
Di pagi hari bisa menambah semangat dan membuat hari-hari menjadi bahagia. Semangat, satu kata simpel dan sederhana yang sering diperlukan seseorang, terutama sebelum menjalani aktivitas sehari-hari.
Tidak seperti pagi biasanya, hari ini nayna tampak telat untuk bangun, setelah bersiap dengan seragam sekolah nya nayna turun ke bawah sambil terus melihat layar ponselnya.
"Selamat pagi dinda, dita. (ucap nayna saat sudah sampai di meja makan di mana kedua sahabatnya sudah duduk di sana)
"Pagi nay. (jawab dinda dan dita berbarengan)
"Lo kenapa nay...? (tanya dita sambil bangkit dari duduknya mendekati nayna yang saat ini sudah duduk di kursi meja makan)
"Iya nay lo kenapa, kenapa wajah lo sembab seperti itu...? Apa lo sakit...? Atau lo habis menangis nay...? (tanya dinda sambil menghadap ke nayna)
"Gue gak apa-apa kok dita, dinda. Cuma gak bisa tidur aja semalam. (jawab nayna)
"Benaran nay lo gak apa-apa...? (tanya dita)
"Iya dita gue gak apa-apa. Ya udah duduk sana... kita sarapan nanti kita telat lagi ke sekolah nya. (ucap nayna sambil tersenyum kepada kedua sahabatnya)
*Nayna berusaha kuat dan tersenyum di depan kedua sahabatnya, supaya kedua sahabatnya tidak terlalu khawatir kepadanya.
Mereka bertiga pun sarapan, dita dan dinda sesekali melihat ke arah nayna yang tampak tidak berselera dan semangat untuk makan.
Nayna hanya menyuapi makanan beberapa sendok dengan porsi kecil kedalam mulutnya, Nayna lebih banyak mengaduk-aduk makanan yang ada di depannya dengan tatapan yang kosong.
Dinda dan dita tampak sedih melihat nayna seperti itu, mereka mengerti sejak nayna menikah dan memiliki keluarga baru nayna sudah tidak lagi merasa kesepian, tatapannya tidak pernah kosong lagi, nayna juga tidak pernah lagi melamun atau pun menyendiri. Wajahnya nayna selalu di hiasi dengan keceriaan dan kebahagiaan, nayna yang sekarang jauh berubah dari yang dulu saat awal pertama dinda dan dita mengenali nya saat di sekolah. Makanya kalau di tinggal lagi sendiri seperti ini nayna akan tampak sedih lagi.
Nayna pernah bercerita kepada kedua sahabatnya kalau dia saat ini sudah sangat bahagia, dan dia berharap semoga dia tidak lagi di pisahkan dengan orang-orang yang dia sayangi, walaupun hanya di pisahkan oleh jarak.
*Bisa di bilang nayna itu trauma karena di tinggal oleh orang-orang yang dia sayangi.
Dinda dan dita saling tatapan, seakan mereka berbicara melalui tatapan satu sama lain.
"Apa kalian berdua sudah selesai...? (tanya nayna yang memecahkan keheningan membuat kedua sahabatnya itu refleks menatap ke arah dia)
"Gue udah kenyang, kalau kalian sudah selesai kita berangkat ke sekolah sekarang ya. Nanti kita telat. (ucap nayna lagi)
"Ya nay kita berangkat sekarang. Gue udah siap kok (ucap dinda sambil meraih gelas minumnya dan meneguk air nya)
"Gue juga udah nay (ucap dita)
"Ya udah kalau begitu kita berangkat sekarang. (kata nayna sambil berdiri dari duduknya lalu berjalan ke arah depan)
Dinda dan dita mengikuti langkah kaki nayna.
__ADS_1
"Bik nay, dita dan dinda berangkat ya bik, maaf meja makannya gak di bereskan kita takut telat bik. (pamit dan ucap nayna kepada bibik yang sedang membersihkan ruang keluarga)
"Ya non, gak apa-apa biar nanti bibik yang bereskan. (ucap bik Minah)
"Terima kasih ya bik, kalau begitu kita pamit berangkat dulu. Assalamualaikum... (ucap nayna)
"Wa'alaikumsalam...hati-hati ya non (jawab bik Minah)
"Kita pamit ya bik Assalamualaikum...(ucap dinda)
"Assalamualaikum...bik (ucap dita)
"Ya non dinda non dita hati-hati Wa'alaikumsalam...(Jawab bik Minah)
Setelah berpamitan dengan bik Minah, nayna dita dan dinda masuk ke dalam mobil yang sudah di siap kan oleh mang koko.
