayna sambil mengambil alih laptop yang ada di hadapan dinda)


Dinda langsung cemberut karena dramanya tidak berhasil memancing kemarahan nayna.


Dita, jesi, mega dan sintia yang melihat ekspresi dinda pun tertawa secara bersamaan, sedangkan nayna hanya tersenyum.


***


Satu Jam Kemudian...


"Ah akhirnya selesai juga...!!! (seru dinda sambil meregangkan tangannya yang terasa pegal)


"Ya akhirnya selesai juga, kenapa ibuk rita ngasih tugas ke kita seperti anak kuliah seperti ini ya...? (keluh jesi)


"Mungkin ibuk rita itu ingin kita belajar mengerjakan tugas seperti anak kuliahan jesi, supaya kalau kita kuliah nanti tidak kaget. (jawab dita yang ada di sampingnya)


"Ah lo benar juga dita, ngomong-ngomong pada mau kuliah di mana nanti nih, setelah kita lulus. Gue harap kita bisa kuliah di kampus yang sama. (kata jesi)


"Ya mudah-mudahan, tapi kalau gue belum tau jesi mau kuliah di mana. (kata nayna)


"Ya jesi gue juga (ucap dinda)


"Gue juga, belum tau lanjut atau tidak (ucap sintia)


"Apa lagi gue. (jawab mega)


"Kalau gue, nurutin keinginan ayah dan ibu aja, mereka berdua ingin anaknya seperti mereka juga, jadi memungkinkan gue kuliah di kampus *** ambil jurusan kedokteran. (kata dita)


"Wah sama kita dita, gue juga mau kuliah di kampus *** juga, tapi gue ambil jurusan komunikasi. Kalau jurusan kedokteran gue takut jarum suntik jadi gak mungkin bisa gue lulus di sana. (ucap jesi)


Bik Minah datang menghampiri nayna dengan sedikit berjalan cepat.


"Maaf nona nayna dan semuanya bibik mengganggu, (ucap bik Minah)


"Ya bik gak apa-apa, Ada apa bik...? (tanya nayna)


"Ini non ada telpon dari...(bik Minah tidak melanjutkan kata-kata nya, dia hanya menatap dan memberi kode lewat tatapan kepada nayna)


"Oh ya udah bik sebentar. Teman-teman gue masuk dulu ya angkat telpon. (ucap nayna, melihat ke arah semuanya)

__ADS_1


"Ya nay (jawab semuanya)


Nayna pun turun dari saung itu, lalu masuk ke rumah bersama bik Minah.


"Kenapa mas Nattan menghubungi di telpon rumah bik...? (tanya nayna, karena dia tau orang menelpon yang di maksud bik Minah, sambil melangkah masuk ke rumah)


"Kata aden ponsel non gak aktif, tadi aden juga nelpon ke ponsel bibik tapi gak bibik angkat-angkat, karena ponsel bibik ada di kamar jadi bibik gak tau aden menelpon. (kata bik Minah)


Nayna mengambil ponsel nya yang di selipkan nya di kantong bajunya.


"Ah iya ponsel nay mati bik, habis baterai. Nay lupa cas. (ucap nayna)


"Ya udah kalau begitu bibik langsung ke dapur aja ya non. (pamit bik Minah)


"Ya bik (kata nayna)


Bik Minah pun berjalan dan masuk ke dapur. sedangkan nayna, yang sudah berdiri di depan telpon rumah langsung mengambil telpon itu, dan meletakkan nya di telinga.


๐Ÿ“ž (Nayna) Assalamualaikum... mas


๐Ÿ“ž (Nattan) Wa'alaikumsalam...sayang, kemana aja sih...? kenapa ponsel sayang gak aktif...? mas udah coba hubungi berkali-kali tapi gak aktif juga.


๐Ÿ“ž (Nayna) Maaf mas, ponsel nay mati habis baterai. Maaf ya mas...!! Apa mas udah sampai...?


๐Ÿ“ž (Nattan) Sayang kebiasaan deh, gak pernah cek baterai ponsel nya. Bikin mas kuatir aja.


Ya mas udah sampai sayang baru aja, tapi mas masih di bandara, belum sampai hotel.


๐Ÿ“ž (Nayna) Oh masih di bandara...!


๐Ÿ“ž (Nattan) Ya sayang, oh ya sayang jadi ngerjakan tugas kelompok nya...?


๐Ÿ“ž (Nattan) Iya sayang pasti. Nanti kalau udah di hotel mas bersih-bersih dan shalat abis itu baru cari makan siang. Ini mas lagi nunggu ardy, dia lagi ke toilet. Ya udah itu ardy udah selesai sayang, mas tutup dulu ya telpon nya, kita mau cari taksi untuk ke hotel.


๐Ÿ“ž (Nayna) Ya mas ya udah, hati-hati ya mas, jangan lupa shalat dan makan siang.


