Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Kampus


__ADS_3

Langit yang tadinya sangat cerah tiba-tiba turun hujan yang sangat lebat. Jalanan yang tadinya sangat ramai dengan kendaraan roda empat dan roda dua tiba-tiba sepi dan hanya terlihat kendaraan roda empat yang masih melaju di jalanan . Karena Orang-orang yang mengendarai kendaraan roda dua pada menepi mencari tempat untuk berteduh dari air hujan.


Bangunan-bangunan yang ada di pinggir jalan saat ini ramai oleh orang-orang yang berteduh di sana.


Jalanan yang tadinya kering saat ini sudah basah oleh air hujan dan beberapa titik di jalanan tapak ada air yang sudah tergenang.


Orang-orang yang mengendarai roda empat tampak memperlambat laju kendaraannya, termasuk Nattan. Ya Nattan saat ini juga sedang ada di perjalanan untuk mengantarkan Nayna ke kampusnya.


Karena ada mata kuliah pagi jadi Nayna meminta Nattan untuk mengantarkannya lebih pagi dari biasanya.


Pagi ini, Nayna dan Nattan berangkat dari rumah besar, karena saat berkunjung ke sana sore kemarin Nayna dan Nattan tidak di izinkan pulang oleh mami Jihan, alhasil mereka pun menginap di sana. Walaupun awalnya di tolak oleh Nattan, tetapi pada akhirnya Nattan pun mengalah.


Mobil yang di kemudikan oleh Nattan sudah sampai di depan kampus, di sana masih terlihat sepi hanya ada beberapa mobil yang tampak memasuki kawasan kampus.


Nattan memarkirkan mobilnya tidak jauh dari gerbang kampus sama seperti biasanya.


Setelah memastikan mobilnya terparkir dengan benar Nattan mematikan mesin mobilnya.


"Loh kok di matikan mas...? (tanya Nayna sambil menatap Nattan)


"Ya sengaja mas matikan karena mas juga mau masuk ke dalam (jawab Nattan, lalu Nattan pun mengambil ponselnya dan memasukkannya ke dalam saku jasnya)


"Masuk...! mau ngapain mas...! (ucap Nayna kaget)


Nattan secara spontan langsung melihat ke arah Nayna. Nattan pun tersenyum saat melihat wajah Nayna yang tampak cemas.


"Kok malah senyum sih mas...! Bukannya di jawab. (kata Nayna dan mulai cemberut)


Bukannya menjawab Nattan malah tertawa lepas melihat wajah cemberut Nayna yang sangat imut menurut Nattan. Nattan memencet dengan lembut hidung Nayna dan menariknya.


"Aduh...mas sakit...(Nayna menyingkirkan tangan Nattan yang memencet hidungnya)


"Kalau hidung nay copot nanti bagaimana...! Sakit tau (kata Nayna sambil mengusap hidungnya)


"Kalau hidung sayang copot ya kita pasang lagi. (ucap Nattan lalu tersenyum)


"Emang bisa...? (tanya Nayna dengan polosnya)


"Bisa sayang...! Apa sih yang gak bisa sama suami tampan mu ini...! (kata Nattan sambil cengar-cengir)


Nayna memiringkan bibirnya dan memberikan tatapan mengejek.


Melihat itu, tawa Nattan kembali pecah.


"Ih...mas Nattan nyebelin (kata Nayna lalu memalingkan wajahnya)

__ADS_1


Nattan menghentikan tawanya.


"Sayang... dari pada sayang ngambek lebih baik kita masuk sekarang, Coba sayang lihat ini sudah jam berapa, nanti sayang telat loh...! (ucap Nattan)


Nayna langsung melihat jam yang melingkar di tangannya. Lalu Nayna pun mengambil payung yang ada di mobil serta mengambil tas kecilnya yang dilakukan nya di bangku belakang mobil.


"Mau kemana...? (tanya Nattan sambil menahan tangan Nayna yang hendak membuka pintu mobil)


"Ya mau masuk lah mas, mau kemana lagi (jawab Nayna)


"Begitu saja...! (seru Nattan)


Nayna menatap wajah Nattan, lalu Nayna mengambil tangan Nattan menyalaminya serta mencium punggung tangan nya. Sambil berkata


"Nay pamit masuk dulu ya mas. Assalamualaikum...(ucap Nayna lalu menatap wajah Nattan yang hanya diam saja)


"Assalamualaikum...(ucap Nayna lagi)


"Wa'alaikumsalam...(Jawab Nattan pada akhirnya)


Nayna membuka pintu mobil, lalu mengembangkan payungnya, dan turun dari mobil.


"Hati-hati ya mas, ingat jangan ngebut, dan Jangan lupa kabari nay kalau mas sudah sampai di kantor. (kata Nayna lalu Nayna menutup pintu mobil setelah melihat Nattan menganggukkan kepalanya)


Nayna berjalan ke arah kawasan kampus dengan penuh hati-hati, Nayna berjalan berlahan.


