
Langit mulai cerah, matahari bersinar terang, pemandangan pagi ini sangat indah.
Hari yang baru sudah di mulai.
Setelah berjalan-jalan pagi bersama kakek nayna kembali ke kamar untuk membersihkan diri dan bersiap untuk pergi ke kampus.
Saat sudah sampai di dalam kamar,
Nayna melihat Nattan yang masih tidur dengan lelap di bawah selimut.
Nayna bergegas masuk ke dalam kamar mandi, nayna sengaja tidak membangunkan Nattan karena Nayna tau Nattan baru bisa tidur setelah shalat subuh.
Semalam, setelah makan malam Nattan mendapat telpon dari ardy, ada sedikit masalah di perusahaan, jadi untuk menyelesaikan itu Nattan semalaman tidak tidur, lembur mengerjakan pekerjaannya.
Sebenarnya Nayna tidak tega melihat Nattan seperti itu tetapi Nayna tidak tau harus berbuat apa, jadi nayna hanya bisa menemani Nattan bekerja sebentar setelah matanya mengantuk nayna pun pergi tidur sesuai perintah dari nattan, dan dengan terpaksa nayna menuruti dan membiarkan Nattan bekerja sendiri tanpa tidur.
Sebenarnya Nattan sudah terbiasa bekerja seperti itu, tetapi setelah menikah Nattan tidak pernah lagi melakukan pekerjaan sampai pagi seperti itu.
Sejak mengenal dan kehadiran nayna dalam hidupnya Nattan sudah merubah kebiasaannya.
Setelah selesai mandi dan berpakaian rapi, nayna menghampiri Nattan di tempat tidur.
Nayna duduk di pinggir tempat tidur, lalu membangunkan Nattan.
"Mas bangun...(kata nayna sambil menggerakkan tubuh Nattan)
"Mas...mas Nattan bangun, ini udah hampir jam 8 mas. (kata nayna lagi)
Nattan menggeliat, menggerakkan tubuh nya, lalu melingkarkan tangannya di pinggang nayna.
"Loh kok gini, bukannya bangun...!! Udah mas, ayo bangun (kata nayna sambil mengelus lembut punggung Nattan)
"Lima menit lagi ya sayang, biarkan mas seperti ini sebentar saja. Mas masih mengantuk (ucap Nattan)
"Baiklah lima menit aja ya. (kata nayna)
"Em...(jawab Nattan)
Nattan membenarkan posisi badannya, berbaring di paha Nayna dan tangannya masih melingkar di pinggang nayna.
Nayna menepuk nepuk dengan lembut punggung Nattan. Membiarkan Nattan seperti itu sebentar.
Nayna melirik ke arah jam dinding.
"Mas ini udah lebih lima menit, ayo bangun...! nanti mas telat loh ke kantor. (kata nayna)
Nattan mulai menggeliat, membuka matanya secara perlahan. Nattan pun bangun, duduk di samping nayna.
"Kok sayang udah rapi...? (tanya Nattan)
"Ya mas kan hari ini nay harus ke kampus untuk mengikuti tes. Apa mas lupa...? (kata nayna)
"Oh iya, maaf sayang mas lupa. (kata Nattan lalu meraih tangan nayna)
"Ya mas gak apa-apa. (kata nayna)
Nattan melihat ke arah jam dinding, jam sudah menunjukkan pukul 07.40 wib
"Sayang, ini sudah hampir jam 8, Sayang minta tolong antarkan mami atau supir aja ya ke kampusnya, mas takut nanti sayang bakalan telat kalau sayang nungguin mas berangkat ke kampusnya (kata Nattan)
"Gak mau, nay nunggu mas aja ke kampusnya. (kata nayna)
"Tapi sayang...kamu itu akan telat kalau nungguin mas...! Kalau sayang telat nanti sayang gak akan bisa ikut tes nya. (kata Nattan)
"Nay gak akan telat mas, lagian masih 1 jam an lagi. Nay rasa masih keburu. Dan sekarang dari pada mas nyuruh nay ini itu, lebih baik mas mandi sana...! (kata nayna sambil mendorong tubuh Nattan)
"Ya udah, kalau begitu mas mandi dulu ya, mas mandinya gak akan lama. (ucap Nattan)
"Ya, udah pergi sana (kata nayna)
__ADS_1
Nattan berjalan dan masuk ke kamar mandi.
