Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Merahasiakan dari Nayna


__ADS_3

Terlihat sepasang suami istri sedang menikmati makanan, Mereka sedang berada di restoran hotel tempat mereka menginap.


Seorang pria menatap ke arah mereka. Pria itu tersenyum melihat ke arah mereka. Ya mereka adalah Nattan dan Nayna. Tanpa mereka sadari pria itu berjalan mendekat ke Nattan dan nayna.


Nattan dan Nayna menoleh ke arah sumber suara. Suara langkah pria itu terdengar jelas mendekat ke arah mereka.


"Mas ardy (ucap nayna saat melihat ardy yang mendekat ke arah mereka)


"Wah enak ya kalian berduaan...!! Tega ya gak ngajak-ngajak kesininya. (keluh ardy sambil duduk di bangku yang kosong)


"Kita sudah panggil mas kok tadi, sudah beberapa kali kita ketuk pintu kamar mas Ardy, tapi gak ada sautan sama sekali. Jadi kita putuskan untuk turun dan ke sini berdua saja. (jelas nayna)


"Emangnya lo kemana ar...? Gak mungkinkan kalau kamu ada di kamar kamu gak dengar kita panggil kamu. Kita panggil dan ketuk kamar kamu bukan cuma sekali tapi berkali-kali...!! (tegas Nattan sambil melihat tajam ke arah ardy)


"Oh iya, saya tidak di kamar tadi saya keluar cari angin, saya merasa bosan hanya berdiam diri di kamar saja. (elak ardy)


Sebenarnya ardy tau dari tatapan Nattan kepadanya, itu mengisyaratkan Nattan tidak percaya dengan alasan yang dia berikan.


Ardy berusaha bersikap santai. Dia tidak menghiraukan tatapan Nattan yang penuh tanda tanya.


"Oh begitu. Oh ya...Mas udah makan...? kalau belum mas pesan aja. Apa mau nay pesankan...? (kata nayna)


"Tidak usah nay, terima kasih. Mas masih kenyang. Ya udah kalian berdua nikmati saja makanannya, mas mau ke kamar mas dulu. Nattan saya naik dulu ya. (pamit ardy)


"Em...(jawab Nattan tanpa menoleh ke ardy, Nattan sejak tadi pura-pura sibuk dengan ponselnya)


"Ya mas (jawab nayna)


Ardy pun pergi meninggalkan pasangan suami istri itu. Dengan langkah yang tergesa-gesa dan tanpa menoleh ardy meninggalkan restoran itu.


Nayna melihat ke arah Nattan dan ardy yang sudah keluar dari restoran secara bergantian. Nayna merasa heran dengan sikap yang di tunjukkan oleh kedua pria itu.


"Ada apa dengan mereka kenapa mereka seperti orang yang bermusuhan. Ada apa...? (kata hati nayna)


"Mas, Apa mas Nattan sama mas ardy lagi ada masalah...? (tanya nayna to the point)


Nattan yang tadinya fokus menatap serta menyantap makanan nya, tiba-tiba tersentak, Nattan meletakan sendok yang ada di tangannya secara berlahan lalu menatap ke arah nayna yang saat ini menatapnya.


"Masalah...!!! maksud sayang mas sama ardy...? (ucap Nattan)

__ADS_1


"Ya. Abis nay perhatikan, sikap kalian berdua sangat berbeda, seperti orang yang sedang marahan. (kata nayna sambil menatap tajam kepada Nattan)


Hahaha...Nattan tertawa.


"Sayang sayang...! mas sama ardy gak baik-baik aja kok, kita gak lagi marahan. Itu perasaan sayang aja. (ucap Nattan)


"Tapi...!!


"Udah, gak usah tapi-tapi. Mas sama ardy gak ada apa-apa kita baik-baik saja. Dari pada sayang mikir macam-macam lebih baik sayang lanjutkan makannya. Abis itu kita kembali ke kamar, sayang masih capek kan jadi harus istirahat. (Nattan)


"Iya mas (jawab nayna)


Nayna melanjutkan makannya.


"Abis dari mana si ardy...? Apa yang dia tutupi...? gak biasanya dia keluar tanpa memberi tau saya...!!! kenapa dia berbohong. Apa yang dia sembunyikan dari saya. (kata hati Nattan)


Di kamar


Sejak masuk kedalam kamar ardy sibuk mondar mandir di dalam kamarnya dia merasa tidak tenang.


