
Nayna berangsur mulai sadar, matanya berlahan mulai terbuka.
"Sayang...(ucap Nattan langsung mendekat ke Nayna, mengusap kepala Nayna dengan lembut memanggil nama Nayna)
Kecemasan masih tergambar jelas di wajah Nattan, tidak ada senyuman di bibirnya. Nayna mengedipkan kedua matanya menatap Nattan, dan berlahan nayna mengangkat tangannya meraih wajah Nattan.
Sambil mengembangkan senyuman di bibirnya Nayna mengusap wajah Nattan. Nattan menatap mata Nayna yang sayu. Keduanya saling tatap.
"Nay gak apa-apa kok mas, nay baik-baik saja. Nay cuma kelelahan aja mas. Jadi mas gak usah terlalu khawatir seperti ini. (ucap Nayna dengan lembut)
Nattan hanya diam, Nattan mengelus kepala Nayna dan berusaha untuk tersenyum. Nattan pun menganggukkan kepalanya. Nayna tersenyum, lalu Nattan mengecup kening Nayna.
"Eem...eem...(Dr Nando yang pura-pura sedikit batuk, kode supaya suami istri itu ingat kalau di sana masih ada mereka)
Nattan dan Nayna seketika melihat ke sumber suara. Nattan menatap dengan sorotan mata tajam, seakan ingin menghabisi orang yang dia tatap. Sedangkan Nayna hanya menatap satu persatu sambil tersenyum.
"Lo benaran udah baikan nay...? (tanya Dinda yang mendekat ke Nayna lalu duduk di sisi tempat tidur)
"Em...gue gak apa-apa kok Din. (ucap Nayna dengan tatapan yang masih sayu)
"Baiklah nay, kita pergi dulu ya. Lo itu harus banyak istirahat jangan capek-capek. (kata Dinda)
"Ya Din, terima kasih sudah ke sini. Mas Ardy, pak dr terima kasih. (Kata Nayna yang melihat ke mereka secara bergantian)
"Ya nay. (jawab Ardy yang menganggukkan kepalanya)
"Ya nay, benar kata Dinda kamu harus banyak istirahat. Baiklah kita kembali ke tempat acara lagi, kalau ada apa-apa hubungi aja saya. (kata dr Nando)
"Baiklah pak dr, maaf ya nay merepotkan pak dr. (kata Nayna)
"Ya nay gak masalah. (Kata Nando)
Setelah berpamitan kepada Nayna dan Nattan, Ardy Dinda dan Dr Nando pun keluar dari dalam kamar, dan kembali ke tempat acara.
Dr Nando, Ardy dan Dinda masuk ke dalam gedung tempat acara, Dita yang melihat mereka dari kejauhan langsung berjalan untuk menghampiri mereka.
"Kemana aja sih mas...? Keluarga kita semua nya nanyain mas loh. (ucap Dita saat sudah berada di dekat Dr Nando Ardy dan Dinda)
"Oh itu, maaf ya dit tadi gue dan mas Ardy ada perlu sebentar dengan pak dr. Karena buru-buru jadi kita lupa pamit sama Lo. (jawab Dinda dengan cepat)
__ADS_1
"Ada keperluan apa Din...? (tanya Dita lagi)
"Em...anu dit. (Dinda sedang berpikir mencari alasan yang tepat)
Belum juga Dinda kembali berbicara, terdengar suara ibu Dita yang memanggilnya dan juga dr Nando. Semuanya pun seketika mengalihkan perhatian nya ke sumber suara.
"Ada apa Bu...? (Tanya Dita, saat ibunya sudah berdiri di dekat nya)
"Udah jangan pada ngobrol lagi, kalian berdua harus istirahat sebentar abis itu langsung ganti pakaian lagi. Beberapa jam lagi tamu undangan akan datang. (kata ibu Dita)
"Baiklah Bu....!
