
Hari ini penampilan nayna tampak sangat berbeda dari biasanya, dengan penampilan yang sekarang nayna tampak semakin cantik dan dewasa.
Dengan olesan make up tipis di wajahnya, dan pemerah bibir di bibir tipis nayna membuat wajah Nayna semakin bercahaya. Dan Nattan juga sudah rapi seperti biasanya.
Saat ini Nayna dan Nattan sedang menikmati sarapan mereka yang sudah di siapkan oleh bibik. Setelah selesai, Nattan dan Nayna pergi ke depan lalu masuk ke dalam mobil yang sudah disiapkan, tidak lama mereka pun berangkat, mobil yang di kendari Nattan pun melaju meninggalkan kediamannya.
Di dalam mobil...
Nattan melihat ke nayna yang sibuk dengan ponsel di tangannya, lalu kembali fokus melihat ke depan.
"Siapa sayang...? (tanya Nattan akhirnya karena merasa sudah sangat penasaran, karena nayna senyum-senyum sendiri saat mendapatkan balasan chat di ponsel nya)
"Oh ini chat dari dinda mas. (nayna memperlihatkan layar ponsel nya kepada Nattan)
Nattan melihatnya, lalu kembali fokus mengemudi.
"Apa katanya sayang, apa dia masih belum percaya juga kalau dia di terima di kampus pelita...? (tanya Nattan)
"Iya mas dinda masih belum percaya, sampai.sekarang dia juga belum percaya. (ujar nayna)
"Ya pasti dinda sekarang sangat senang. Tapi sayang, jangan ngomong sama si dinda ya kalau mas dan ardy yang membantu dia supaya di terima di kampus itu. (ucap Nattan)
"Siap mas, mas tenang aja percaya sama nay. (yakinkan nayna)
"Ya mas selalu percaya sayang. Mas cuma gak enak aja sama si dinda, kalau dia sampai tau dia akan marah, sama mas, ardy dan juga kamu sayang. (kata Nattan lalu mengelus lembut kepala nayna yang tertutup hijab)
"Ya mas nay juga kepikiran seperti itu, nay jadi takut, bisa-bisa dinda marah besar sama kita. (ujar nayna lagi)
"Ya sayang. Makanya jangan sampai dinda tau ya. (kata Nattan)
Nayna tersenyum lalu menganggukkan kepalanya.
Mobil terus melaju membelah keramaian kota. Pagi ini mobil serta motor di jalanan tampak sangat ramai, walaupun begitu jalan tetap lancar, selama dalam perjalanan dari rumah ke kampus mobil Nattan dan nayna tidak ada terjebak macet.
Saat ini mobil yang di kendari Nattan sudah berhenti tepat di depan kampus nayna.
Hari ini adalah hari pertama nayna datang ke kampus setelah di nyatakan lulus, dan di terima di kampus itu. Nayna datang lebih awal karena dia takut terlambat.
"Kenapa...? (tanya Nattan, setelah mematikan mesin mobil nya dan melihat nayna yang tampak ragu untuk turun)
"Gak apa-apa mas, nay sedikit gugup aja. (kata nayna, lalu merasakan detak jantung nya)
"Udah jangan gugup sayang, anggap aja ini sama seperti saat sayang sekolah dulu. (Nattan mengelus kepala Nayna)
"Sayang...coba deh lihat mobil di depan...! sepertinya mobil si Nando...! (kata Nattan lagi saat melihat mobil yang berhenti tepat di depan mobil nya)
"Iya mas, pasti pak Dr nganterin dita (ujar nayna yang juga melihat ke arah mobil yang ada di depan mobilnya)
__ADS_1
"Dita...? teman kamu yang rada tomboi itu...? (tanya Nattan)
"Iya mas, menurut cerita dari dita dia di jodohkan kedua orang tuanya, dan saat ini dita tinggal di apartemen nya pak dr sesuai permintaan kedua orang tua mereka. katanya supaya mereka semakin dekat. (kata nayna)
"Apa...? (kaget Nattan)
"Kenapa si nando gak pernah cerita ke kita-kita masalah ini...! biasanya dia selalu cerita, gak seperti biasanya. (kata hati Nattan)
"Mas mas...(panggil nayna)
Nattan tersadar dari lamunannya
"Ya sayang (ucap Nattan)
"Ada apa sih mas, kok mas kaget begitu terus malah melamun. Ada apa...? (tanya nayna)
"Gak apa-apa sayang mas cuma kaget aja, berita sepenting ini kok mas malah gak tau. Nando atau pun orang tuanya gak ada cerita, gak seperti biasanya....! Biasanya kalau ada apa-apa mereka selalu cerita sama mas. Hal kecil pun mereka selalu cerita. (ujar Nattan)
"Mungkin mereka belum sempat cerita sama mas, atau mungkin mereka masih cari waktu yang tepat untuk cerita. Lagian kan ini baru kesepakatan antara orang tua mereka mas belum di setujui oleh mas nando dan dita. (kata nayna)
"Ya sayang mungkin saja seperti itu. Lagian mas juga akhir-akhir ini sibuk kan jadi belum ada ngumpul-ngumpul bareng sama anak-anak. (kata Nattan)
"Ya mas, ya udah kalau begitu nay turun dulu ya mas. (kata nayna, lalu nayna menyodorkan tangannya untuk menyalami Nattan)
Nattan mengangguk, lalu memberikan tangannya. setelah nayna mencium punggung tangan Nattan, Nattan pun mengecup kening nayna.