Mang koko mengantar ketiganya ke sekolah. Selama dalam perjalanan nayna lebih banyak diam, dia cuma sesekali menanggapi candaan serta menjawab pertanyaan dari kedua sahabatnya.
Dinda yang biasanya selalu bisa mencairkan suasana hati nayna, tetapi kali ini tidak berhasil.
Walaupun bibir nayna tersenyum tetapi itu tidak berangsur lama wajah masih tampak sedih.
Mereka sampai ke sekolah. Setelah berpamitan kepada mang koko, mereka berjalan santai masuk ke kawasan sekolah. Dan pada saat mereka melihat satpam menutup gerbang sekolah, ketiganya saling tatap.
Ketiganya mulai berlari menuju kelas.
"Alhamdulillah...!! untung gak terlambat. (kata dinda dengan nafas yang masih ngos-ngosan sambil mendudukkan diri di kursinya)
"Ya Alhamdulillah...gue kira guru sudah masuk tadi, abis pak satpam sudah menutup gerbangnya. (ucap dita yang duduk di sebelah dinda)
"Ya gue juga heran kenapa pak satpam cepat sekali menutup gerbangnya ini kan masih kurang 15 menit lagi jam masuk. (kata nayna sambil melihat jam yang melingkar di tangannya)
"Apa masih 15 menit lagi nay...? sialan tuh pak satpam, pasti mereka mengerjai kita. Awas aja ya mereka gue kerjain balik mereka nanti. (kesal Dinda sambil memukul meja nya)
"Udah dinda gak usah kesal seperti itu, kan lo sendiri juga suka usil ke mereka makanya mereka balas ke lo. (kata dita)
"Ya dinda, makanya jangan usil. Jadi nya kita juga kena balasan dari keusilan lo itu ya gak dit...? (ucap nayna)
"Benar bangat nay (ucap dita)
Mereka bertiga pun tertawa....
"Akhirnya nay lo tertawa lepas juga, gue bersyukur karena keusilan gue lo akhirnya tertawa lagi. Gak apa-apa nay walau sebentar yang penting Lo bisa melupakan sejenak kesedihan dan ketakutan lo. (ucap dinda dalam hati sambil menatap nayna)
__ADS_1
"Hai nayna, dita, Dinda. Udah lama datang nya...? (tanya jesi yang baru saja masuk ke dalam kelas bersama mega dan sintia)
"Hai, kita baru aja nyampai, kalian bertiga baru nyampai juga...? (tanya dinda)
"Gak kok din, kita udah sampai dari tadi, tadi kita cari sarapan dulu di kantin. Kalian udah pada sarapan...?(kata jesi)
"Oh...udah kok kita udah sarapan. (ucap dinda)
"Udah semuanya, duduk di tempat duduk masing-masing (kata ibuk rita, yang baru saja masuk kedalam kelas)
"Ya buk...(jawab samua murid-murid nya, dan duduk di tempat duduk masing-masing)
"Baiklah kita absen dulu, sebelum mulai pelajarannya (ucap ibuk rita)
Ibuk rita mulai mengabsen. Setelah selesai.
"Baiklah, kita mulai pelajarannya, untuk tugas kelompok yang ibuk minta kemarin tolong di kumpulkan. (kata ibuk rita)
Semua perwakilan kelompok mengumpulkan tugas mereka dan meletakan nya di atas meja guru. Lalu mereka semua kembali ke tempat duduk masing-masing.
Pelajaran pun di mulai. Ibuk rita mulai menjelaskan materi pembelajaran, dan memberikan tugas untuk di kerjakan oleh para siswa siswinya.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......
...π€π€π€...
...Vote, like dan komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit nya β€ biar tau kalau author sudah update....
...π₯°π₯°π₯°...
Maaf selalu telat untuk update nya teman-teman, Author di sini lagi susah sinyal karena sering mati lampu. Ya maklum pedesaan πππ.
Terima kasih atas semua yang sudah memberi komen, vote dan like nya, dan selalu ngertiin Authorπ€π
Teman-teman, Walaupun Author gak setiap hari update tapi author selalu membaca setiap komen dari teman-teman semua ya setiap kali mau update selanjutnya, karena komen dari kalian semua membuat author tambah semangat untuk menulis lagi. Itu author lakukan dari awal author mencoba untuk menulis novel ini.
Terima kasih untuk komen yang selalu membuat author selalu semangat menulis dan update ππ
dan untuk yang selalu komen buat author drop juga terima kasih ya π, tapi tolong harap di mengerti juga ya, jangan selalu komen yang *** (semua mengerti lah) πππ Maaf
__ADS_1
...#Terima Kasih π...