Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Hari Terakhir Ujian


__ADS_3

Di sekolah nayna bersama kedua temannya baru saja keluar dari kelasnya mereka berjalan bersama setelah menyelesaikan ujian terakhir hari ini.


"Akhirnya selesai juga...!!! (ujar dinda dengan penuh semangat)


"Ujiannya memang sudah selesai din, tapi kita gak tau hasilnya seperti apa...? Gue rasa nilai gue semester ini pasti anjlok karena gue gak konsentrasi untuk belajar. (kata dita yang sudah manyun)


"Lo sih, terlalu banyak mikirin kak leo, bukannya konsentrasi sama ujian. lagian kan lo udah putus sama dia ngapain lo masih mikirin cowok yang seperti itu. (tegas dinda)


"Ya gue memang sudah putus din, tapi gara-gara kami putus dan sekarang kedua orang tua kak leo tau itu. Kak leo bakalan di kirim untuk kuliah ke luar negri sama papinya. Dan di tambah lagi Milka marah-marah sama gue, itu jadi pikiran untuk gue dinda.


"Udah lah dita lo gak usah mikirin itu semua, ingat itu bukan salah lo, lo mutusin kak leo, itu semua kesalahan dari kak leo itu. Itu semua hukum untuk dia.


"Benar dita, apa yang di bilang sama dinda. Itu bukan salah lo jadi lo gak usah pikirkan itu semua. (nayna)


Emangnya kenapa kak leo gak mau kuliah di luar negri...? bahkan banyak orang yang menginginkan kuliah di sana, tapi mereka gak mampu. (kata nayna yang merasa heran)


"Lo benar nay banyak orang yang mau kuliah di sana, salah satunya gue, tapi ortu gue gak bakalan ngizinin gue kuliah di sana. (cemberut dinda)


"Kak leo itu bukan dia gak mau nay, tapi yang dia gak mau itu harus tinggal dengan tantenya yang overprotektif, kalian tau sendiri kan kak leo itu anak yang seperti apa kalau di sini, tapi kalau di sana biasanya untuk satu minggu aja kak leo itu di sana dia gak sanggup apa lagi untuk 3 sampai 4 tahun gak bakalan kuat dia. (Ujar dita)


"Biar tau rasa tuh kak leo, itu hukuman untuk dia. (Kata dinda)


"Us Dinda, gak baik ah ngomong kayak gitu (kata nayna)


"Maaf nyonya Nattan (Kata dinda meledek nayna)


"Dinda lo apa-apa sih nanti ada yang dengar....! (kata nayna sambil melihat ke sekitar mereka dengan wajah yang panik)


Hahaha...


Tawa dinda dan dita melihat kepanikan di wajah nayna. Nayna menjewer kuping dinda yang masih tertawa


"Maaf nay, Ampun... gak lagi (mohon dinda sambil memegang tangan nayna yang ada di kupingnya)


Dita cuma bisa tersenyum dan geleng-geleng melihat kelakuan kedua sahabatnya itu.


"Udah-udah, apa kalian berdua pada gak mau pulang...? Kalau gak, gue pulang dulu ya...? Itu jemputan gue sudah datang. (kata dinda, melihat mami Jihan yang duduk di lobi sekolah)


"Siapa yang jemput lo dit..? (tanya nayna sambil melepaskan tangannya di kuping dinda)


"Iya dita, bukannya lo bawa mobil sendiri gue lihat tadi pagi lo bawa mobil (sambung dinda)


"Tuh... mami gue yang jemput. (kata dita sambil berjalan ke arah mami Jihan)


"Mami...? (kata dinda menatap nayna lalu melihat ke arah jalan dita)


Nayna dan dinda yang sudah tau orang yang di maksud dita pun mengikuti langkah kaki dita, dinda dan nayna berjalan di belakang dita.


"Assalamualaikum...tante..!!! (kata dita sambil menyalami mami Jihan)

__ADS_1


"Waalaikumsalam...dita. (jawab mami Jihan)


Nayna dan dinda juga mengucapkan salam dan menyalami mami Jihan secara bergantian setelah mereka sampai di hadapan mami Jihan.