"Saya tau kamu pasti gak percaya dengan alasan saya tadi Nattan...! saya sangat mengenal kamu. Tapi maaf saya harus memberikan alasan itu ini demi nayna. Saya gak mau nayna merasa tidak enak kepada kamu dan semua keluarga. Makanya saya harus menutupi ini sampai kapan pun demi kebahagiaan keluarga prayoga. (ardy yang berbicara sendiri)


Cukup lama ardy berbicara dengan orang itu. Lalu setelah memberi peringatan ardy menutup ponselnya.


"Kamu habis menghubungi siapa ardy...? (tanya Nattan yang tiba-tiba masuk kedalam kamar ardy)


"Nattan...!! (ucap kaget ardy)


"Kenapa kamu ke sini...? dimana nayna...? (tanya ardy sambil bersikap normal)


"Nayna ada di kamar, dia lagi istirahat. Gak usah mengalihkan pembicaraan, kamu habis menghubungi siapa...? (tanya Nattan lagi sambil duduk di sofa yang ada di kamar ardy)


Ardy berdiri dari duduk nya, lalu berjalan ke arah sofa di mana Nattan duduk. Dan ardy juga ikut duduk di sana.


"Saya tau alasan kamu yang tadi itu bohong. Sebenarnya apa yang kamu sembunyikan dari saya ar...? (tanya Nattan)


"Maaf Nattan saya gak bermaksud berbohong tadi tapi saya terpaksa berbohong karena ada nayna di sana. Saya gak mau nayna merasa bersalah kalau dia tau. (ucap ardy)


"Emangnya ada apa...? (tanya heran Nattan)

__ADS_1


"Begini Nattan, saat kita meninjau proyek kemarin, secara kebetulan saya bertemu dengan paman nayna, dia menanyakan nayna kepada saya, dia menanyakan dimana nayna tinggal sekarang. Karena dia bilang dia pernah mengunjungi rumah besar tetapi rumah lagi keadaan kosong. Dia ingin bertemu dengan nayna. Dan kamu tau kata paman nayna itu kakek sudah tidak lagi mengirim uang kepadanya jadi sesuai perjanjian kalau kakek tidak lagi mengirim uang kepadanya maka nayna harus di kembalikan kepada nya. (ucap ardy)


"Perjanjian...! kenapa kakek dan pak dedi tidak pernah cerita masalah ini kepada kita....! (ucap Nattan)


"Jadi selama ini kakek selalu mengirim uang kepada paman Nayna, Apa kakek melakukan itu supaya pamannya nayna tidak mengganggu nayna lagi. Tapi masalah perjanjian kenapa kakek gak cerita. Bagaimana kalau semua ini tau sama nayna...! kek...kenapa kakek melakukan itu....? apa kakek gak mikirin perasaan nayna kalau dia tau." (kata hati Nattan)


"Ya Nattan, tadi pagi saya sudah menghubungi ayah dan ayah membenarkan itu semua, tapi untuk perjanjian ayah bilang itu tidak ada. Kakek memang selalu mengirim uang kepada paman nayna, untuk membantu keuangan keluarga paman nayna itu. Karena hanya paman nya itu satu satunya keluarga yang nayna miliki. (Ardy)


"Jadi perjanjian yang di maksud paman itu...! Apa..? (tanya Nattan yang merasa kebingungan)


"Dia berbohong Nattan, itu semua hanyalah siasat nya supaya mendapatkan uang. Tapi kamu tenang aja saya sudah mengurus semuanya. Yang penting nayna jangan sampai tau. Kalau nayna tau saya yakin nayna akan merasa bersalah atas apa yang di lakukan paman nya. (ucap ardy)


"Ya saya setuju. Terima kasih ardy kamu sudah mengurus semuanya. (kata Nattan)


"Ya sama-sama Nattan, itu sudah tugas saya. (Ardy)


Nattan dan ardy pun berbicara banyak hal berdua di sana. Mereka berdua juga membahas tentang pekerjaan.


...Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......


...๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—...


...Vote, like dan komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit nya โค biar tau kalau author sudah update....


...๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ...


...Terima kasih ๐Ÿ™ semuanya.... atas do'anya ๐Ÿคฒ...


...Maaf lama Updatenya karena tangan tambah parah ujung-ujungnya operasi pasang pen. Awalnya author berharap di urut itu supaya cepat sembuh eh ternyata malah tambah parah. ๐Ÿ˜”...


...Maaf ya semuanya....


...Terima kasih ๐Ÿ™ ๐Ÿค— untuk yang masih setia menunggu author update lagi....


...CKJ (Cinta Karena Janji)...

__ADS_1


__ADS_2