
"Nah itu kamu tau, jadi apa lagi yang kamu ragukan...?
"Begini mas, kita kan menikah karena perjodohan jadi apa kita bisa membina rumah tangga tanpa ada rasa cinta (ucap nayna sedikit ragu)
"Cinta...
Jujur saya adalah laki-laki yang tidak tau apa itu cinta. saya belum pernah merasakan cinta seperti yang di katakan banyak orang.
Begini saja, kalau kamu mau ada cinta di dalam rumah tangga kita nanti, kamu anggap saja semua janji yang sudah saya buat tadi adalah rasa cinta saya untuk kamu. Apa itu sudah cukup...?
"Maksud mas, mas belum pernah jatuh cinta, jadi mas belum pernah pacaran...? maaf mas saya lancang menanyakan itu. (kata nayna sambil mengatupkan kedua tangannya)
"Saya pernah pacaran, tapi dulu saat saya kuliah, tetapi saya tidak tau saya mencintai perempuan itu atau tidak, saya pacaran sama perempuan itu karena saya kalah taruhan dengan sahabat saya. (Nattan)
"Apa mas masih berhubungan dengan perempuan itu...? (tanya nayna mulai antusias)
"Saya sudah putus dengan perempuan itu 3 tahun yang lalu (Nattan)
"O o o...sudah putus. (nayna)
"Kamu sendiri, apa kamu punya pacar...? (tanya Nattan)
"Tidak...(jawab nayna sambil menggelengkan kepalanya)
"Pernah pacaran...? (Nattan)
"Belum pernah, karena ayah sama bunda selalu mengingatkan kepada nayna untuk tidak pacaran, karena pacaran itu dosa. (jawab jujur nayna)
"Oh... Tapi kenapa kita malah membahas tentang pacaran...? (tanya Nattan)
__ADS_1
"Bukannya mas yang bertanya. (Nayna)
"Kamu ya yang duluan bertanya tadi. Ya sudah kita lupakan itu.
Jadi apa kamu menerima perjodohan ini...?(Nattan)
"Tapi mas, saya masih takut kalau teman-teman di sekolah tau pasti mereka akan menjauhi saya dan membully saya. (nayna)
"Tidak akan ada yang tau, lagian kita kan menikah cuma di hadiri oleh anggota keluarga saja, dari mana mereka tau. (Nattan)
"Ya sih, tapi kalau saya hamil, otomatis mereka akan tau mas, atau mereka pasti akan menganggap saya wanita yang tidak-tidak, dan akan membully saya, saya gak mau itu terjadi (nayna)
"Kenapa kamu cemas, kalau kamu hamil kan kamu ada suaminya, kalau kamu hamil di luar nikah itu baru perlu kamu cemaskan. Lagian saya tidak akan membuat kamu hamil secepat itu, kita bisa menundanya.(Jawab Nattan enteng)
Apa kamu masih ragu...?
"Baiklah mas, saya terima perjodohan ini, asal mas menepati semua janji-janji mas Nattan. (Nayna)
"Ya mas,
"Semoga jalan yang saya ambil ini adalah jalan yang terbaik ya Allah untuk hidup saya. (do'a nayna dalam hati)
Nattan dan nayna kembali bergabung dengan semua anggota keluarga di ruang keluarga, Nattan mulai menceritakan inti dari pembicaraannya bersama nayna.
"Jadi kamu setuju sayang dengan perjodohan ini (tanya mami jihan kepada nayna)
"Ya mi. (nayna)
"Terima kasih ya allah, semoga dengan kebersamaan mereka dan janji-janji yang sudah mereka sepakati akan ada rasa cinta yang akan tumbuh diantara mereka. (do'a mami jihan di dalam hati)
__ADS_1
"Baiklah nak, kalau begitu setelah kita pulang dari ziarah kemakam kedua orang tua kamu di kota B kita akan langsung menikahkan kamu dengan Nattan. Bagaimana apa semuanya setuju...? (mami jihan)
"Ya saya setuju, lebih cepat lebih baik (kata kakek, di angguki oleh semua orang, kecuali nayna dan Nattan yang kaget atas keputusan mami)
"Apa harus secepat itu mi (tanya Nattan)
"Apa yang perlu kita tunda nak, hal yang baik itu harus segera di laksanakan tidak boleh di tunda-tunda. (kata mami jihan)
"Baiklah Nattan akan menuruti apa yang mami mau, tapi Nattan ada satu permintaan. (Nattan)
"Apa...?
"Setelah menikah nanti nayna akan tinggal bersama saya di dream house ya kakek, papi, mami.
"Kenapa begitu, apa tidak sebaiknya kamu dan nayna tinggal di rumah besar saja, mami gak mau jauh dari menantu mami.
"Biarkan saja mi, mereka tinggal di dream house, lagian kan kalau nayna pulang sekolah nayna akan kesini dulu, karena rumah ini dekat dengan sekolah nayna, jadi kalau Nattan sudah pulang dari kantor dia akan jemput istrinya kesini, (kata papi syam)
"Ya mi benar apa yang di katakan papi, lagian kan mami juga bisa main ke dream house nanti untuk bertemu nayna (kata Nattan)
"Baiklah kalau begitu, mami setuju. oh ya santi kamu bantu saya ya untuk menyiapkan pernikahan anak-anak kita.
"Ya jihan, saya pasti akan membantu kamu.
"Oh ya mami hampir saja lupa, besok kita semuanya berangkat ke puncak untuk liburan, mami tidak mau ada penolakan. besok semuanya sudah ada di sini jam 8 pagi. Nattan, ardy kalian juga ikut.
"Ya mi, (jawab Nattan dan ardy serentak)
Setelah semua perbincangan di ruang keluarga, semuanya kini sudah masuk ke dalam kamar mereka masing-masing, Nattan, ardy dan pak dedi juga sudah berpamitan untuk pulang ke rumahnya.
__ADS_1
*Bersambung*
jangan lupa vote, like dan komennya 🥰🥰🥰