
Sepanjang perjalanan kakek Yoga kembali mengingatkan sang cucu untuk mencari gadis yang bernama nay itu, putri dari penolongnya.
"Apa kakek tidak ada petunjuk lain tentang gadis itu kek (Tanya Ardy sambil tetap fokus menyetir)
"Gak ada nak, karena sebelum laki-laki itu hilang kesadaran dia cuma bilang titip nay, katanya nay tidak ada keluarga lain lagi yang akan peduli dan benar-benar menyayanginya. katanya nay hanya punya mereka berdua dan juga sahabatnya, kakek juga gak tau nama sahabatnya itu. sebelum kakek bertanya lebih banyak laki-laki itu sudah hilang kesadarannya, sedangkan istrinya sudah tidak sadarkan diri saat kejadian itu. (cerita singkat sang kakek)
"Apa kakek masih belum bisa menceritakan tentang kecelakaan itu...? (sambung Nattan)
"Maaf tuan muda, sepertinya kakek belum bisa. coba tuan muda perhatikan setiap kakek mengenang kecelakaan itu pasti beliau mulai memegang kepalanya dan seketika wajahnya mulai pucat seperti sekarang. (sambung pak dedi asisten kakek)
Tuan baik-baik saja, apa kita perlu ke rumah sakit...? (tanyanya kepada kakek)
Seketika Nattan melihat ke kakeknya yang ada di sampingnya.
" Kakek...
Ardy kita langsung ke rumah sakit (cemas Nattan)
__ADS_1
"Kakek baik-baik saja, Kakek cuma ingat kejadian itu aja. kita ke restoran aja, aku lapar (dengan sedikit senyum di bibirnya)
"Benaran kakek baik...
"Ya kamu gak lihat apa kakek baik-baik aja, bahkan kakek masih bisa menggendong cicit-cicit kakek dari kalian berdua.
Seketika wajah Nattan dan Ardy pias. mereka berdua seketika bisu tidak menanggapi ucapan kakek.
"Pasangan aja mereka belum punya tuan, bagai mana mereka mau ngasih cicit sama tuan (kata pak dedi)
"Ya saya lupa dedi kalau kedua pria ganteng yang satu mobil dengan kita ini adalah para jomlo sejati, sepertinya mereka berdua tidak menyukai cewek (sindir kakek)
"Nattan masih normal kakek (Jawab sewot nattan) Sepertinya kakek benar-benar sudah baik, bahkan kakek sudah mengejek cucu kakek yang tampan ini.
Kakek pun kembali tertawa melihat wajah cemberut sang cucu. sedangkan ardy cuma diam saja tanpa menanggapi ucapan ayah dan kakek yoga.
"Makanya kalau kamu gak mau kakek ejek lagi cari lah secepatnya cucu menantu kakek itu..!! temukan dia secepatnya dan pertemukan kakek dengan dia.
__ADS_1
"Maksud kakek, kakek mau menjodohkan Nattan dengan gadis yang namanya nay itu...?
"Iya, (Jawab santai kakek yoga)
"KAKEK...(sedikit berteriak)
Gak ada ya kek jodoh-jodohan, Nattan masih bisa cari sendiri.
"Kapan...? apa kamu nunggu kakek tiada dulu baru kamu menikah.
"Bukan begitu kek maksud Nattan. (mulai serba salah)
"Jadi kamu mau...!!! kakek jodohkan dengan gadis itu...!!!
"Kakek, bukan begitu juga.
Kakek sendiri kan belum bertemu dengan gadis itu, kita tidak tau dia gadis yang seperti apa, jangan-jangan dia sudah tua, atau malah gadis di bawah umur. gak mungkinkan cucu kakek satu-satunya yang ganteng ini kakek jodohkan dengan perempuan tua apa lagi perempuan di bawah umur. Lebih baik kita cari dulu aja ya putri dari pria yang menyelamatkan kakek itu, nanti ardy akan mengurus semuanya. (mulai cari posisi aman untuk menolak ke inginaan kakek dan tidak mau membahas tentang keinginan aneh kakek)
__ADS_1
"Ya kita fokus untuk mencari gadis itu dulu. Tapi kata hati kakek mengatakan kalau kamu akan jatuh cinta dengan gadis itu (kata kakek dalam hati)
Mereka pun sampai ke arah tujuannya, dan keluar dari mobil di sambut oleh manager restoran dan mengarahkan ke ruangan biasanya keluarga besar kakek yoga tempati setiap kali mereka makan di restoran tersebut.