
Ibu santi kaget dengan kedatangan mantan suaminya yang sudah 1 tahun lebih tidak pernah lagi dia jumpai walaupun ibu santi berhubungan baik dengan anak satu-satunya ardy dan sering mengunjungi anaknya tetapi ibu santi tidak pernah bertemu dengan dedi mantan suaminya itu di rumah yang dulu keluarga mereka tinggali.
Ya ardy dan ayahnya dedi tinggal di rumah yang mereka tinggali dulu, berbeda dengan ibu santi yang lebih memilih keluar dari rumah itu setelah perceraiannya dengan suami dan tinggal di rumah kecil tepat di sebelah panti, beberapa rumah 2 kamar itu sengaja di bangun oleh almarhum istri kakek yoga guna untuk tempat tinggal para penjaga panti asuhan dan juga anak-anak panti yang sudah bisa mandiri, rumah itu berdiri masih di kawasan panti asuhan.
Ibu santi, juga melihat orang yang bersama mantan suaminya itu.
"Ayah... Assalamualaikum...(panggilnya pada kakek yoga sambil menjabat dan mencium punggung tangan pria tua itu)
Ibu santi memang memanggil kakek yoga dengan panggilan ayah dan almarhum istrinya dengan panggilan bunda, karena ibu santi sudah mengenal baik keluarga besar kakek yoga, bahkan dia sudah menganggap mereka orang tuanya sendiri.
"Waalaikumsalam...nak, bagaimana kabar kamu...?
"Alhamdulillah santi baik ayah. ayah sendiri apa kabar...? santi dengar dari jihan ayah mengalami kecelakaan beberapa bulan yang lalu. maaf santi gak jenguk ayah. oh ya santi sampai lupa, ayo ayah masuk dulu. masuk mas dedi, silahkan...
__ADS_1
"Silahkan duduk ayah, mas dedi. sebentar santi tinggal dulu. (kata ibu santi setelah mereka memasuki ruangan itu)
Ibu santi kembali memasuki ruangannya meletakan dua gelas minuman untuk kedua pria yang ada di hadapannya.
"Silahkan di minum ayah, mas. Oh ya, ada yang bisa santi bantu ayah...? ayah kesini langsung menemui santi pasti ada hal yang sangat penting yang ingin ayah tanyakan kepada santi.
"Kamu selalu tau ayah nak, kamu tidak pernah berubah dari dulu. kamu selalu tau kalau ayah ingin sesuatu pasti langsung menemui orangnya secara langsung.
"Ya jelas santi tau ayah, santi kan anak ayah jadi santi tau semua sifat dan kebiasaan ayah, bukan seperti pria batu egois di samping ayah itu. (sindir ibu santi)
"Jadi tuan mau kesini cuma mau ngejek saya tuan. apa tidak jadi bertanya tentang gadis itu. (bisik pak dedi kepada kakek yoga)
"Oh iya saya sampai lupa maksud dan tujuan saya ke sini, abis ngejek kamu itu lebih seru (kata kakek membalas dengan bisikan)
__ADS_1
Ibu santi melihat bingung ke arah dua pria yang ada di hadapannya itu.
"Ayah, sekarang ayah ngomongin santi...?
"Gak kok nak ayah gak ngomongin kamu, mana berani ayah ngomongin putri galak ayah. tadi dedi cuma mengingatkan ayah tentang tujuan ayah ke sini menemui kamu.
"Ya udah, emangnya ada apa ayah menemui santi.
"Begini nak, ayah mau bertanya kepada kamu, apa kamu mengenal gadis yang bernama...(kakek menjeda ucapannya) siapa dedi nama gadis itu saya lupa (tanyanya kepada pak dedi)
"Nayna Pramuja Willson tuan. (Jawab pak dedi)
"Ya itu, nayna nama panggilan gadis itu, dia adalah anak yatim piatu dari kota B. dia juga pernah sekolah di SMA Mutiara salah satu yayasan yang di bangun oleh orang tua jihan di kota B. saya sedang mencari dia, ada hutang yang perlu ayah bayar kepada gadis itu.
__ADS_1
Ibu santi kaget mendengar kakek sedang mencari nayna anak asuhnya, yang selalu dia tutupi keberadaannya selama ini, karena sudah beberapa orang datang ke panti dan juga sekolah lama nayna menanyakan tentang nayna kepada dia dan juga miss mita, sesuai kabar yang dia dapat dapat dari miss mita selama beberapa hari ini.