"Sialan lo dita, gue kirain siapa tadi yang jemput lo. (kata dinda sambil memukul lengan dita)


"Sakit dinda. (Kata dita sambil mengusap tangannya yang perih karena di pukul oleh dinda)


"Bagaimana sayang ujian kalian hari ini...? (tanya mami Jihan)


"Alhamdulillah tante, semuanya bisa di jawab, tapi dinda sendiri gak tau benar atau salahnya. (jawab dinda)


"Yang pasti banyak salahnya din, kan lo gak bisa mencontek ujian kali ini. (kata dita sambil memukul pelan bahu dinda)


"Itu semua gara-gara lo dita, ngapain lo yang duduk di samping gue bukannya nayna, jadi gue gak bisa mencontek deh. (dinda)


"Kok gue yang salah, kan bukan gue yang acak tempat duduk, salahin tuh ibuk rita yang punya ide seperti itu. (dita)


"Ya tuh, ibuk rita itu gak ngertiin anak murid di kelasnya, tau gak tante cuma kelas kita aja yang di acak tempat duduk nya kelas lain gak seperti itu sama wali kelasnya. Tega bangat gak tuh wali kelas kami.


"Mungkin wali kelas kalian pengen anak-anak muridnya berusaha sendiri dalam mengerjakannya tidak ada yang mencontek biar adil, buktinya strateginya berhasil kan...? (jawab mami Jihan)


"Ya sih tante benar. tapi dinda gak tau nilai dinda memuaskan atau tidak. (kata dinda)


"Makanya lo belajar yang benar. (dita)


"Gue udah belajar dita sayang, tapi otak gue aja yang gak mau nyimpan. (kata dinda sambil manyun)


"Aamiin...(jawab mereka bersamaan)


"Ya udah ayo kita pulang. Dita, dinda mau pulang bareng tante gak...? (tanya mami Jihan)


"Gak usah tante, dita sama dinda bawa mobil sendiri kok (kata dita)


"Ya tan, kalau begitu kami ke parkiran ya tante, nay (dinda)


"Ya udah, kalian berdua hati-hati ya bawa mobilnya. (kata mami Jihan)


"Ya tan.


Assalamualaikum...(kata dita dan dinda bersamaan)


Dita dan dinda pun berjalan menuju parkiran, sedangkan mami Jihan dan nayna berjalan beriringan keluar dari gerbang sekolah karena mami Jihan memarkirkan mobilnya di luar.


"Oh iya sayang, Kapan kalian terima raport nya...? (tanya mami Jihan saat sudah masuk ke dalam mobil bersama nayna)


"Kamis minggu depan mi, abis itu kita libur 1 minggu. (jawab nayna)


"Apa kamu sudah ada rencana mau kemana pas libur sayang...?

__ADS_1


"Belum ada mi.


"Bagaimana kalau kita liburan sekalian mengunjungi kakek sayang...?


"Nay mau bangat mi, nayna juga kangen bangat sama tapi...?


"Tapi apa sayang, mas mu...? ya kita ajak sekalian kalau dia gak bisa pergi ya kita pergi bertiga sama papi aja, kamu tenang aja nanti mami yang bilang sama mas mu.


"Ya mi.


"Ya udah, nanti biar mami yang urus semuanya, oh iya kamu yakin mau pulang ke dream house hari ini sayang...? apa kamu gak ikut aja sama mami dan papi ke kota S...? lagian kamu 2 hari besok libur.


"Ya mi nay yakin, gak usah mi, nay di rumah aja.


"Ya udah kalau begitu, Pak kita ke dream house sekarang ya. kata mami Jihan kepada supirnya.


"Ya nyonya. (jawab supir mami)


Di perjalanan mami mendapat telpon dari asisten pribadinya yang ada di butik.


๐Ÿ“ž(mami Jihan) Baiklah, 10 menit lagi saya ke sana. (kata mami Jihan di sambungan telponnya, lalu sambungan pun terputus)


"Kita ke butik dulu pak, nanti bapak antarkan nona nayna ke dream house ya. (kata mami Jihan kepada supirnya)


"Gak apa-apa kan sayang kita ke butik dulu, mami ada tamu, nanti kamu di antar apa ujang ya. Maaf ya, mami gak bisa antar kamu...!


"Ya mi gak apa-apa, mami gak usah minta maaf sama nay. Harusnya nay yang minta maaf sudah merepotkan mami.


"Mami gak repot kok sayang, kan mami yang mau jemput dan ngantar kamu.


Mereka pun sampai di depan butik.


"Baiklah mami turun dulu ya sayang, kalau kamu sudah sampai jangan lupa kabarin mami.


"Ya mi. (kata nayna sambil memeluk dan menyalami mami Jihan)


"Assalamualaikum...sayang (kata mami Jihan, saat sudah keluar dari dalam mobil)


"Waalaikumsalam mi (kata nayna sambil melambaikan tangannya)


"Hati-hati pak. (kata mami kepada supirnya)


Setelah mobil sudah menjauh mami Jihan masuk ke dalam butiknya untuk menemui tamunya.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...


...๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—...

__ADS_1


...Terima kasih ๐Ÿ™...


__ADS_2