Nattan melihat ke arah Nayna yang sedang berjalan, Nattan pun tersenyum melihat Nayna yang berjalan dengan sangat hati-hati.


Setelah melihat Nayna sedikit menjauh, Nattan pun keluar dari dalam mobil di mana di sana sudah ada dua orangnya yang yang memberikan payung kepadanya.


"Kalian tunggu di mobil saja, saya mau ke dalam (ucap Nattan setelah mengambil satu payung yang di berikan orangnya)


"Baik tuan (jawab keduanya serentak)


Nattan pun pergi dari sana berjalan memasuki kawasan kampus. Dan kedua orang itu kembali ke mobilnya yang terparkir tepat di belakang mobil Nattan.


Nattan berjalan ke arah ruangan dosen karena Nattan ingin menemui salah seorang dosen kenalannya di sana.


Tidak butuh waktu lama Nattan pun sampai di ruangan itu, dan Nattan langsung menghampiri orang yang ingin dia temui, saat melihat Nattan orang itu langsung menyambutnya dengan sangat antusias dia menjabat tangan Nattan dan mempersilahkan Nattan untuk duduk sofa yang ada di ruangan para dosen itu.


Ruangan yang sangat besar di mana di sana ada beberapa orang dosen yang menempati meja mereka masing-masing, dan di sana juga di lengkapi dengan sofa tamu dan juga peralatan yang lain.


"Aku gak menyangka bisa bertemu dengan kamu hari ini Nattan (ucap Fariz, sambil di salah satu sofa singgel yang ada di depan sofa yang di duduki Nattan saat ini)


Fariz laki-laki muda dan tampan yang merupakan teman satu kampus dengan Nattan tetapi mereka berdua berbeda jurusan saat itu.

__ADS_1


"Ya kalau bukan aku yang menemui kamu mana mungkin kamu ada waktu untuk menemani aku. (ucap Nattan)


"Ya gak mungkin seperti itu lah Nat, kan aku sudah pernah Chat kamu dan bilang akhir Minggu ini aku akan menemui kamu. Kamu kan tau aku baru satu bulan di sini, jadi masih banyak hal yang harus aku urus, dan beberapa hari kemarin aku baru menemukan apartemen yang cocok untuk aku tinggal dan baru kemarin aku pindah ke apartemen itu. Makanya aku belum sempat menemui kamu. (kata Fariz)


"Baiklah kali ini aku terima alasan kamu itu Riz. (ucap Nattan sambil menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa)


Nattan dan Fariz masih mengompol di sana berbagai hal mereka bicarakan, cukup lama mereka berdua saling mengobrol bahkan sesekali keduanya tampak tertawa, apa lagi saat keduanya membicarakan tentang masa-masa pertama kali keduanya saling kenal dan menjadi akrab sampai sekarang.


Setelah cukup lama mengobrol, Nattan pun pamit.


Fariz menawarkan diri untuk mengantarkan Nattan hingga depan kampus, karena tidak mau berdebat dengan temannya itu Nattan pun mengizinkannya.


Hujan pun sudah berhenti, langit sudah kembali cerah.


Nattan dan Fariz berjalan berdampingan hingga ke depan kampus.


"Jadi kapan kamu akan mengenalkan istri kamu itu kepada saya Nat...? (tanya Fariz saat keduanya berhenti tepat di depan kampus)


"Nanti, Aku atur dulu waktunya...! Kan kamu tau sendiri Riz aku ini orangnya super sibuk. (ucap Nattan)


"Apa...!! Aduh Nat, Kalau menunggu kamu yang atur waktunya, bisa-bisa tahun depan baru tuh ketemu waktu yang tepatnya. Emangnya Kamu pikir setelah beberapa tahun aku gak ketemu kamu, aku akan lupa kebiasaan kamu, Ah...kamu salah Nat. (Ucap Fariz mewanti-wanti)


Nattan pun tertawa


"Ya sudah, Baiklah nanti malam saat jam makan malam kamu datang saja ke rumah besar kita ada di sana, lagian kamu kan katanya kamu mau bertemu sama kakek jadi pas lah itu. Bagaimana...? (tanya Nattan)


"Baiklah kalau begitu, nanti malam aku akan ke sana. (kata Fariz)


Setelah obrolan singkat itu, Nattan pun pamit, Nattan berjalan ke arah mobilnya dan masuk ke dalam sana. Mobil Nattan pun mulai melaju.


Setelah mobil Nattan sudah tidak terlihat lagi Fariz pun kembali masuk ke dalam kampus.


...Bersambung...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update setiap hari....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Semoga selalu menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Cinta Karena Janji" ini ya....


...🥰🥰🥰...

__ADS_1


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya...! jangan komen yang membuat Author nya down. ✌...


...Terima kasih 🙏...


__ADS_2