Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Kesedihan Nayna


__ADS_3

Tidak butuh waktu lama ambulance pun datang ke lokasi kecelakaan, para tim medis memberikan pertolongan pertama kepada Andin yang sudah mulai kehilangan kesadarannya.


"Andin bangun, jangan tutup mata mu din. Aku ada di sini, aku akan selalu di samping kamu, kamu tahan sebentar lagi ya kita kerumah sakit.


Andin cuma bisa sedikit tersenyum mendengar kata-kata dari sahabatnya dan mulai memejamkan matanya.


"Andin...(lirih nayna sambil terus terisak)


"Sudah (Kata salah satu perawat kepada timnya) ayo sekarang kita angkat perlahan. (sambil mengangkat tubuh andin dan di masukan ke dalam ambulance)


Di dalam ambulance nayna terus-terusan memanggil nama sahabatnya, nayna saat itu di dampingi oleh miss Mita wali kelasnya yang selalu memberikan kekuatan kepada nayna sambil terus merangkul tubuh nayna yang terus saja terisak.


Sesampainya di rumah sakit tim medis segera membawa andin ke IGD, nayna dan miss mita selalu mendampingi sampai di depan ruang IGD.


"Ma'af dek, adek tunggu di luar dulu ya, biar teman adek di tanganin dokter dulu. (kata salah seorang perawat)


"Selamatkan teman saya suster, saya mohon, selamatkan dia. (kata nayna sambil mengatupkan kedua tangannya di depan dada)


"sabar ya dek, sekarang temannya lagi di tangani dokter. kita serahkan semuanya kepada sang pencipta. adek do'akan semoga temannya baik-baik saja. saya permisi dulu.


Perawat wanita itu masuk kedalam ruangan, sedangkan diluar nayna tidak henti-hentinya berdo'a sambil sesekali mengusap air matanya. Miss Mita merangkul nayna sambil membawanya duduk di kursi yang sudah di sediakan.


"Miss, Andin akan baik-baik sajakan miss..? nay takut terjadi apa-apa dengan Andin. Andin akan baik-baik sajakan miss...?(tanya nayna yang masih terus terisak di pangkuan miss mita)


"Ya kita do'akan semoga andin kuat dan baik-baik saja. nay juga harus kuat jangan menangis lagi ya kasihan Andinnya pasti dia ikut sedih kalau lihat keadaan nayna seperti ini.

__ADS_1


"Insyaallah nay kuat kok miss, nay gak nangis lagi. (sambil mengusap matanya yang sudah bengkak karena menangis)


"Ya udah kalau begitu kita obatin dulu ya luka di kening, kaki dan tangan nayna.


"Tapi nay gak mau tinggalkan andin sendiri di sini miss, bagai mana kalau andin bangun dan melihat nay tidak ada di sini, pasti dia cemas cari nayna.


"Ya udah nay tunggu sebentar di sini ya, miss panggilkan perawat dulu untuk bersihkan dan ngobatin luka nayna.


"Ya miss, nay tunggu disini


Miss Mita pergi memanggil perawat untuk mengobati luka nayna, nayna kembali meneteskan air mata sambil menatap pintu yang masih tertutup.


"Andin...bangun, kamu pasti kuat melalui ini semua, bangun din bangun, demi aku din, demi janji mu kepada aku din, aku tagih sekarang janji kamu din sama aku. jadi aku mohon bangun din, bertahanlah din, aku sangat menyayangi mu din. kamu bukan cuma sahabat bagi ku, kamu adalah keluarga ku satu-satunya, kamu saudara ku din, cuma kamu yang aku punya di dunia ini din, jadi aku mohon berjuanglah dan bertahanlah din demi aku, demi ibu dan adek-adek panti. (Lirih nayna dalam hati)


Nayna pun tersadar dari lamunannya ketika miss Mita memegang pelan bahunya, nayna melirik miss Mita dan juga seorang perawat yang sudah membawakan peralatan medis untuk mengobati nayna.


"Bagaimana keadaan siswi kita miss Mita (kata kepala sekolah)


"Kami belum tau pak, dokter masih di dalam menanganinya. (jawab miss mita)


"Baiklah kita tunggu aja, semoga dia baik-baik saja.


"Aamiin...(kata mereka serentak kecuali nayna yang masih terus diam yang sesekali mengusap air matanya)


" Kamu baik-baik saja kan nay...? (tanya riko kepada nayna)

__ADS_1


Nayna tetap diam tidak menjawab pertanyaan riko, nayna masih sibuk dengan pikirannya sendiri dia tidak sadar semua mata sekarang tertuju padanya.


"Nay...(panggil miss mita sambil menepuk lembut pundak nayna)


"Ya miss, apa andin udah keluar (katanya spontan)


"Belum nay, kamu melamun...? Ditanya riko tuh, kamu baik-baik saja katanya.


Seketika nayna menatap 3 orang yang berdiri di dekatnya dia baru menyadari kalau di dekatnya bukan cuma ada miss mita aja, lalu menyapa guru-gurunya dan juga riko sambil sedikit tersenyum.


"Nay baik-baik aja kok, suster sudah mengobati luka-luka nay tadi.


"Baik lah nak, sekarang kita do'akan saja semoga nak andin baik-baik saja.


Tidak lama dokter pun keluar dari ruangan.


"Dengan keluarga pasien (kata dokter)


Seketika nayna, miss mita dan yang lainnya mendekat ke arah dokter


"Kami guru-gurunya dokter, saya kepala sekolah tempat pasien bersekolah, ini temannya (kata kepala sekolah sambil menunjuk nayna)


"Bisa saya bicara sama keluarga pasien...


"Sampaikan saja kepada kami dok, siswi kami itu adalah anak yatim piatu yang di besarkan di panti asuhan, kami sudah mengabari ibu pantinya sebagai wali siswi kami. sekarang dia masih di dalam perjalanan, kalau ada yang perlu di sampaikan langsung aja sampaikan kepada kami dok, sekarang saya walinya karena dia salah satu murid di sekolah yang saya kelola. (tegas pak Andre ""kepala sekolah"")

__ADS_1


"Baiklah, saya akan sampaikan kepada bapak dan ibu saja...(dokter pun menjeda ucapannya) Begini pak buk...!!!


__ADS_2