"Kok lama bangat turunnya, ngapain aja sih...? (tanya nayna sambil satu tangannya memegang baru dita)
Dita kaget, dengan cepat mengibaskan tangan nayna di bahunya, dita hanya diam tidak bisa berkata apa-apa. Dita menundukkan kepalanya. di dalam mobil nando juga tampak kaget karena kedatangan nayna.
"Assalamualaikum...pak dr...(sapa nayna dengan ramah dan dia tidak menghiraukan sikap dita yang barusan)
"Wa'alaikumsalam...nay, di antar siapa kamu...? (tanya nando)
"Mas Nattan, tuh mobil nya baru pergi, (Nayna menunjuk ke arah mobil Nattan) Katanya buru-buru ada meeting di kantor (ucap nayna lagi)
"Oh begitu, ya udah kalau begitu nay, dit, mas pamit ya. (kata Nando)
"Ya mas (jawab nayna dan dita menganggukkan kepalanya)
Mobil nando pun sudah menjauh dan tidak terlihat lagi. nayna dan dita berjalan masuk ke kawasan kampus.
Nayna menatap dita yang tampak berbeda hari ini, dita terlihat pendiam, sepanjang perjalanan menuju kelas dita hanya diam.
Karena dita yang hanya diam nayna pun tidak berani untuk bertanya atau memulai untuk berbicara.
Nayna dan dita melihat daftar nama mereka untuk memastikan mereka di kelas mana.
__ADS_1
"Hai...kalian berdua udah lama nyampainya. (kata dinda sambil merangkul kedua sahabatnya)
"Dinda...buat kaget aja (kata nayna sambil menoleh ke dinda)
"Lo apa-apaan sih din. (kata dita, yang melepaskan tangan dinda yang melingkar di lehernya, dita menjauh dari keramaian)
Dinda dan nayna menatap heran ke arah dita yang berlalu pergi begitu aja. Lalu nayna dan dinda saling tatap.
"Kenapa si dita nay...? (tanya dinda)
"Gue gak tau din, dari tadi sikap aneh bangat, dan dia juga sejak tadi diam terus (kata nayna)
"Oh, ya udah ayo kita samperin (kata dinda lalu menarik tangan nayna)
Dinda dan nayna menghampiri dita.
"Lo kenapa sih dit...? (tanya dinda yang menatap dita)
"Gue...! gue gak apa-apa kok. (kata dita, yang mengalihkan pandangan nya)
"Lo itu tiba-tiba aneh tau gak dit, kenapa lo tiba-tiba pergi begitu aja tadi...? (tanya dinda lagi)
"Gue udah bilang gue gak apa-apa dinda, gue pergi karena gue merasa gerah dan kesempitan tadi. (tegas dita)
"Tapi...(dinda terdiam)
"Udah din, gak usah di teruskan. Kita ke kelas sekarang (Potong nayna)
Nayna menggandeng dua tangan sahabatnya itu, berjalan menuju kelas mereka.
...Bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat ๐ช untuk menulis โ๏ธ dan bisa Update setiap hari....
...๐ค๐ค๐ค...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit โค biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Semoga selalu menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Cinta Karena Janji" ini ya....
...๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ...
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya...! jangan komen yang membuat Author nya down. โ...
...Terima kasih ๐...
__ADS_1
...๐๐๐...