Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Melepas Kangen


__ADS_3

Bulan dan bintang sudah nampak di langit, manandakan kesunyian malam sudah kembali. 


Malam begitu tenang mengiringi keindahan suasana di malam hari, sayup-sayup terdengar suara jangkrik memecah keheningan malam, sesekali suara burung malam terbang penuh harapan. Udara terasa dingin menyegarkan. Langit cerah dihiasi bintang-bintang bertebaran menemani gagahnya raja malam yang bersinar terang menebar cahaya berkilauan. 


Di jalan, Terangnya cahaya lampu jalanan serta lampu-lampu yang ada di gedung-gedung di malam hari, bukan hanya menarik untuk dipandang, tetapi juga menambah keindahan malam.


Deru Suara Mobil yang melaju membelah jalan ibu kota tidak pernah berhenti, seakan jalan ibu kota tidak pernah tidur. Hal tersebut menunjukan bahwa aktivitas di ibu kota tidak terhenti meskipun malam sudah semakin larut.


Samar-samar terdengar suara mobil berhenti tepat di depan rumah, bik Minah yang saat itu hendak masuk kedalam kamar, mengurungkan niatnya.


Setelah menutup kembali pintu kamar, bik Minah berjalan ke depan ke ruang utama untuk membukakan pintu, melihat siapa yang baru saja datang.


Di depan pintu utama


Bik Minah berdiri di sana melihat Mobil berhenti tepat di depan rumah, Mobil yang tentunya di kenali oleh bik Minah, sopir mobil itu membukakan pintu, lalu keluarlah orang yang ada di dalam sana.


"Terima kasih pak, bapak langsung aja antar ardy pulang setelah itu bapak juga langsung pulang saja, bawa aja mobil nya. (kata Nattan)


"Baik tuan. (ucap si supir)


Bik Minah menghampiri Nattan


"Aden, bibik kirain tadi siapa yang datang. (ucap bik Minah)


"Iya bik. Tolong bawakan kopernya masuk ke dalam ya bik (ucap Nattan)


"Baik den. (kata bik Minah, lalu mengambil koper yang baru saja di turunkan oleh supir)


"Den ardy gak mampir dulu...? (tanya bik Minah)


"Gak bik, saya langsung pulang saja, udah mau larut malam, saya juga capek mau langsung istirahat. (Ucap ardy)


"Ya udah kalau begitu hati-hati ya den. (kata bik Minah)


"Ya bik (jawab ardy)


Nattan pun berjalan dan masuk kedalam rumah, di susul oleh bik Minah yang juga bejalan di belakang Nattan.


Sedangkan mobil yang di kendarai oleh supir kantor Nattan pun kembali melaju setelah melihat Nattan masuk kedalam rumah, Ardy yang duduk di bangku belakang menyandarkan tubuhnya lalu memejamkan matanya, untuk sekedar mengistirahatkan diri sejenak.


Di Rumah


"Apa nayna udah tidur bik...? (tanya Nattan)


"Sepertinya sudah den, karena setelah makan malam nona langsung ke atas, dan tadi bibik lihat lampu di kamarnya sudah di matikan, mungkin nona sudah tidur. (ucap bik Minah)


"Oh ya udah, kalau begitu saya naik ke atas dulu ya bik, mau bersih-bersih dan istirahat. (ucap Nattan)


"Ya den, silahkan. Kalau begitu bibik juga mau ke belakang dulu. Oh ya apa aden mau bibik siapkan makan malam...? (bik Minah)


"Gak usah bik, saya mau langsung istirahat aja. (ucap Nattan lagi)

__ADS_1


"Baik den (kata bik Minah)


Nattan pun pergi, menaiki anak tangga satu persatu. Nattan menutup mulutnya karena baru saja menguap.


Saat sudah di depan kamar Nattan membuka pintu kamar itu secara berlahan, lalu Nattan masuk ke dalam kamar dan menutup kembali pintu kamar secara berlahan juga.


Nattan melihat ke arah tempat tidur, dia melihat nayna yang sudah tertidur dengan pulas di sana.


Nattan menatap sambil tersenyum.


Lalu Nattan pun berjalan dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri, Setelah kembali segar dan mengganti pakaian nya dengan pakaian tidur, Nattan mendekati nayna yang sedang tidur.


Nattan naik ke tempat tidur, mendekat ke nayna, mencium kening istrinya, membelainya berlahan.


"Sayang...(panggil Nattan)


Nayna yang di usik oleh Nattan hanya melenguh dan menggerakkan tubuh nya sedikit.


Nattan tersenyum melihat reaksi yang di berikan oleh nayna,


"Mas kangen banget sama kamu sayang, mas sudah buru-buru pulang eh kamu nya sudah tidur. Sayang bangun, apa sayang gak kangen sama mas. (ucap Nattan sambil berbisik di telinga nayna)


Nayna yang merasa terusik tidur nya, mulai menggeliat dan secara berlahan mulai membuka matanya, Nayna merasakan tangannya yang di genggam oleh seseorang.


