
Nayna melihat ke arah luar jalan, melihat ruko yang berjejer. Melihat mobil yang berlalu lalang, serta orang-orang yang tampak sibuk berlalu lalang.
Suasana di dalam mobil hening. tidak ada di antara mereka berdua yang berbicara, nayna sibuk melihat-lihat arah luar.
Sedangkan Leni fokus mengemudikan mobil, melihat ke arah jalan.
Setelah beberapa menit kemudian
Mobil mereka memasuki kawasan hotel, Lalu Mobil pun berhenti di parkiran hotel yang sangat mewah.
Dengan cepat leni keluar dari mobil setelah mematikan mesin mobil, leni membukakan pintu mobil untuk nayna.
"Silahkan nona (ucap leni)
"Terima kasih mbak leni (ucap nayna, lalu keluar dari mobil)
"Mari nona saya antar nona ke kamar tuan muda Nattan. Dan koper nona nanti akan diantarkan oleh rekan kerja saya. (ucap leni lagi)
"Ya udah ayo....!! (ucap Nayna, lalu nayna pun berjalan mengikuti langkah kaki leni, yang berjalan sedikit di depan nayna memasuki lobi hotel)
Nayna dan leni masuk ke lobi hotel dan di sana sudah ada manager hotel yang menyambut kedatangan nayna.
"Selamat siang nona, selamat datang di hotel kami. (ucap manager hotel, sambil mengatupkan kedua tangan nya)
Nayna menganggukkan kepalanya, dan tersenyum ke arah manager hotel itu.
"Perkenalkan nona saya Katrine manager hotel ini. Mari nona saya antar nona ke kamar tuan muda Nattan sesuai yang di perintahkan oleh tuan besar. (kata katrine manager hotel)
"Baiklah, terima kasih mbak katrine (ucap nayna)
"Ya itu sudah tugas saya nona. Mari silahkan...! (ucap katrine. Lalu katrine memberi kode kepada leni untuk ikut dan membawa koper nayna)
Nayna dan katrine berjalan berdampingan, sedang kan leni berjalan di belakang mereka membawa koper nayna yang di berikan oleh rekan kerjanya yang membawa masuk koper itu ke lobi hotel.
Mereka masuk ke dalam Leif.
Katrine menekan angka sesuai lantai kamar yang akan mereka tuju.
__ADS_1
Setelah pintu Leif terbuka mereka pun keluar, dan berjalan ke arah kamar yang mereka tuju.
"Nona ini kamar tuan muda. Dan di sebelah sana kamar tuan ardy asisten pribadi muda. (ucap katrine, lalu katrine pun membuka pintu kamar Nattan dengan kartu akses yang di pegang) Silahkan masuk nona. (ucap katrine lagi)
"Ya terima kasih mbak. (ucap nayna) Oh ya mbak, kira-kira jam berapa mas Nattan dan mas ardy itu kembali lagi ke hotel...? (tanya nayna, sambil menatap ke arah katrine)
"Kalau kemarin sekitar pukul 2 siang tuan muda dan asistennya sudah kembali nona. Tapi untuk hari ini saya tidak tau nona....! (Katrine)
"Oh begitu. (ucap nayna, dengan raut wajah yang sedang memikirkan sesuatu)
"Ya nona, tapi....Kalau boleh saya tau ada apa nona, saya lihat nona seperti memikirkan sesuatu....? (tanya katrine)
"Gak ada apa-apa, saya cuma berpikir pasti nanti akan merasa bosan kalau cuma berdiam diri di kamar hotel saja. (ucap nayna)
"Oh begitu. Begini saja nona, Kalau nona mau jalan keluar atau mau pergi-pergi nona hubungi saja pihak hotel nanti leni akan mengantarkan nona. Nona gak usah khawatir leni ini asli orang sini jadi dia tau setiap tempat di kota ini. (ucap katrine)
"Ah itu bagus, baiklah nanti kalau saya mau pergi saya hubungi. (kata nayna)
"Ya nona, baiklah sekarang nona bisa istirahat, untuk makan siangnya nona mau turun ke bawah atau kita antar ke kamar nona...? (tanya katrine)
"Kalau saat ini saya belum lapar...! Saya akan turun kebawah kalau saya sudah lapar mbak. (ucap nayna)
"Ya (jawab nayna)
Katrine dan leni pun pergi dari sana, setelah melihat mereka sedikit menjauh nayna pun masuk kedalam kamar hotel dengan membawa kopernya.
