Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Penjelasan (part 2)


__ADS_3

"Maafin gue nay, din (ucap dita dengan lirih)


"Maaf untuk apa dita...! (kata nayna lalu menggenggam kedua tangan dita yang diletakkannya di atas paha)


"Untuk semuanya nay (ucap dita lagi, dan dengan berlahan mengangkat kepalanya melihat ke nayna)


Dinda melangkah mendekati nayna dan dita lalu duduk di samping nayna.


"Dit, lo gak perlu minta maaf sama kita, lo gak ada salah apa-apa sama kita. Udah lo gak usah mikirin apa-apa lagi, lebih baik lo istirahat sekarang. (kata nayna)


"Enggak nay, gue banyak salah sama kalian berdua. Gue merasa gue gak pantas menjadi sahabat kalian, kalian berdua sangat baik sedangkan gue...(air mata dita susah tidak terbendung lagi, wajahnya yang mulus kini sudah di basahi oleh air mata)


Nayna menyeka air mata dita, dinda yang ada di samping nayna juga sudah menangis tersedu-sedu karena merasa bersalah.


"Dita lo gak boleh ngomong seperti itu, lo itu juga baik kok. Udah jangan berkata aneh-aneh lagi, kita bertiga itu bersahabat, dulu sekarang dan selamanya. (kata nayna)


"Ya tapi nay...(dita belum meneruskan katanya)


"Dita...! (potong nayna dengan cepat) Sekarang lo dengarkan gue. Kita bertiga itu sahabatan udah cukup lama, apa lagi lo sama dinda kalian berdua bersahabat sudah sangat lama, bahkan kita sudah seperti keluarga. Jadi kita itu harus selalu ada mendukung satu sama lainnya, bukan hanya di saat bahagia aja, tapi saat susah dan ada masalah kita juga ada. (kata nayna)


"Ya dit benar kata nayna, lo itu bukan hanya sekedar sahabat untuk gue tapi keluarga. Begitu juga dengan nayna, kalian berdua adalah keluarga untuk gue. Jadi dit kalau lo sedih, sakit atau apa pun itu gue juga merasakannya dit. Apa lagi lo yang seperti sekarang ini, gue sedih dit, gue kecewa, marah sama diri gue sendiri karena gue gak bisa membantu lo. (kata dinda dengan suara sendu karena menangis)


"Maafin gue din, nay maaf....(kata dita langsung memeluk nayna yang ada di samping nya)


Dinda juga memeluk kedua sahabatnya itu.


Suara tangisan dari ketiga sahabat itu pecah, memenuhi seisi kamar.


Setelah hati ketiga nya tenang, tiba-tiba kamar pun sunyi. Sudah tidak ada lagi suara tangisan dari ketiga nya.


Tidak lama mereka pun melepaskan pelukan nya, menyeka air mata masing-masing, tangisan nayna dita dan dinda sudah berhenti.


Mereka saling tatap, lalu ketiga nya tiba-tiba tertawa dengan lepas.


"Kita bertiga memang betul betul sama, gue rasa kita perlu memeriksakan diri deh ke RSJ (kata dinda)


"Lo aja sendiri din, kita berdua gak mau, ya kan nay...? (kata dita, dengan wajah yang sudah mulai kembali ceria)


"Iya dit lo benar, kan yang gila itu lo din bukan kita berdua (kata nayna)


Dita dan nayna tertawa sedangkan dinda sudah memanyunkan bibir nya beberapa senti ke depan (cemberut).

__ADS_1


Cek ret....


Nayna mengambil foto wajah dinda yang cemberut itu dengan ponsel nya.


Dinda baru menyadari nya


"Apa yang lo lakuin nay...? (tanya dinda)


"Ini...(nayna memperlihatkan foto dinda dengan wajah yang cemberut yang ada di ponselnya yang baru saja dia ambil dan sudah terkirim ke kontak ardy)


"Lo kirim ke kak ardy nay...? (tanya dinda lagi, Nayna menganggukkan kepalanya, lalu dengan cepat dinda mengambil ponsel di tangan nayna)


"Ya mana udah di lihat lagi sama kakak. Nay...kok lo tega sih sama gue.... wajah gue yang jelek seperti ini lo kirim ke kakak, kalau dia tiba-tiba mutusin gue karena dia tau gue sejelek ini bagaimana coba. (kata dinda dengan cemberut meratap)


"Itu derita lo din, salah siapa jelek (kata dita meledek)


"Kalian berdua benar-benar jahat ya sama gue (kata dinda lalu berbaring di tempat tidur, menyelimuti tubuh nya dan pura-pura menangis) (penuh dengan drama)


Nayna dan dita tertawa melihat dinda.