Sambil mengumpulkan seluruh kesadaran nya, nayna memutar tubuh nya dan melihat ke samping, nayna tampak kaget melihat Nattan yang ada di samping nya, berbaring miring menatapnya dengan senyuman.


"Mas Nattan...!! (ucap nayna, lalu mengucek matanya, mengedip kan matanya, sambil masih mengumpulkan kesadaran nya)


Nayna menatap tajam ke arah Nattan masih belum begitu percaya dengan kehadiran Nattan di sana.


"Kenapa sayang melihat mas seperti itu, seperti sedang melihat hantu saja. (ucap Nattan, yang juga mendudukkan dirinya di atas tempat tidur, Nattan bersila sambil melihat ke nayna yang masih memasang wajah tidak percayanya)


"Sayang jangan menatap mas seperti itu, mas jadi takut kalau sayang tatap seperti itu. (ucap Nattan lagi sambil mengibaskan tangannya ke depan wajah nayna)


"Ini benaran mas, mas udah pulang...? kapan mas pulang...? kenapa mas gak ngasih tau nay kalau mas pulang hari ini...? (tanya nayna)


"Sayang, kok malah banyak banget pertanyaan nya, apa sayang gak kangen sama mas...? (tanya Nattan, sambil merentangkan tangan)


Nayna menganggukkan kepalanya, lalu tersenyum menatap Nattan.


Nayna dengan cepat menghambur masuk kedalam pelukan Nattan.


Nattan memeluk tubuh istrinya itu dengan erat.


"Mas kangen banget sama sayang


"Nay juga (ucap nayna yang masih memeluk Nattan, duduk di pangkuan Nattan)


"Sayang...(panggil Nattan)


"Ya mas, ada apa...! (ucap nayna sambil melepas pelukannya menatap Nattan)

__ADS_1


Nattan melingkarkan kedua tangan nya di pinggang nayna yang masih duduk di pangkuannya. Nattan menatap mata nayna, lalu secara berlahan Nattan membelai rambut nayna yang terurai.


"Sayang, maafkan mas meninggalkan sayang di sini cukup lama. Maafkan mas yang terlalu sibuk dengan pekerjaan mas sehingga mas mengabaikan chat serta telpon dari sayang. Dan maafkan mas juga membuat sayang menangis. (ucap Nattan)


"Kenapa mas minta maaf, Udah ya mas, kita gak usah membahas itu lagi. Nay gak apa-apa kok. (kata nayna, sambil memegang pipi Nattan dengan sangat lembut)


"Baiklah sayang kita gak usah membahas itu lagi. Oh ya apa mas boleh bertanya sesuatu...! (kata Nattan sambil mencium tangan nayna yang memegang pipinya)


"Boleh, emang mas mau tanya apa. (ucap nayna)


"Em...kenapa sayang menangis malam itu...? sayang tau melihat sayang menangis seperti itu ingin rasanya mas pulang dan memeluk sayang saat itu juga.


"Saat mas telpon itu...? (tanya nayna)


"Gak sayang, kalau itu mas tau sayang menangis karena kesal sama mas, bukan yang itu tapi sayang menangis di balkon kamar. (ucap Nattan secara berlahan sambil membelai lembut wajah nayna)


Nayna ingat dengan malam itu, dan nayna langsung menundukkan kepalanya menatap bawah, nayna tidak berani menatap Nattan.


"Sayang...(panggil Nattan sambil mengangkat kepala nayna jari telunjuk tangannya)


Nattan menatap wajah nayna


"Sayang mas cuma ingin tau, kenapa sayang menangis malam itu, tapi kalau sayang belum bisa cerita ya udah gak apa-apa mas akan menunggu sampai sayang siap untuk membaginya kepada mas. (kata Nattan)


Nayna menarik nafasnya lalu membuangnya secara berlahan, nayna menatap wajah Nattan.


"Malam itu nay teringat ayah dan bunda mas, nay kangen sama mereka. (kata nayna)


"Maafkan mas ya Sayang, karena kesibukan mas, mas sampai melupakan itu (kata hati Nattan)


"Sayang bagaimana kalau minggu depan kita mengunjungi mereka, kita kan sudah lama tidak ke sana...! (kata Nattan)


"Ya mas nay mau, benaran ya mas kita ke sana. (ucap girang nayna)


"Ya sayang.... (ucap Nattan sambil membelai kepala nayna serta mengacak-acak rambutnya)


"Mas nanti rambut nay kusut kalau mas acak-acak (kata nayna sambil menyingkirkan tangan Nattan di kepalanya)


Nattan dan nayna saling becanda, suara gelak tawa mereka memenuhi ruang kamar yang kedap suara itu.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......


...🤗🤗🤗...


...Vote, like dan komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit nya ❤ biar tau kalau author sudah update....


...🥰🥰🥰...

__ADS_1


...Terima kasih 🙏...


__ADS_2