Sambil menunggu Nattan selesai mandi, nayna pun menyiapkan pakaian untuk Nattan, memasukan laptop ke dalam tas serta dokumen yang akan di bawa oleh Nattan yang sudah ada di atas meja dan nayna merapikan tempat tidur.
Tok tok...
(seseorang mengetuk pintu kamar)
"Den Nattan...nona nayna...(panggil bik Minah)
Nayna melirik ke arah pintu kamar, lalu nayna pun berjalan ke arah pintu kamar dan membukanya, melihat siapa yang memanggilnya.
"Bik minah...? Kok bibik ada di sini...? (tanya nayna, lalu nayna memeluk bik Minah, bik Minah pun membalas pelukan dari nayna)
"Ya non, bibik dan mang koko ke sini mau menjemput koper non dan den Nattan. Aden yang minta bibik ke sini semalam (kata bik Minah)
"Oh begitu, baiklah bik, oh ya ada apa bibik memanggil tadi...? (tanya nayna)
"Itu non, di tunggu tuan besar, tuan dan nyonya untuk sarapan non. (kata bibik minah)
"Oh, ya bik sebentar lagi kita turun. Bibik bilang aja sama kakek, papi dan mami untuk sarapan duluan aja. (kata nayna)
"Baiklah non, nanti bibik sampaikan. Kalau begitu bibik turun dulu, bibik permisi non. (kata bibik)
"Ya bik, Nanti bibik minta tolong mang koko ambil kopernya ya, kopernya ada di sana. (kata nayna lalu menunjuk koper yang ada di dalam kamar)
"Baiklah non, kalau begitu bibik turun dulu (kata bik Minah)
"Ya bik (kata nayna)
Bik Minah pun pergi, lalu nayna kembali masuk ke dalam kamar dan menutup pintu.
Tidak lama Nattan pun keluar dari kamar mandi, melihat ke nayna yang baru saja menutup pintu kamar.
"Siapa sayang...? (tanya Nattan)
"Oh....semalam mas yang minta bibik dan mang koko ke sini untuk menjemput koper kita. Terus kenapa koper nya masih ada di sini...! (kata Nattan)
"Ya nanti akan di ambil oleh bik Minah mas. Nay suruh bibik minta Tolong mang koko untuk mengangkatnya. Dan Tadi bik Minah ke atas di minta kakek, katanya semua nya sudah menunggu kita sarapan. (kata nayna)
"Pakaian mas ada di sana, sudah nay siapkan. (kata nayna sambil menunjuk pakaian yang sudah di siapkan yang ada di atas tempat tidur)
Nattan melihat ke arah tempat tidur
"Ya sayang, terima kasih (ucap Nattan lalu Nattan berjalan ke arah tempat tidur dan mengambil pakaiannya)
Nayna berjalan mendekati Nattan, lalu nayna membantu Nattan mengancingkan bajunya dan memasaangkan dasi.
Nattan tersenyum menatap istrinya.
Nayna mengambil jas yang ada di atas tempat tidur lalu kembali membantu Nattan menggunakannya.
"Selesai. (kata Nayna)
"Terima kasih sayang. (kata Nattan lalu mengecup kening nayna)
"Kita turun sekarang mas...! laptop dan semua berkas-berkas mas yang ada di atas meja udah nay masukin ke dalam tas kerja mas. (kata nayna)
"Baiklah, sekali lagi terima kasih ya sayang. Ya udah kita turun sekarang. (kata Nattan)
Nayna pun mengambil tas kerja Nattan serta tasnya sendiri yang akan di gunakan nya. Nayna berjalan dan keluar dari kamar.
