Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Di Dalam Kamar


__ADS_3

Setelah Nayna masuk ke dalam kamar, nayna langsung kaget melihat foto pernikahannya yang berukuran besar tergantung di dinding.


"Kapan foto ini di ambil, kok saya gak tau...! (kata nayna mendekati foto itu)


Lalu nayna kembali berjalan melihat apa saja yang ada di dalam kamar itu, membuka setiap pintu yang ada satu persatu.


Setelah cukup lama nayna mengamati seisi kamar nayna berjalan ke tempat tidur dan duduk di sisi tempat tidur.


"Kamar ini sangat besar dan sangat mewah, malah melebihi kamar mas Nattan yang ada di rumah besar. Kenapa mas Nattan memilihkan kamar ini untuk saya, ini terlalu besar untuk saya tempati sendiri. (kata nayna pada dirinya sendiri)


Lalu nayna mencoba merebahkan tubuhnya di atas kasur, sesaat nayna teringat dan turun kembali dari tempat tidur, lalu berlari ke kamar ganti yang pintunya juga terhubung dengan kamar mandi.


Nayna melihat semua yang ada di dalam kamar ganti itu, membuka semua pintu lemari yang ada di sana. Nayna langsung lemas dan terduduk di lantai.


"Ternyata saya salah, ini ini...


Ah TIDAK.....(teriak nayna sekencang-kencangnya)


Nayna pun reflek menutup mulutnya, berdiri dan langsung berlari ke pintu kamar ganti, membuka perlahan pintu itu lalu mengintip ke seluruh ruangan kamar untuk melihat ada atau tidak orang yang mendengar teriakannya.


Ya nayna tidak tau kalau kamar itu kedap suara.


Nayna mengurut dadanya dia merasa lega ternyata tidak ada yang datang, itu artinya tidak ada yang mendengar teriakannya barusan. Nayna kembali menutup pintu kamar ganti, lalu berjalan masuk kembali kedalam.


Nayna melihat semua yang ada di ruang ganti, di sisi sebelah kiri tertata rapi semua kebutuhan Nattan, mulai dari berbagai model pakaian, sepatu, jam tangan dan lain-lainnya.


Sedangkan di sisi sebelah kanan terdapat semua kebutuhannya. Mulai dari baju, jilbab, tas, sepatu, dan lain-lain. Nayna mengamati semuanya, dia tampak asing dengan semua itu.


"Apa semua ini untuk saya...? kapan mas Nattan menyiapkan ini semua...? dan dari mana dia tau ukuran pakaian saya. Dan apa ini (nayna mengambil 1 baju yang tergantung di dalam lemari) Kenapa ada baju yang sangat transparan seperti ini di sini, siapa juga yang akan memakai baju yang seperti ini...? (kata nayna kepada dirinya sendiri / berbicara sendiri)


Nayna kembali meletakan pakaian itu di dalam lemari, menutup kembali pintu lemari nya.

__ADS_1


"Tapi, tunggu...Di mana semua buku-buku pelajaran sekolah saya...? Perasaan dari tadi saya gak melihatnya (kata nayna pada dirinya sendiri)


Nayna berjalan keluar dari dalam kamar ganti. Nayna kembali melihat semuanya yang ada di dalam kamar. Lalu nayna berhenti di depan meja hias yang sidah tersusun rapi semua peralatan untuk dia dan Nattan. Nayna melihat satu persatu semuanya, membuka laci lemari yang ada ada di samping meja rias.


"Semuanya tidak ada di sini, kemana bik Minah meletakan buku-buku saya, apa saya salah masuk kamar, tetapi jelas-jelas saya melihat bibik menunjuk kamar ini tadi, lagian kata bik Minah tadi cuma ada 1 kamat di lantai 2 ini. (kata nayna dalam hati)


"Apa saya tanya bik Minah aja (kata nayna pada dirinya sendiri)


Nayna berdiri dari duduknya, saat nayna hendak mendekati pintu untuk keluar kamar dia melihat, ada pintu yang seperti tersamarkan oleh foto Nattan yang terpasang sangat besar di sana.