๐Ÿ“ž (Nattan) Ya istriku, sayang juga ya jangan lupa shalat dan makan siang, Assalamualaikum...I love you...


๐Ÿ“ž (Nayna) Wa'alaikumsalam...I love you too mas


Nattan memutuskan sambungan telpon nya, lalu Nattan yang sudah di hampir ardy berjalan ke luar bandara untuk mencari taksi yang akan mengantarkan nya ke hotel yang sudah di pesan oleh ardy lewat online.


Nayna sudah meletakan kembali gagang telpon itu ke tempat nya, lalu nayna kembali ke teman-teman nya yang masih ada di taman belakang. Mereka tampak sedang sibuk berfoto-foto sambil bermain air di kolam renang, kecuali dita dia masih duduk di saung sambil menjuntai kan kedua kakinya ke bawah.


"Teman-teman kita shalat dulu yok, abis itu kita makan siang. (kata nayna saat sudah sampai di dekat teman-teman nya, lalu nayna berjalan mendekati dita)


Dinda, mega, sintia dan Jesi pun menghampiri nayna yang ada di dekat dita. Mereka semua membereskan buku-buku yang mereka gunakan.


Setelah semua nya beres mereka pun masuk kedalam rumah, nayna meletakan gelas serta piring kotor ke dapur.


"Udah non tarok di situ aja, biar bibik yang cuci nanti, non pergi bersih-bersih dan shalat. (kata bik Minah yang baru saja kembali ke dapur dan melihat nayna ada di sana)


"Ya bik, maaf merepotkan bibik. (kata nayna)


"Ya non, bibik gak merasa di repot kan kok. (kata bik Minah)


"Ya udah, terima kasih ya bik (ucap nayna)


"Ya non (jawab bik Minah)


Nayna pun pergi dari dapur, lalu menghampiri teman-teman nya.

__ADS_1


"Mega, sintia, Jesi kalau kalian mau bersih-bersih dulu gunakan aja kamar tamu yang itu, di sana ada kamar mandinya kok. Kalau mau shalat mushola nya ada di sana. (tunjuk nayna)


"Ya nayna (jawab ke tiganya)


Mereka pun pergi ke mushola yang di tunjuk nayna, begitu juga dengan dinda dan dita.


Nayna naik ke atas menuju kamarnya.


***


Setelah jam kemudian


Nayna kembali bergabung dengan teman-temannya di ruang keluarga, setelah membantu bik Minah menyajikan makan siang di meja makan.


Nayna mengajak semua nya untuk makan siang.


Dan saat ini semuanya sedang menikmati makan siang yang di sajikan oleh bik Minah.


Setelah selesai dan memberikan meja makan, nayna mengajak teman-teman ke lantai atas rumah itu, di mana di sana ada bioskop mini.


Dinda tampak sangat antusias, karena dia juga baru tau kalau di rumah itu ada bioskop nya.


"Kita hompimpa dulu siapa yang menang dia yang pilih filmnya, dan yang kalah harus nonton sampai habis tidak ada yang boleh keluar kalau tidak mendesak, Siapa yang keluar sebelum film nya habis dia akan terakhir makan selama 1 minggu di kantin sekolah, sepuasnya. Bagaimana setuju....!!! (kata dinda)


"Ya udah gue setuju (ucap jesi)


"Ya kita setuju (ucap yang lain)


Mereka pun mulai hompimpa, sesuai kesepakatan yang di buat.


"Ye...gue menang...(teriak girang dinda) Baiklah teman-teman, gue akan pilih sekarang film nya. Silahkan duduk nyonya-nyonya semuanya. (kata dinda)


Mereka semua pun duduk di kursi yang mereka pilih masing-masing bersiap untuk menonton, dinda sudah memilih film apa yang ingin dia tonton. Dan dinda mulai memutar film itu.


"Dinda...(teriak semuanya. saat mereka tau film. yang di putar oleh dinda itu adalah film horor)


"Nikmati saja teman-teman gak usah takut, ingat sama perjanjian yang kita buat. Tenang aja teman-teman ini kan masih siang jadi hantu-hantu nya gak akan keluar, karena mereka takut sama sinar matahari, takut kulitnya tambah gosong.... hahaha (kata tawa girang dinda, dinda tau para sahabat nya itu sangat takut menonton film horor apalagi dita dan nayna)


"Sialan lo din. Gue kan masih sakit jadi lo mau buat gue mati ketakutan di sini. (gerutu dita)


"Udah dita gak usah gerutu seperti itu, nikmat saja. (ucap dinda)


Dan film pun di mulai.


Baru aja mulai, ruangan bioskop mini yang kedap suara itu sudah di penuhi oleh suara teriakan dari para perempuan yang ada di dalam sana.


Dinda sudah tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya yang sakit karena tidak berhenti tertawa dari tadi.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......


...๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—...


...Vote, like dan komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit nya โค biar tau kalau author sudah update....


...๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ...


...#Terima Kasih ๐Ÿ™...

__ADS_1


__ADS_2