Nattan pun menyusul nayna, sebelumnya Nattan mengambil jam tangannya yang sudah di siapkan oleh nayna dan juga ponsel nya di atas meja rias.
Nattan berjalan lalu memasukan ponsel di saku jasnya, lalu memasang jam tangannya.
Nattan dan nayna pergi ke ruang makan di mana di sana sudah ada kakek yoga, papi syam, dan mami jihan yang sudah duluan sarapan.
"Sarapan sayang...! (kata mami jihan)
__ADS_1
"Ya mi. (kata nayna, lalu nayna dan Nattan duduk)
Nayna mengambilkan makanan untuk Nattan, setelah itu baru mengambil makanan untuk nya.
Semuanya menikmati makanan dalam diam.
Setelah siap, Nattan dan nayna berpamitan kepada kakek, papi syam dan mami jihan. Sekalian menyampaikan kalau mereka akan kembali ke dream house.
"Sering-sering main ke sini ya nak, kalau ada apa-apa atau perlu bantuan dan yang lain. Jangan sungkan kasih tau kakek, papi mu atau mami mu, ya... (kata kakek)
"Ya kek, pasti (kata nayna)
"Baiklah kalau begitu kita pamit dulu ya kek, pi, mi. Nattan takut nanti nayna telat sampai di kampusnya. (kata Nattan)
"Baiklah nak. Nayna Semangat ya tes nya. Kakek yakin kamu pasti bisa. (kata kakek)
"Ya sayang mami juga yakin kamu pasti bisa. Semangat sayang...(kata mami jihan)
"Ya nay, do'a kami menyertai kamu. (kata papi syam)
"Terima kasih kek, mi, pi (kata nayna, lalu memeluk mereka bergantian) Baiklah kalau begitu nay sama mas Nattan pamit ya kek, pi, mi. Assalamualaikum... (kata nayna lagi)
"Ya sayang, Waalaikumsalam... (jawab semua nya serentak)
Nattan dan nayna pun pergi. Mami jihan mengantar nayna sampai depan.
Sebelum masuk ke dalam mobil nayna memeluk mami jihan.
"Sering-sering main ke sini, dan jangan lupa hubungi mami kalau kamu udah pulang dari kampus dan udah di dream house nanti ya sayang. (kata mami jihan)
"Siap mi (kata nayna)
"Ya udah berangkat sana, nanti telat. (kata mami jihan)
"Ya mi, nay pergi dulu ya. Assalamualaikum...(kata nayna)
"Ya sayang, waalaikumsalam...(jawab mami) Hati-hati nyetirnya Nattan, jangan ngebut (kata mami melihat ke arah Nattan)
"Ya mi (kata Nattan, lalu Nattan masuk ke dalam mobil)
Nayna juga masuk ke dalam mobil, setelah melihat Nattan masuk.
Nattan melihat jam yang melingkar di tangannya.
"20 menit lagi (gumam Nattan)
"Ada apa mas...? (tanya nayna)
"Gak ada apa-apa sayang. Kita berangkat sekarang...! (ucap Nattan)
"Ya mas (kata nayna, sambil menganggukkan kepalanya)
Mobil yang di kendarai oleh Nattan pun melaju. Nayna melambaikan tangannya kepada mami jihan yang masih berdiri menatap mobil yang mulai bergerak. Mami jihan juga membalas melambaikan tangannya.
Mami jihan masuk ke dalam rumah, setelah mobil Nattan tidak terlihat lagi.
...Bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......
...🤗🤗🤗...
...Vote, like dan komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit nya ❤ biar tau kalau author sudah update....
...🥰🥰🥰...
...Terima kasih 🙏...
__ADS_1