Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Belva dan Neta


__ADS_3

Belva salah seorang teman neta berlari masuk ke kelas, dengan nafas yang masih ngos-ngosan Belva menghampiri temannya neta yang sedang menulis di bangkunya.


"Net...Neta... (panggil Belva yang masih ngos-ngosan saat sudah berada di hadapan Neta)


"Neta, sebentar gue mau bicara penting dengan lo....!! (ucap Belva lagi masih dengan nafas yang masih belum beraturan, sambil mengguncang tangan Neta)


"Iiih... Belva, lo apa-apaan sih...(memasang reaksi yang marah sambil melotot ke belva)


Lihat ini, kan buku gue jadi kecoret...!!!


Apa lo gak lihat bel, kalau gue lagi nulis...!!!


Uh...Emang nya lo mau bicara apa sih bel...? (tanya Neta sambil masih geram kepada Belva)


"Maaf net, tapi ini penting bangat net...!! (ucap Belva sambil menarik kursi tempat duduk nya mendekat ke meja neta)


"Penting...? Apa sih bel yang lebih penting dari tugas ringkasan ini yang harus cepat di kumpulkan supaya kita cepat pulang. (ucap neta, sambil kembali meneruskan menulisnya)


"Jadi lo gak mau dengar net...?


Ya udah deh kalau begitu gue balik ke meja gue lagi...!! (kata Belva sambil mau bangkit dari duduk nya)


"Tunggu dulu bel, ah...gitu aja ngambek lo. Ya udah apa sih berita pentingnya...? (ucap neta sambil meletakkan alat tulisnya di atas meja dan menutup buku tulisnya)


"Hai...neta, Belva, ngapain sih kalian berdua ribut-ribut, apa kalian gak tau teman-teman merasa terganggu dengan suara kalian berdua itu...!! (ucap boy yang duduk di bangkunya menghadap ke belakang karena neta duduk tepat di belakang nya boy)


"Apaan sih lo boy, ganggu orang aja, yang lain aja pada diam lo aja tuh yang sewot. (ucap jengkel Belva)


"Kalau kalian gak mau gue sewot ya makanya lo berdua jangan ribut, lihat tuh teman-teman pada menulis, emangnya kalian sudah pada selesai...? (tanya boy)


"Udah lah emang lo yang sangat lelet nulisnya. Cuma meringkas aja lama. (sewot Belva) Udah deh boy lo lihat ke depan sana ngapain lihat kesini, selesaikan sana tugas meringkas lo. (ucap Belva lagi)


"Udah deh bel ngapain lo malah berdebat dengan si boy sih...? katanya lo mau bicara sesuatu yang penting. (ucap neta)


"Ah iya, gue lupa. Ini semua gara-gara si boy jadinya gue lupa. (ucap Belva sambil menghadap ke neta lagi)


"Em...begini net, tadi gue kan ke toilet, terus pas gue mau kembali ke kelas, gue lihat ada calon suami lo net sedang berdiri di depan ruangan pak Adam. (ucap Belva)


"Calon suami gue...? siapa sih bel...? (ucap neta yang merasa kebingungan)

__ADS_1


"Masak calon suami sendiri lo gak tau net. Ya Nattan prayoga lah siapa lagi. (ucap Belva dengan suara agak besar, yang mengundang tatapan dari semua anak-anak yang ada di kelas mereka)


"Belva suara lo bisa di kecilkan sedikit gak, lo lihat kan semuanya jadinya menatap ke sini. (kata neta sambil memukul tangan Belva yang ada di atas meja neta)


"Hehehe...


maaf net kelepasan.


Maaf teman-teman semua, silahkan di lanjutkan menulisnya...! (ucap Belva sambil cengengesan)


"Maksud lo pak Nattan bel, ngapain ya kira-kira dia ke sini....! apa mungkin pak Nattan juga menghadiri rapat hari ini...? (neta)


"Ya bias jadi net, gue juga gak tau ngapain dia kesini, gue cuma lihat pak Nattan ada di depan ruangan pak Adam tadi. (ucap Belva) em... apa kita tanya si anak miskin aja net, kan dia adik angkatnya, ya pasti dia tau...(ucap Belva sambil berbisik kepada neta)


"Gak usah bel, nanti kita pergi aja ke ruangan pak Adam, semoga nanti kita bisa ketemu dengan pak Nattan. (ucap neta)


