
Tok tok...
"Kakek...(panggil Nattan)
"Kakek...ini Nattan, Kakek tolong bukakan pintunya, Nattan tau kakek ada di dalam. Kakek... (Panggil nattan, sambil mencoba membuka pintu kamar)
Pintunya di kunci, Nattan berkali-kali memanggil dan berbicara kepada kakek tetapi masih belum ada jawaban dari kakek.
"Ya sudah terserah kakek kalau kakek gak mau keluar menemui kami, dan berbicara kepada kami. Baiklah, lebih baik kami pulang aja. Tadi sih niatnya kami mau nginap di sini, tetapi karena kakek seperti ini kami pulang aja. (kata Nattan dengan suara yang besar yang tentunya di dengar olah kakek)
"Sayang sepertinya kakek benaran marah sama kita, ternyata mas salah, tadi mas kira kakek gak akan bisa marah sama kita, tetapi nyatanya kakek benaran marah sama kita. Udah sayang gak usah menangis lagi ya. Kita pulang ke dream house sekarang...! kalau kita masih nginap di sini itu akan menambah kesedihan sayang aja. Jadi kita pulang ya...! (kata Nattan menatap nayna sambil memegang kedua bahu nayna)
Nayna menatap mata Nattan, air matanya jatuh semakin deras.
"Tapi mas kakek bagaimana...!! (kata nayna sendu)
"Udah gak apa-apa, nanti kita pikirin lagi bagaimana caranya untuk menemui kakek. Kita pulang sekarang ya...! (bujuk kakek)
Nayna tidak menjawab, dia hanya menganggukkan kepalanya. Nattan pun merangkulnya.
"Kek, kita berdua pulang ya...! Dan maaf kalau kita berdua ada salah. (ucap Nattan)
Masih tidak ada sautan dari kakek.
Tidak lama terdengar suara seseorang yang sedang membuka kunci pintu.
Nattan dan nayna tau kalau kakek membuka pintu, tetapi mereka berdua berpura-pura tidak mendengarnya.
"Kalian berdua tidak bisa pergi begitu saja (ucap kakek setelah pintu kamarnya berhasil terbuka)
Nattan dan nayna menghentikan langkah nya, lalu menoleh ke belakang secara bersamaan. Melihat ke sumber suara.
"Kakek...(ucap nayna, lalu nayna berlari dan memeluk kakek)
Kakek membalas pelukan dari nayna, Nattan pun berjalan mendekat ke nayna dan kakek.
Nayna melepas pelukannya, lalu menatap kakek dengan deras nya air mata yang membasahi pipi nya.
Kakek mengusap air mata nayna yang membasahi pipi nya.
"Kakek kenapa sih...! kenapa kakek kesal dan marah sama nay dan mas Nattan. Kenapa...! Apa salah kita kek. (ucap nayna dengan suara yang tersedu-sedu)
__ADS_1
"Kakek gak kenapa-kenapa kok nak, kakek gak marah atau pun kesal kok sama kalian. (ucap kakek)
"Kakek bohong, kakek pasti marah dan kesal sama kita (kata nayna lagi dengan tegas sambil mengusap air matanya)
"Kakek gak bohong kok, kakek gak marah dan kesal sama kalian (ucap kakek, lalu kakek pun masuk ke dalam kamarnya untuk menghindari tatapan dari nayna)
Kakek duduk di pinggir tempat tidurnya. Nayna melihat kakek masuk ke dalam kamar, dengan cepat menyusul masuk dan duduk di sebelahnya. Sedangkan Nattan hanya berdiri di ambang pintu sambil menyandarkan tubuhnya dan melipat kedua tangan nya melihat ke dalam kamar menyaksikan drama yang di buat oleh kakek dan istrinya itu.
"Kakek gak usah bohong dan cari-cari alasan lagi, udah jelas-jelas kakek marah dan kesal sama kita, itu buktinya dari tadi kakek gak mau bukakan pintu kamar untuk kita dan kakek juga gak mau kan tadi menemui kita. (kata nayna)
"Kakek bukan nya gak mau menemui kalian dan gak mau membukakan pintu tadi. Kakek kan lagi tidur, jadi kakek gak tau kalian datang dan manggil-manggil kakek tadi. (alasan kakek)
"Huh...alasan kakek bagus bangat, apa kakek pikir nay akan percaya dengan alasan yang kakek buat itu...! Gak nay gak percaya....(kata nayna lagi)
Kakek dan nayna terus saja berdebat berdua tanpa hentinya. Nayna terus saja mengomel sedangkan kakek terus saja mencari alasan untuk membela dirinya. Nattan tersenyum melihat mereka berdua.
