
Pada sore harinya Nayna, dinda dan dita kembali ke pantai kerena mereka ingin melihat sunset.
Karena masih sibuk dengan pekerjaannya Nattan meminta nayna untuk pergi duluan, dan dia akan menyusul nanti kalau pekerjaannya sudah selesai.
Karena jarak hotel dan pantai tidak terlalu jauh jadi nayna, dita dan dinda hanya berjalan kaki. Selama di jalan menuju pantai mereka mampir untuk membeli barang yang mereka suka.
Setelah cukup lama, mereka kembali berjalan ke pantai, menghampiri para guru mereka yang ada di sana, beserta teman-teman yang lain, yang tampak masih bermain di sana.
Nayna duduk di hamparan pasir putih itu, di temani oleh dinda sedangkan dita ikut bersama teman-teman yang lain untuk memacu adrenalin nya.
Boy menghampiri nayna dan dinda yang duduk berdua sambil melihat kearah air laut, memainkan pasir putih.
Boy duduk tepat di sebelah nayna, nayna dan dinda melihat ke arah boy.
"Hai...(sapa boy saat nayna dan dinda menatap kearah dia)
"Hai...ngapain lo ke sini...? lo gak ikut main sama yang lain...? (tanya dinda)
Sedangkan nayna hanya tersenyum kepada boy.
"Gue lagi malas main, tadi gue udah. Lo pada sih gak lihat gue...!!! emangnya pada kemana sih tadi, gue cariin tapi kalian gak ada...? (tanya boy)
"Oh tadi kami kembali ke hotel (jawab nayna)
"Ooo gue kirain, lo gak ikut berselancar din sama dita, kan lo jago bangat. (ucap boy menatap ke arah dinda)
"Gak gue lagi malas, gue di sini aja sama nayna. (dinda)
"Emangnya lo gak mau berselancar nay....? (tanya boy)
"Gak gue gak bisa (jawab nayna)
"Oh, lo gak bisa. Em...bagaimana kalau gue ajarin lo, mau kan...? (boy)
"Gak deh boy, gue gak minat. (ucap nayna)
"Gak apa-apa nay lo coba aja dulu, gue awalnya juga begitu, tapi setelah gue coba gue semakin tertarik (ucap boy)
"Gak deh boy, terima kasih (tolak nayna lagi)
__ADS_1
"Gue yang ajarin nay (ucap boy lagi)
"Boy bisa gak sih lo, gak terlalu maksain nayna, kan nayna sudah bilang gak mau, jadi lo gak usah maksa. Kalau lo mau main, pergi aja sana. (tegas dinda)
"Kok malah lo yang sewot din...!!! (ucap boy)
"Ya iya lah, kan yang lo paksa itu teman gue. (dinda)
"Nayna nya aja biasa aja dinda, kok lo yang sewot (ucap boy lagi)
"Ya nayna nya bisa aja, tapi dia terganggu sama lo boy (kata dinda)
"Udah-udah, kenapa kalian berdua malah ribut. Udah ya gue ke sana dulu, pusing gue dengar kalian ribut. (ucap nayna, sambil berdiri dari duduknya, lalu berjalan meninggalkan dinda dan boy yang masih berdebat)
Nayna menggelengkan kepalanya, berjalan di bibir pantai, memainkan pasir-pasir yang dihempas oleh omak di kakinya. Nayna tersenyum, dia mengingat saat pertama kalinya dia bermain di pantai bersama ayah dan bundanya, saat nayna baru menginjakkan kaki di bangku SMP.
Air mata nayna tiba-tiba jatuh di pipinya, karena mengingat kenangannya bersama kedua orang tuanya.
Nayna menyeka air matanya yang jatuh, dia berusaha untuk tegar, nayna menghentikan langkahnya saat melihat seorang ibu yang bermain bercanda gurau dengan putrinya, mereka berlarian di bibir pantai, dan anak itu berlari lalu memeluk ayahnya. Keluarga itu tampak sangat bahagia. Nayna menatap mereka tersenyum.
"Bunda, Ayah nay kangen...(ucap nayna)
Dari kejauhan Nattan menatap nayna yang diam mematung melihat ke arah keluarga kecil yang sangat bahagia itu.
"Nay pengen bertemu dengan ayah dan bunda, nay kangen kalian berdua...!!! kita pernah merasa kan kebahagiaan seperti mereka ayah, bunda. (kata nayna lagi, matanya sudah mulai berkaca-kaca)
Nattan memeluk nayna dari belakang. Nayna yang kaget sempat memberontak.
"Kalau nay nyusul ayah dan bunda, nanti mas sama siapa...!!! (ucap Nattan yang masih memeluk nayna)
Karena nayna mengenali suara itu, nayna pun diam dan tidak memberontak lagi, lalu tersenyum dan menggenggam tangan Nattan yang melingkar di tubuhnya.
"Mas...(ucap nayna) Sejak kapan mas di sini...? (tanya nayna)
"Sejak istri mas yang cantik ini mulai meracau gak jelas (ucap Nattan)
"Jadi mas sudah lama di sini...? mas sengaja ya...!!! udah mas lepaskan nay dulu, nanti di lihat orang. (ucap nayna sambil memukul lembut tangan Nattan)
"Baiklah, mas akan lepaskan tapi janji dulu nay gak akan berpikiran untuk meninggalkan mas. (kata Nattan)
__ADS_1
"Siapa yang mau ninggalin mas, nay gak ada ngomong seperti itu mas....(ucap nayna)
"Tadi nay bilang ingin bertemu ayah dan bunda...!!! apa maksud nya, kalau bukan mau meninggalkan mas, mas gak mau nay pergi, kalau nay pergi mas bakalan nyusul nay. (ucap Nattan)
"Mas ngomong apa sih, udah ah gak usah berpikiran yang tidak-tidak, nay gak akan ninggalin mas, kita berdua akan selalu bersama sampai maut memisahkan kita. (ucap nayna)
"Janji sayang....(ucap Nattan)
"Iya mas, nay janji. (kata nayna)
Nattan melepaskan pelukan nya lalu Nattan menggenggam tangan nayna, mereka berdua berjalan di bibir pantai sambil bermain air yang menerpa kakinya.
"Sayang, kita ke sana....(tunjuk Nattan ke suatu tempat)
Nayna menganggukkan kepalanya, lalu mengikuti langkah kaki Nattan.
Nattan dan nayna mengambil beberapa foto mereka berdua menggunakan kamera hp. Setelah lelah mereka duduk di pasir putih itu, nayna melihat foto-foto mereka, lalu mengirim kan beberapa ke hp nya. Sambil duduk mereka masih menyempatkan untuk mengambil foto.
Dan mereka berdua melihat sunset yang sangat indah, nayna menyempatkan untuk mengabadikan momen itu. Mengambil beberapa foto sendiri dan berdua.
Nayna duduk di depan Nattan, lalu Nattan memeluknya.
"Sangat indah ya mas (ucap nayna)
"Ya apa lagi melihatnya berdua dengan orang yang kita cintai (ucap Nattan, sambil mencium kepala samping nayna yang tertutup jilbab)
Nayna tersenyum malu, Nattan dan Nayna menghabiskan waktu berdua di sana.
**
Ini Bonus gambarnya ya teman-teman...๐ค๐ค๐ค๐ฅฐ
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejeknya ya teman-teman......
...๐ค๐ค๐ค...
__ADS_1
...๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ...
...Terima Kasih ๐๐...