
"Mas bangun...! ini udah siang. (kata nayna saat membangunkan Nattan yang di tinggal nayna untuk membuat sarapan) Bangun mas...! (kata nayna lagi lalu menarik selimut yang di gunakan Nattan)
"5 menit lagi sayang (kata Nattan lalu menarik selimut nya kembali)
"5 menit...! ini udah siang loh mas. Ayo bangun...! (omel nayna sambil menarik selimut Nattan lagi)
"Iya sayang, tapi kasih mas waktu sebentar lagi ya, mas masih ngantuk. (kata Nattan masih tanpa membuka matanya dan menarik selimut yang di tarik nayna)
"Ya udah mas lanjut aja tidur nya, nay gak akan membangunkan mas lagi. Nay akan sarapan sendiri aja. (kata nayna dengan nada suara yang sudah mulai jengkel atau marah, lalu nayna pun berlalu pergi dan keluar dari dalam kamar)
Nattan hanya membuka matanya sedikit melihat ke arah nayna yang sedang berjalan keluar dari dalam kamar.
Nattan memejamkan kembali matanya menarik selimut menyelimuti tubuhnya. Tidak lama, Nattan kembali membuka selimut, menggeliat, lalu duduk.
Nattan menatap pintu kamar, lalu dengan malas nya Nattan pun masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
Beberapa menit kemudian Nattan keluar dari dalam kamar mandi dengan pakaian santai yang biasa di gunakan saat di rumah. Nattan pun keluar dari dalam kamar lalu pergi ke arah dapur.
Saat sampai di sana Nattan tidak mendapati nayna di sana, hanya makanan yang sudah tersusun rapi di atas meja makan.
"Sayang...(panggil Nattan) 3X
Karena tidak mendengar satuan dari nayna, dengan sedikit khawatir Nattan mencari nayna ke ruangan depan, dan juga ke teras depan, tetapi Nattan tidak menemukan nayna di sana.
"Nay...Nayna...Sayang...(panggil Nattan dengan suara yang besar dan berteriak)
Nattan tetap tidak mendengar satuan dari nayna. Walaupun sudah beberapa kali Nattan memanggil nayna bahkan dengan berteriak dan mondar mandir sana sini melihat di setiap ruangan, tetapi Nattan tetap belum menemukan nayna.
Nattan sudah mulai panik
"Di mana kamu sayang...? (lirih Nattan)
"Nay...Nayna...Sayang...(panggil Nattan lagi)
Nattan mulai frustasi, mengacak-acak rambut nya. Merasa bersalah karena tidak menghiraukan nayna saat nayna memanggilnya tadi.
"Kamu pergi kemana sih sayang...? (lirih Nattan lagi)
Dan Nattan pun teringat sesuatu
Dengan cepat Nattan berlari, dan masuk ke dalam kamar, lalu Nattan pun mengambil ponselnya yang ada di atas meja rias.
__ADS_1
Nattan mencari nomor kontak nayna lalu menghubunginya.
"Nomor yang anda tuju tidak dapat di hubungi...."
"Kenapa nomornya tidak aktif, apa jangan-jangan nayna sengaja mematikan ponselnya karena dia marah sama saya..! (seru Nattan yang berbicara pada dirinya sendiri)
Nattan kembali mencoba menghubungi nomor kontak nayna, tetapi tetap sama ponsel nayna masih tetap tidak dapat di hubungi.
Nattan bertambah khawatir...
"Apa mungkin nayna pergi ke makam ayah dan bundanya....? Em...saya rasa itu mungkin....
Baiklah saya akan mencarinya di sana. (Kata Nattan yang masih berbicara sendiri)
Nattan mengambil kunci mobil, lalu dengan sedikit berlari Nattan pun keluar dari dalam kamar, berjalan menuju pintu utama rumah.
Nattan membukanya lalu saat Nattan ingin mengunci pintu Nattan samar-samar mendengar nada dering ponsel yang biasa di gunakan nayna.
Nattan menoleh ke belakang, mencari sumber suara, sebelum nada dering itu berhenti.
Nattan melangkah pelan ke samping rumah, mencari sumber suara.
Nattan menghembuskan nafas, mengurut dada, lalu Nattan pun tersenyum, saat Nattan melihat nayna yang sedang duduk di bangku taman samping rumah, sambil berbicara lewat ponselnya.
Dengan langkah yang pelan Nattan mendekati nayna, lalu Nattan pun duduk di sebelah nayna tanpa berkata apa pun.
Nayna menoleh ke arah karena sedikit kaget ada seseorang yang menghampirinya. Lalu nayna pun kembali melihat ke arah depan dan masih berbicara lewat ponselnya.
๐ (Nayna) Baiklah mami, insyaallah lusa kita pulang. Salam untuk kakek dan papi ya mi. Assalamualaikum...By mi...(kata-kata nayna yang di dengar oleh Nattan)
Lalu sambungan ponsel pun terputus.
