Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Izin Ke luar Kota


__ADS_3

Pagi


Dimulainya hari adalah saat pagi hari, yaitu saat matahari baru saja naik ke permukaan dan siap untuk menemani hari anda melakukan aktifitas.


Biasanya saat pagi hari seseorang bangun tidur dan berdoa berterima kasih kepada Tuhan karena hari ini ia masih diberikan kesempatan untuk melakukan hal baik dan juga untuk melaksanakan aktifitas sehari harinya.


Pagi hari yang cerah dan penuh dengan aura yang segar, adalah saat yang tepat untuk mengisi diri kita dengan hal hal yang positif dan juga hal hal yang indah.


Tetesan embun dari dedaunan membasahi tanah di sekitarnya, kicauan burung, dan bunga bermekaran menyambut pagi yang indah itu.


Di pagi yang indah dan sejuk itu, terlihat 3 orang remaja yang tampak sedang berjalan-jalan di taman yang ada di depan rumah mewah nan asri itu.


Mereka menikmati bunga-bunga yang bermekaran, sambil menghirup udara segar pagi hari, canda tawa mengiringi langkah mereka.


Dari kejauhan tampak seorang pria tampan yang memperhatikan mereka dari kejauhan, pria itu tersenyum melihat kebahagiaan yang tergambar jelas di wajah orang yang sangat dia cintai.


Tidak seperti pagi bisanya, pagi ini nayna di temani oleh sahabatnya untuk berjalan-jalan di pagi hari. Bisanya bik Minah lah yang menemani nayna untuk sekedar berjalan-jalan di taman depan rumah atau di taman kompleks yang tidak jauh dari rumah.


Tetapi pagi ini nayna di temani oleh kedua sahabatnya.


***


Beberapa menit kemudian, semuanya sudah duduk rapi di meja makan, mereka sudah tampak segar. Mereka sedang menikmati sarapan yang sudah di siapkan oleh bik Minah.


Setelah selesai, Bik Minah yang di bantu oleh nayna dan dinda membereskan meja makan. Dita hanya duduk diam di sana karena nayna melarangnya melakukan apa pun.


Meja makan sudah tampak rapi kembali, nayna, dita dan dinda pergi ke ruang keluarga dan mereka duduk di sana.


Nayna melihat ke arah ruang kerja Nattan, yang pintunya tidak tertutup. Dan nayna meyakini kalau Nattan ada di dalam sana.


"Kita jadi kan nay ngerjakan tugas kelompok yang kemarin itu...? (tanya dinda)


"Ya din jadi, terus siapa yang akan jemput mereka bertiga, bukannya mereka gak tau alamat gue. (ucap nayna)


"Iya ya nay, ya udah kalau begitu gue aja yang jemput. Gue berangkat sekarang ya. (kata dinda)


"Gak perlu dinda, kamu di sini aja. Biar mang koko yang jemput teman-teman yang lain, nanti kasih aja alamat lengkap mereka sama mang koko, dan kamu kabari aja mereka kalau yang jemput mereka adalah supir nayna. (ucap Nattan, yang sudah berdiri di dekat sofa yang di duduki nayna)


Nayna, dita dan dinda yang kaget langsung melihat ke arah Nattan.


"Baik mas Nattan. (jawab dinda cepat, masih melihat ke arah Nattan)

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu mas pinjam nayna nya sebentar ya dinda, dita. (ucap Nattan)


"Ya mas (jawab dinda dan dita serentak)


"Ada apa mas...? (tanya nayna)


"Mas ada perlu sama sayang sebentar, ikut mas dulu yok. (ucap Nattan)


"Ya mas (kata nayna sambil berdiri dari duduk nya)


Sebentar ya din, dit. (kata nayna, dan di tanggapi dengan anggukan dari kedua sahabatnya)


Nayna mengikuti langkah kaki Nattan, naik ke lantai 2 rumah mereka, menuju kamar.


Nayna mempercepat langkahnya mengimbangi langkah kaki panjang Nattan.


"Ada apa mas...(tanya nayna, saat mereka sudah masuk ke dalam kamar)


"Kita duduk dulu di sana. (ucap Nattan sambil membawa nayna duduk di sofa yang ada di kamar mereka)


Setelah duduk, nayna menatap Nattan, Nattan yang merasa berat untuk mengatakan kepada nayna, mengambil nafas lalu menghembuskan secara berlahan.


Nattan menggeser posisi duduknya, mendekat ke nayna.


Nayna terdiam, cukup lama nayna diam. Nattan menatap istrinya itu, Nattan tau nayna kaget dan tampak wajahnya sangat sedih.


Memang ini adalah pertama kalinya Nattan meninggalkan nayna sejak mereka menikah, karena itu Nattan sangat berhati-hati untuk memberi tau kepada nayna.


Nayna berusaha menahan air matanya untuk tidak tumpah, nayna menarik nafasnya lalu menghembuskan nya secara berlahan.