Nayna berjalan masuk, setelah menutup kembali pintu kamar. Nayna duduk di pinggir tempat tidur, matanya menjelajahi setiap sudut kamar.
"Ah...capek bangat. Oh iya saya lupa belum menghubungi kakek. (kata nayna pada dirinya sendiri, lalu nayna mengambil ponselnya di dalam tas Sling bag kecilnya)
Nayna pun menghubungi kakek yoga.
Cukup lama nayna mengobrol dengan kakek yoga, setelah mengakhiri obrolan dan mematikan sambungannya. Nayna meletakan ponselnya di meja kecil di samping tempat tidur, nayna berdiri dari duduknya, mengambil kopernya, lalu nayna menyusun semua pakaiannya di dalam lemari yang kosong tepat di sebelah pakaian Nattan yang tertata dengan rapi.
Setelah semuanya siap, nayna berjalan dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Beberapa menit kemudian nayna keluar dari dalam kamar mandi dan sudah mengganti pakaian nya dengan pakaian santai yang biasa di gunakan untuk di rumah. Nayna berjalan ke tempat tidur, lalu nayna membaringkan tubuhnya di sana.
__ADS_1
Cukup lama nayna dengan posisi tiduran sambil bermain ponsel, karena merasa bosan nayna turun dari tempat tidur, lalu berjalan dan duduk di sofa yang ada di kamar itu.
Nayna menyalakan televisi, lalu mencari siaran yang akan di tonton nya.
Nayna terus saja mengganti ganti chanel televisinya. Karena bosan, lalu nayna mematikan televisi. Meraih ponselnya.
Sambil bersandar di sandaran sofa, Nayna membaca novel yang ada di ponselnya. Nayna sangat serius membaca sampai dia di kaget kan oleh suara seseorang yang sangat di kenal nya.
"Sayang...(ucap Nattan dengan suara yang cukup besar, saat melihat nayna yang duduk di sofa yang ada di kamar nya)
"Ya Allah...Mas Nattan...!!! kenapa malah mas yang buat nay kaget. (kata nayna, sambil memegang dadanya, lalu melihat ke arah Nattan yang berdiri di belakangnya)
Sejak kapan mas pulang...? Di mana mas ardy...? (tanya nayna nayna, sambil berdiri dan meletakan ponselnya di atas meja)
"Mas baru aja pulang sayang, ardy ada di kamarnya. Mas kira mas salah kamar tadi, kok ada perempuan. Setelah mas dekati dan lihat baik-baik ternyata kamu. Kok sayang bisa ada di sini...? kenapa gak ngasih tau mas kalau sayang ke sini...! (ucap Nattan sambil mendekat ke nayna, lalu Nattan berdiri di samping nayna sambil memegang kedua bahu nayna untuk menatap ke arah nya)
"Kan nay mau ngasih mas kejutan, kalau nay kasih tau mas atau mas ardy nay ke sini, itu bukan kejutan lagi mas. (ucap nayna)
"Pasti ini semua rencana kakek...! (ucap Nattan)
"Kok mas tau. (kata Nayna)
"Ya mas tau, kan mas cucunya makanya mas tau sayang. (kata Nattan sambil mencubit hidung nayna dengan gemas) Tapi mas senang sayang ada di sini, mas kangen bangat sama sayang (kata Nattan lagi lalu memeluk tubuh nayna)
"Nay juga kangen bangat sama mas (ucap nayna sambil membalas pelukan Nattan)
...Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......
...🤗🤗🤗...
...Vote, like dan komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit nya ❤ biar tau kalau author sudah update....
...🥰🥰🥰...
__ADS_1
...Terima kasih 🙏...