"Dasar bucin...! begini nih nay kalau orang yang pertama kali pacaran, dan bukan di cintai tapi mencintai (ledek dita)


"Biarin, tapikan sekarang kak ardy juga sudah jatuh cinta sama gue, dia itu cinta mati sama gue sekarang. (kata dinda, yang tiba-tiba duduk dari tiduran nya)


"Itu kan cuma trik dari gue dita...! ya...supaya gak terlihat gue yang ngejar-ngejar, kita kan perempuan masak iya harus kita yang mengatakan cinta duluan, kan gengsi. (kata dinda)


"Oh jadi pas lo sok-sokan nolak kemarin itu hanya trik lo aja din...! Kok gue baru tau ya...! (dengan satu lirikan) Em...Awas aja lo ya gue bilang ke mas ardy nanti. (Kata nayna penuh penekanan)


Dita tertawa puas melihat raut wajah dinda yang tiba-tiba berubah.


"Nay gue pinjem pakaian lo ya, gue juga mau nginep di sini. (kata dinda yang berusaha mengalihkan pembicaraan)


"Mengalihkan (kata dita dengan suara pelan)


"Yakin lo mau nginep din...? Lo kan belum ngasih kabar mama dan papa lo. (kata nayna)


"Yakin lah nay, untuk mama sama papa itu gampang nanti gue hubungi papa gue aja pasti dia akan kasih izin, kalau untuk mama gue biar papa gue aja nanti yang ngurus. (kata dinda)


"Oh apa karena besok gak ada kuliah din, makanya lo juga mau nginep di sini juga, dan besok secara tidak langsung lo gak akan terkurung di rumah seharian. (kata dita)


"Ya iya lah dit, kita itu harus pandai pandai menggunakan kesempatan yang ada, kalau gak seperti itu gue gak akan bisa keluar rumah, lo tau sendiri kan mama gue cerewet nya bagai mana, em...gak ada yang ngalahin. Kalau hari libur itu mama gue selalu aneh, Anaknya baru melangkah di depan pintu aja, dia pasti udah berteriak dengan sangat kenceng. Tapi ya dit, nay anehnya lagi kalau mas ardy ke rumah tuh ya, padahal kan dia mau main catur tuh sama papa eh mama gue malah suruh ngajakin gue keluar, malah di bilang nya gue jangan jadi anak rumahan terus lah, padahal kan si mama tuh yang selalu ngelarang anaknya keluar. Aneh kan...! (kata dinda)

__ADS_1


"Itu tanda nya mama lo sayang banget sama lo din, dia gak mau anaknya kenapa-kenapa. Dengan kecerewetan lah dia mengungkapkan kasih sayang sama lo din (kata nayna)


"Ya din nayna benar, lo itu beruntung punya mama papa yang sangat peduli dan selalu menjaga lo. Bukan seperti gue, yang sejak kecil sampai sekarang selalu di serahkan kepada orang lain untuk menjaga gue. Sampai gue salah jalan seperti ini. (kata dita)


Nayna dan dinda seketika melihat ke arah dita. Dita juga menatap kedua sahabatnya itu bergantian.


"Salah jalan...? maksud lo apa dit...? (tanya dinda)


"Em...anu din. Gak apa-apa, lo pasti salah dengar tadi (elak dita)


"Dita, kuping gue ini masih bagus ya dit hampir setiap bulan mama ajakin gue bersihinnya. Jadi gak mungkin kan gue salah dengar. Lo pasti juga denger kan nay...? dita bilang dia salah jalan...? Apa sih dit maksud nya...? (tekan dinda)


"Dita, kali ini gue gak mau diam lagi dit, lo ceritakan semuanya sama kita berdua sekarang, gue yakin maksud dari perkataan lo sebelumnya itu pasti ada kaitannya dengan masalah yang lo tutup-tutupin dari kita. Kalau lo gak mau cerita sekarang, gue akan bertanya sama pak dr sekarang juga. (kata dinda lagi, yang menatap dita dengan dalam)


"Ok baiklah, terserah lo mau diam sampai kapan. Gue akan tanya pak dr sekarang juga. Nay lo jagain dita di sini gue pergi sekarang (kata dinda lalu berdiri dari duduk nya, dan berjalan untuk keluar dari dalam kamar)


"Din, dinda tunggu...(cegah dita, sambil berlari ke dinda yang hendak membuka pintu)


"Jangan din gue mohon (kata dita lagi)


"Gak usah lo cegah gue dit kalau lo gak mau ceritain masalah lo. (kata dinda sambil berusaha melepas kan tangan dita yang memegang tangan nya)


"Ok ok, gue cerita. Tapi gue mohon jangan lo tanya kepada mas nando, karena masalah nya ada sama gue bukan mas nando. (kata dita)


Dinda menatap ke dita yang tertunduk.


...Bersambung...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat ๐Ÿ’ช untuk menulis โœ๏ธ dan bisa Update setiap hari....


...๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit โค biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Semoga selalu menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Cinta Karena Janji" ini ya....


...๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ...


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya...! jangan komen yang membuat Author nya down. โœŒ...

__ADS_1


...Terima kasih ๐Ÿ™...


...๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜...


__ADS_2