"Hari ini...? dan berapa lama mas dan mas ardy di sana...? (tanya nayna dengan suara yang sudah berat)


"Ya sayang, mas pergi hari ini. Dan sebentar lagi ardy akan datang menjemput mas untuk ke bandara. Untuk berapa harinya mas di sana...!! Mas belum tau sayang, yang pasti kalau urusannya sudah selesai mas akan pulang. Mas janji akan mengusahakan pulang secepat mungkin. Mas gak mungkin meninggalkan sayang terlalu lama di sini. Apa lagi mami, papi, ibu santi dan juga kakek tidak ada di sini. (kata Nattan sambil membelai lembut kepala nayna yang tertutup hijabnya)


Air mata yang sejak tadi di tahan oleh nayna akhirnya tumpah juga, air matanya sudah membasahi pipi mulusnya. Nattan memeluk istrinya itu. Tangisan yang sejak tadi di tahan oleh nayna keluar juga, nayna menangis tersedu-sedu di pelukan Nattan.


Sejak Nattan menikahi nayna, Nattan memang belum pernah meninggalkan nayna, apa lagi dalam waktu yang sangat lama serta dengan jarak yang sangat jauh.


Semenjak kakek, mami dan papi berada di jepang, nayna selalu menghabiskan waktunya bersama Nattan, di tambah lagi dengan kepulangan ibu santi dan juga bik Minah ke kampung pada saat itu, selain di sekolah nayna menghabiskan waktunya bersama Nattan.


Ibu santi memang beberapa hari yang lalu pulang ke kampung nya karena ada kerabatnya yang pesta. Jadi sampai saat ini ibu santi belum juga kembali.

__ADS_1


"Sayang jangan menangis kayak gini, kalau sayang menangis mas merasa berat meninggalkan sayang di sini. Sebenarnya mas mau ngajak sayang ke sana tetapi sayang kan harus sekolah, gak mungkin kan sayang harus izin lagi. Bisa-bisa kakek marah sama mas karena membawa pengaruh buruk sama sayang. (kata Nattan)


Nayna melepaskan pelukannya dari Nattan, lalu nayna menyeka air matanya.


"Ya mas benar nay sudah terlalu banyak izin dari sekolah, Tapi mas harus janji ya kalau urusannya sudah selesai mas langsung pulang ya. (kata nayna yang suaranya masih terdengar berat)


"Iya sayang mas janji, mas usahakan pulang lebih cepat. Sayang jaga diri baik-baik di sini ya. Oh ya selama mas gak ada sayang minta dinda dan dita temani di sini ya, biar sayang gak terlalu kesepian. Ya mas tau ada bik Minah sama mang koko di sini, tetapi kalau ada dita dan dinda di sini kan tambah rame. (kata Nattan)


"Ya mas nanti nay coba bilang ke dinda dan dita untuk tinggal di sini beberapa hari lagi. (kata nayna)


"Ya sayang, ya udah jangan nangis lagi ya. Kalau begitu mas mau siap-siap dulu ya. Oh ya tolong kasih tau bik Minah sayang untuk menyiapkan pakaian yang mau mas bawa. (kata Nattan lalu mengecup kening nayna)


"Gak usah mas, biar nay aja yang siap kan. Udah sana Mas siap-siap, nanti mas ardy datang lagi. (kata nayna sambil mendorong tubuh Nattan)


"Emang sayang gak capek menyiapkan sendiri...? (tanya Nattan)


"Gak mas, udah siap-siap sana. (kata nayna lagi)


Nattan pun berdiri dari duduk nya, dan masuk ke dalam kamar mandi, nayna termenung menatap Nattan yang melangkah masuk ke dalam kamar mandi, Lalu nayna pun bangkit dari duduk nya, dan masuk ke dalam kamar ganti.


Nayna menyiapkan pakaian untuk di kenakan oleh Nattan, lalu nayna mengambil koper sedang lalu memasukan semua keperluan Nattan di sana. Nayna menyusunnya dengan rapi.


"Udah selesai sayang...? (tanya Nattan saat masuk ke dalam kamar ganti, dengan hanya menggunakan handuk yang di lilitkan di pinggang nya)


Nayna yang masih belum terbiasa melihat pemandangan itu seketika langsung mengalihkan pandangannya.


"Sebentar lagi mas, baju yang mau mas pakai sekarang mas ada di sana udah nay siap kan. (kata nayna sambil menunjuk pakaian Nattan yang sudah diletakkannya di atas meja rias yang ada di dalam kamar ganti itu. Dan masih menundukkan pandangannya)


"Terima Kasih sayang (ucap Nattan sambil tersenyum melihat istrinya yang tampak masih malu melihat dirinya yang bertelanjang dada)


"Ya mas. (jawab canggung nayna)


Nattan mengambil pakaian yang sudah di siapkan nayna, lalu membawanya masuk ke dalam kamar mandi untuk menggantinya di sana.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...


...🤗🤗🤗...


...🥰🥰🥰...

__ADS_1


...Terima Kasih 🙏...


__ADS_2