"Telpon dari mami sayang...? (tanya Nattan)
"Iya (jawab singkat nayna)
"Em...ada apa mami nelpon, apa mami minta kita untuk pulang...? (tanya Nattan lagi)
"Itu mas, mami tadi ngabarin katanya mami sudah mendaftarkan nay di kampus 'Pelita bersama dinda dan dita, Jadi untuk jurusan yang nay ambil itu hari senin ini tes nya. Makanya mami nelpon untuk memberi tahu itu. (kata nayna)
"Tes, maksudnya ujian untuk masuk ke kampus itu sayang...? (tanya Nattan heran)
__ADS_1
"Iya mas untuk masuk ke kampus itu. (kata nayna)
"Kenapa harus repot-repot ikut tes atau ujian sih sayang, mas kan ada, mas bisa membantu kalian. Kalau sayang mau mas bisa meminta ardy sekarang untuk menghubungi rektor kampus itu, jadi kamu dinda dan dita gak perlu repot-repot ujian. Dan mas pastikan kalian pasti akan di terima kuliah di kampus itu tanpa harus mengikuti tes atau apa lah itu. Bagaimana...! Apa sayang setuju dengan ide mas...? (kata Nattan sambil menatap nayna)
"Maaf ya mas, nay gak setuju dengan ide mas itu. Karena nay mau, nay masuk di kampus itu hasil dari nay sendiri mas, bukan bantuan dari mas atau yang lain. Nay juga sudah menceritakan keinginan nay ini kepada kakek, papi, dan mami sebelum berangkat ke sini, dan mereka mendukungnya. Kata kakek, kakek yakin nay bisa masuk kuliah di kampus itu tanpa bantuan dari siapa pun (ucap nayna)
"Sayang...mas bukannya meragukan kamu, mas sama dengan kakek, mas juga yakin kamu bisa masuk kuliah di kampus itu tanpa bantuan dari siapa pun. Tapi, mas memberikan ide seperti tadi itu, supaya kamu, dinda dan dita tidak repot harus mengikuti prosedur dari kampus. (kata Nattan meyakinkan nayna)
"Tapi mas nay mau mengikuti prosedur dari kampus itu mas...!!! Apa mas Nattan tau kenapa nay memilih untuk kuliah di kampus 'Pelita bukannya di kampus yang mas rekomendasikan kemarin itu...? Padahal kampus yang mas rekomendasikan itu adalah kampus yang paling banyak di minati, karena kampus itu juga salah satu kampus terkenal di kota J...(tanya nayna)
"Bagaimana mas bisa tau sayang...kamu aja gak pernah cerita kepada mas alasannya kenapa kamu mau kuliah di kampus 'Pelita bukannya di kampus yang mas rekomendasikan itu. Tapi setelah mas pikir-pikir, mungkin karena sayang mau selalu bersama-sama dengan ke dua sahabat sayang itu, dinda dan dita. Kan mereka berdua juga mau kuliah di kampus itu juga. (kata Nattan, yang menerka-nerka)
"Itu juga salah satunya mas nay mau ambil kuliah di kampus itu, tapi yang paling utama, kampus itu tidak di dalam genggaman mas Nattan, jadi mas Nattan gak akan bisa melakukan apa yang mas mau, seperti membantu nay untuk langsung di terima di kampus itu tanpa mengikuti prosedur yang ada. Mas mengerti kan maksud nay....? Maaf ya mas, bukannya nay mau menolak bantuan dari mas, jujur nay sangat senang mas selalu membantu nay apapun itu. Tetapi kali ini nay ingin mencoba untuk lebih mandiri mas. Sekali lagi maaf ya mas. (kata nayna)
"Ya sayang mas mengerti kok, dan mas tidak ada masalah kok sayang itu mau kuliah di kampus mana, mas janji mas gak akan ikut andil di sana. Yang penting sayang senang dan sayang harus selalu ingat kewajiban sayang cuma itu aja yang mas inginkan. (ucap Nattan lalu tersenyum nakal kepada nayna)
"Iya mas insyaallah allah, walaupun sesibuk apapun nay nantinya nay akan selalu ingat kewajiban nay. (kata nayna)
"Baiklah kalau begitu lusa kita pulang, dan sekarang kita masuk yok, mas sudah lapar banget. Sayang juga belum sarapan kan...? (tanya Nattan)
" Ya mas belum, ya udah ayo...(ajak Nayna)
Nayna pun berdiri dari duduknya, begitu juga dengan Nattan, mereka berdua masuk ke dalam rumah sambil berpegangan tangan, karena Nattan dengan cepat meraih dan menggenggam tangan nayna.
Nattan duduk di salah satu kursi makan, nayna mengisi piring makan untuk Nattan terlebih dahulu lalu di letakan nya tepat di hadapan Nattan.
"Terima kasih sayang...(ucap Nattan)
"Sama-sama mas (jawab nayna, lalu nayna juga duduk di kursi makan di samping Nattan setengah terlebih dahulu mengisi piring makan nya)
Nattan dan nayna makan dalam diam....
...Bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......
...๐ค๐ค๐ค...
...Vote, like dan komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit nya โค biar tau kalau author sudah update....
__ADS_1
...๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ...
...Terima kasih ๐...