"Iya net, ide bagus itu. (ucap Belva) Ya udah ayo kita ke sana sekarang net, nanti keburu pulang si bapak ganteng itu. (aja Belva)


"Nanti aja bel, gue aja belum menyelesaikan tugas ringkasan ini, emangnya lo udah siap...? (tanya neta)


"Belum (jawab singkat Belva)


"Lo sendiri aja belum siap, sudah pergi sana siapkan dulu tugas lo, tadi kata dita tugasnya gak jadi kumpulin besok tapi hari ini, siapa yang selesai dan yang ngumpulin dia langsung di bolehkan pulang. (ucap neta)


"Iya bel. (jawab neta)


"Kenapa gak lo bilang dari tadi sih net, ah mana ringkasan gue baru siap sedikit lagi, bakalan lama nih gue pulangnya. (ucap Belva sambil bangkit dari duduk nya dan kembali ke mejanya)


Neta yang melihat Belva kelabakan tertawa sambil menggelengkan kepalanya. Lalu neta pun melanjutkan ringkasannya.


Satu per satu anak di kelas nayna sudah mulai mengumpulkan tugas ringkasan mereka kepada boy selaku ketua kelas.


Belva yang melihat teman-teman sudah mulai mengumpulkan tugas ringkasan mereka, semakin kelabakan karena tugas ringkasan nya masih banyak yang belum dia tulis.


"Net, lo udah selesai juga...? (tanya Belva)


"Udah, baru aja. Ini gue mau ngumpulin dan mau langsung ke depan ruangan pak Adam mau ketemu sama calon suami gue. (ucap neta)


"Tungguin gue ya net, gue sedikit lagi kok. (ucap Belva)

__ADS_1


"Malas gue tungguin lo, kalau gue tungguin lo keburu pulang tuh calon suami gue. Lebih baik gue minta temani Lauren aja ke sana. (ucap neta sambil bangkit dari duduk nya, sambil melambaikan tangannya kepada Belva)


"Sialan lo net. (kata Belva yang merasa kesal karena cuma tinggal beberapa orang di kelas itu, termasuk dia)


Neta dan Lauren keluar dari kelas setelah melambaikan tangannya sambil meledek kepada Belva yang terlihat kesal menatap kepada dia dan Lauren, neta dan Lauren tertawa sambil berjalan keluar.


Di sisi lain...


Nayna, dita dan dinda berjalan menuju parkiran, mereka bertiga berjalan sambil berbicara serta bercanda ria.


Setelah sampai di parkiran nayna, dita dan dinda melihat Nattan yang sedang berdiri di samping mobilnya yang terparkir di parkiran khusus guru-guru sambil memainkan ponselnya.


"Nay, itu bukannya mas Nattan (ucap dinda)


"Ah iya itu mas Nattan, oh...jadi Belva dan neta tadi itu pasti lagi membicarakan mas Nattan yang ada di sini. (kata dita)


"Ah ya lo benar dit, pantas mereka bicara bisik-bisik tadi, supaya kita gak dengar. (ucap dinda)


"Udah-udah gak usah ngomongin orang yang tidak ada di sini, gak baik. (kata nayna) Ya udah gue pulang sama mas Nattan aja ya din, jadi lo gak usah antar gue pulang untuk hari ini. Kalau gitu gue pamit dulu ya din, dit. Assalamualaikum...(ucap nayna)


"Ya nay, hati-hati ya. Wa'alaikumsalam...(jawab dinda)


"Wa'alaikumsalam...(jawab dita juga)


Nayna pun pergi dari kedua sahabat nya itu, berjalan mendekati Nattan, yang sudah tersenyum melihat kedatangannya.


Setelah nayna pergi dita dan dinda pun juga pergi mengambil mobil mereka masing-masing.


Karena tidak enak menjadi pusat perhatian oleh anak-anak yang lain, jadi nayna dan Nattan pun masuk kedalam mobil, dan mobil mereka pun melaju meninggalkan parkiran sekolah.


Saat mobil Nattan sudah keluar dari kawasan sekolah, nayna dan Nattan pun mulai mengobrol.


Sambil sedikit canda tawa dari keduanya.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...


...🤗🤗🤗...

__ADS_1


...🥰🥰🥰...


...Terima Kasih 🙏...


__ADS_2