
Nattan mengusap lembut pipi nayna.
"Mas beruntung memiliki kamu nay. (ucap Nattan, lalu menjeda ucapannya)
Jujur mas dulu pernah pacaran, tetapi mas menjadikan perempuan itu pacaran mas karena mas taruhan dengan teman-teman mas saat mas kuliah. Hampir satu tahun mas menjalin hubungan dengan perempuan itu, tetapi mas tidak pernah merasakan apa-apa kepadanya. Sangat berbeda semenjak mas kenal dengan nay. (Nattan menatap manik mata nayna) Saat mas bersama nay, mas merasakan berbeda, saat mas jauh dari nay mas merasa ada yang kurang di diri mas, saat nay di dekati oleh cowok lain mas merasa sangat marah, mas gak tau perasaan apa itu....!!! Ardy pernah bilang kepada mas kalau mas sudah jatuh cinta kepada nay, tetapi mas selalu mengabaikan semua yang di katakan ardy. Dan hari ini mas baru menyadari kalau semua yang di katakan ardy itu benar, mas rasa mas sudah lama jatuh cinta sama nay, mungkin jauh sebelum mas menikahi nay, tapi mas tidak menyadari itu. (ungkapan Nattan)
Nayna merasa kaget dengan pengakuan dari Nattan, tapi nayna juga merasa sangat senang karena cinta nya tidak bertepuk sebelah tangan. Nayna hanya diam tidak menanggapi ungkapan cinta dari Nattan.
"Kenapa diam...? Apa nay tidak mencintai mas...? (tanya Nattan, lalu berkata) Tapi gak apa-apa kalau nay belum bisa mencintai mas, mas tidak mengharapkan nay membalas perasaan cinta dari mas saat ini juga, mas akan berjuang supaya nay jatuh cinta kepada mas. (ucap Nattan lalu mengecup kening nayna)
"Nay sangat senang karena mas mengungkapkan ini semua sama nay, karena nay sebenarnya juga cinta sama mas Nattan, tapi nay gak berani mengungkapkan sama mas. Karena mas Nattan adalah cinta kedua nay kepada laki-laki. (ucap nayna)
"Kedua...? bukannya nay pernah cerita sama mas kalau nay belum pernah pacaran...? (tanya Nattan)
"Ya nay memang pernah cerita sama mas seperti itu, nay gak bohong ko, nay memang belum pernah pacaran...!!! (seru nayna)
"Lalu kenapa mas menjadi cinta kedua nay...? (tanya Nattan yang merasa bingung)
"Iya mas, mas itu cinta kedua nay setelah almarhum ayah (ucap nayna sambil mencubit tangan Nattan)
"Oh Ayah, mas kirain ada laki-laki lain yang pernah nay cinta. (ucap Nattan sambil menarik hidung nayna pelan)
__ADS_1
"Au...mas...sakit... (ucap nayna sambil cemberut)
Nattan kembali menarik hidung nayna, karena Nattan sangat suka melihat wajah cemberut nayna.
"Kamu tambah cantik sayang kalau cemberut begitu (ucap Nattan) Terima kasih ya sudah membalas cinta mas. Jadi apa kita sudah resmi pacaran sekarang...? (tanya Nattan)
"Pacaran mas...? kita kan sudah menikah mas...?(tanya nayna yang merasa bingung)
"Ya nay, kita pacaran setelah menikah, dan mulai sekarang nay adalah pacar halal mas. (ucap Nattan, sambil membawa tubuh nayna kedalam pelukannya)
"Baiklah mas. Oh iya emang sejak kapan mas jatuh cinta sama nay...? (tanya nayna, sambil menyandarkan kepalanya di dada Nattan)
"Mas juga gak tau kapan pastinya nay, tapi mas mulai tertarik dengan nay saat mas melihat foto nay pertama kali, Mas rasa pada saat itu mas sudah jatuh cinta sama nay, tapi mas tidak menyadarinya. (ucap Nattan)
"Mas melihat foto nay, pada saat mas mencari keberadaan anak penolong kakek dari ardy (ucap Nattan menatap nayna) Kalau nay sendiri sejak kapan...? (tanya Nattan)
"Em...sejak...pertama kali mas mencari ciuman pertama nay. (ucap nayna sambil menyembunyikan wajahnya di dada Nattan)
"Jadi ciuman singkat itu adalah ciuman pertama nay...? (tanya Nattan)
"Kenapa mas masih bertanya...!!! kan mas sudah tau jawabannya.... (kesal nayna, sambil berusaha melepaskan pelukan Nattan)
__ADS_1
"Ya mas cuma mau dengar dari mulut nay sendiri jawabannya...(goda Nattan)
"Mas...udah ah...kita tidur yok, ini udah hampir jam 3 loh mas. Nanti kita bisa-bisa bangunnya kesiangan. (kata nayna sambil melihat ke arah jam yang ada di dinding atas tempat tidur)
"Ya kalau kita kesiangan kan gak apa-apa nay. (ucap Nattan)
"Kalau kita kesiangan kita gak bisa ikut mereka ke pantai nanti mas, kita pasti di tinggal. (ucap nayna)
"Bisa nay, nanti kita nyusul mereka belakangan pakai mobil. Lagian mereka gak akan mencari kita kan ada pak adam sama 2 sahabat baik kamu yang akan menjelaskan kepada yang lain (ucap Nattan)
"Baiklah, kita tidur sekarang ya mas, nay udah ngantuk...(ucap nayna)
"Ya udah, iya (ucap Nattan, mencium kening nayna lalu memeluk nya)
Tidak butuh waktu lama mereka berdua pun tertidur dengan saling peluk.
...*Bersambung*...
...Jangan Lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...
...๐ค๐ค๐ค...
__ADS_1
...๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ...
...Terima Kasih ๐๐...