Dinda mas Ardy kita tinggal dulu ya. (kata Dita melihat ke arah Dinda dan Ardy)
"Ya dit. (kata Dinda dan Ardy berbarengan)
"Ayo mas (ajak Dita kepada Dr Nando)
Dita dan Dr Nando pun pergi, Dr Nando pun berjalan berdampingan dengan Dita, serta ibu Dita. Meninggalkan Dinda dan Ardy yang masih berdiri di sana.
Setelah Dita dan Dr Nando menjauh, Dinda pun menghembuskan nafas dengan lega, Dinda mengelus dadanya yang tadinya terasa sesak.
"Syukurlah gue gak harus berbohong kepada Dita. Ibunya Dita menjadi penyelamat untuk gue kali ini. (ucap Dinda)
Dinda pun menganggukkan kepalanya.
.
.
.
Malam harinya....
Dita dan Dr Nando sudah duduk di pelaminan yang di apit oleh kedua orang tuanya.
Para tamu undangan pun satu persatu berdatangan memasuki gedung yang megah itu, yang sudah di tata seindah mungkin. Bunga-bunga yang berwarna putih serta pink dan cahaya lampu menambah keindahan.
Semua makanan serta minuman sudah tersaji di sana. Sudah ada beberapa tamu yang sedang menikmati makanan dan minuman yang sudah di sediakan.
__ADS_1
Dita terlihat sangat cantik, dengan menggunakan pakaian pengantin yang berwarna putih kombinasi warna pink senada dengan dekorasi ruangan. Begitu juga dengan dr Nando yang juga terlihat gagah dengan stelan jas yang di kenakannya.
Nattan dan Nayna berjalan berdampingan masuk ke dalam ruangan, di sana juga ada mami Jihan, papi Syam dan juga kakek yoga. Mereka berjalan dan duduk di kursi yang sudah di sediakan.
Tidak jauh dari sana terlihat kedua orang tua Ardy serta orang tua Dinda juga sudah ada di sana. Mereka pun menghampiri lalu saling sapa, dan kembali ke tempat duduknya yang tadi.
Ruangan besar yang megah itu sudah ramai oleh tamu undangan.
Dari kejauhan, terlihat sepasang mata melihat ke arah Nayna yang sedang mengobrol dengan mami Jihan saat ini. Seorang laki-laki yang tidak mengedipkan matanya menatap Nayna yang tampak sangat cantik malam ini. Laki-laki itu pun tersenyum.
"Kenapa kamu senyum-senyum sendiri Riko...? (tanya Arya, teman Riko yang duduk di samping Riko saat ini)
"Gak apa-apa Arya. (kata Riko yang buru-buru mengalihkan pandangannya)
Arya yang tau arah tatapan Riko dari tadi tidak lagi bertanya, dia kembali menikmati makanannya, tanpa menghiraukan Nita yang duduk di samping nya yang berusaha bertanya apa maksud pertanyaan Arya barusan kepada Riko.
Nita tampak kesal kepada Arya yang hanya diam saja. Nita menatap Riko yang saat ini fokus menikmati makanan nya dan sesekali matanya melirik ke arah di mana Nayna duduk saat ini.
Nita mengikuti arah pandangan Riko. Seketika mata Nita pun melotot.
"Em... gadis sialan...itu lagi...! Apa sih yang di lihat Riko dari gadis itu, cantikan juga gue. (ucap kesal Nita dalam hatinya saat menyadari Riko yang diam diam melirik ke arah Nayna)
Nita menggenggam erat tangan menahan rasa kesal. Sorotan mata Nita kepada Nayna penuh dengan amarah.
...Bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat ๐ช untuk menulis โ๏ธ dan bisa Update setiap hari....
...๐ค๐ค๐ค...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit โค biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Semoga selalu menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Cinta Karena Janji" ini ya....
...๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ...
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya...! jangan komen yang membuat Authornya down. โ...
__ADS_1
...Terima kasih ๐...
...๐๐๐...