Nayna mendekati foto itu, lalu menggesernya perlahan, nayna kaget ternyata di sana masih ada 1 ruangan, nayna masuk ke ruangan itu, nayna tampak kagum dengan ruangan itu, terdapat banyak buku yang tersusun rapi di sana, kaca yang transparan memperlihatkan pemandangan di luar, dan yang membuat nayna tampak sangat kagum yaitu ruangan itu terhubung dengan balkon dengan pemandangan yang sangat indah. Taman yang ada di belakang kompleks perumahan mewah itu dan terdapat danau kecil di sana.


Nayna membuka pintu balkon itu lalu melihat ke taman itu.


"Wah sangat indah, terasa seperti ada di villa di yang ada puncak. Pasti pagi, sore atau pas hari libur banyak anak-anak bersama anggota keluarganya yang bersantai di sana. (kata nayna pada dirinya sendiri)


Nayna kembali masuk kedalam, lalu melihat ada meja belajar untuk dia di sana, di sebelahnya sudah tersusun rapi juga buku pelajarannya.


Nayna keluar dari ruang pustaka itu, lalu keluar dari dalam kamar menuruni tangga, nayna melihat bik Minah sedang menata makanan di atas meja makan, nayna tampak mencari Nattan, tapi nayna tidak menemukannya.


"Apa mas Nattan masih berada di ruang kerjanya (kata nayna dalam hati, sambil terus melangkah mendekati meja makan)


"Non, sudah di sini, bibik baru aja mau memanggil non nayna ke atas untuk makan siang. (kata bik Minah)


"Ya bik, maaf nay telat ke bawah nya jadi nay gak bisa bantu bibik menyiapkan ini semua deh. (kata nayna yang tampak merasa bersalah)


"Ya non gak apa-apa, lagian bibik cuma memanaskan ini semua tadi, bibik belum sempat beli bahan untuk di masak jadi den Nattan suruh bibik pesan dari luar non. (bik Minah)


"Oh begitu bik, masih ada yang perlu nay bantu bik...? (tanya nayna)


"Udah gak ada non, ini sudah bibik siapkan semua, non makan aja, ini udah siang nanti non malah sakit lagi karena telat makan (bik Minah)

__ADS_1


"Ya bik, tapi nay tunggu mas Nattan dulu. Apa mas Nattan masih di ruang kerja nya bik...?


"Astagfirullah, bibik lupa non. Tadi aden berpesan katanya non makan siang sendiri saja gak usah menunggu dia, den Nattan lagi keluar menemui teman-temannya.


"Oh, kenapa mas Nattan gak bilang langsung sama nay bik, kalau mas Nattan mau keluar bertemu teman-teman nya. (kata nayna, yang raut mukanya tampak sedih)


"Mungkin den Nattan gak mau ganggu non yang lagi istirahat non, makanya den Nattan titip pesan sama bibik. (kata bik Minah memberi pengertian kepada nona mudanya itu) Sekarang non makan ya, nanti non sakit.


"Ya bik, tapi bibik teman kan nay makan di sini ya nay gak mau makan sendiri, oh ya sekalian panggilkan suami bibik untuk makan bersama di sini.


"Tapi non bibik gak enak masak bibik makan bareng sama non nayna, bibik makan nanti aja non, kalau mamang dia baru aja selesai makan di belakang non. Nona makan aja ya biar bibik teman kan di sini aja.


"Gak apa-apa bik, bibik juga sekalian makan ya, masak cuma menemankan saja. Kalau bibik gak mau makan nay juga gak mau makan. (kata nayna)


"Baik lah non, bibik juga ikut makan teman kan non nayna.


"Nah begitu bik, ayo bibik duduk. Kita makan bersama. (kata nayna yang kembali bersemangat)


Nayna dan bik Minah pun makan bersama, setelah selesai makan bik Minah membereskan meja makan yang di bantu oleh nayna, walaupun sudah di larang oleh bik Minah, tetapi nayna tetap membantunya.


Setelah selesai membereskan meja makan dan duduk sebentar sambil berbincang-bincang dengan nona mudanya, bik Minah mengajak nayna untuk berkeliling dream house, sampai ke lantai 4 ruang olah raga.


Setelah capek berkeliling nayna pun istirahat di dalam kamarnya.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa vote, like, dan komennya...


... teman-teman 🤗🥰...


...Terima Kasih 🙏...

__ADS_1


__ADS_2