Melihat kedekatan nayna dan kakek membuat Nattan sangat bahagia. Nattan mendekati kedua orang yang sangat di sayangi nya itu.
"Apa kita jadi pulang ke dream house sekarang sayang...? (tanya Nattan kepada nayna)
Karena pertanyaan itu, seketika Nattan di tatap dengan tatapan yang sangat tajam dari kakek dan nayna istrinya.
"Kenapa kalian berdua menatap ku dengan sangat kompak sekarang...! Kalian berdua sangat aneh. Sayang, kamu juga ikutan aneh sama seperti kakek sekarang...(kata Nattan lalu menghindar dari depan kakek dan nayna, berjalan dan duduk di samping nayna)
"Gak jadi pulang sekarang sayang...? Udah yok kita pulang... (kata Nattan lagi)
Nayna kembali melihat ke Nattan. Begitu juga dengan kakek.
"Hai anak muda, apa kamu mau mencari ribut sekarang...! Kalau kamu mau pulang, sana pulang sendiri. gak usah ngajak-ngajak cucu menantu kesayangan ku (kata kakek)
"Loh kenapa kakek malah mengusir Nattan sekarang...! (kata Nattan)
"Ya iya lah kamu yang kakek usir, kan kamu yang dari tadi gak henti-hentinya ngajakin cucu ku pulang. Udah kamu pulang sendiri sana. (kata kakek)
"Gak nattan gak mau kalau harus pulang sendiri kek, Nattan kan maunya pulang sama nayna, lagian ngapain Nattan sendirian di dream house pasti membosankan. (kata Nattan)
"Alah...biasanya kamu gak pernah bilang bosan tuh sendirian di dream house, dan sekarang sok sokan bilang bosan. (kata kakek)
"Ya kan itu dulu kek sebelum ada nayna, sekarang kan sudah ada nayna, jadi beda kakek. Kakek kayak gak tau aja. (kata Nattan)
"Ya kakek tau lah, malah kakek jauh lebih dulu tau dari kamu. Udah udah sana pergi istirahat ke kamar kalian, kalian berdua pasti capek, belum istirahat dari tadi, dan untuk malam ini kalian menginap aja di sini, kalau bisa kalian pindah aja ke sini (kata kakek)
__ADS_1
"Apa pindah...? Ah...itu maunya kakek ya. Apa kakek lupa kita udah sepakat, jadi gak ada pindah pindah ya kek. Kakek gak bisa memaksa kita, biarkan kita hidup mandiri ya kak. (protes Nattan)
"Kapan kakek maksa, kakek gak maksa ya, kan tadi kakek bilang kalau bisa. Ya kalau kalian menolak kakek juga gak apa-apa, kakek nanti yang akan menginap dan tinggal dengan kalian di dream house (kata kakek)
"Tapi kek...(ucapan Nattan terhenti)
"Udah udah gak usah banyak protes dan debat lagi, pergi sana istirahat di kamar kalian, kakek mau istirahat juga (kata kakek yang memotong perkataan Nattan)
"Baiklah kalau begitu nay dan mas Nattan istirahat dulu ya kek. Kakek juga istirahat. (kata nayna)
"Baiklah sayang, Selamat istirahat (kata kakek)
"Kakek juga (kata nayna, lalu memeluk kakek yoga)
Kakek juga membalas pelukan nayna. Tidak lama mereka meterai pelukannya. Nayna pun berdiri dari duduknya, begitu juga dengan Nattan.
Nattan membantu kakek untuk berbaring, lalu membetulkan selimut nya.
"Selamat istirahat kek (ucap Nattan)
"Ya kamu juga (Kata kakek)
Nattan menganggukkan kepalanya, lalu Nattan dan nayna pun berjalan keluar dari kamar kakek, membuka pintu kamar dan menutupnya kembali dengan hati-hati.
Nayna dan Nattan pun naik ke atas menuju kamar mereka yang ada di lantai 2 rumah besar.
Saat menaiki tangga kedua suami istri itu mengobrol ringan, sampai masuk ke dalam kamar mereka.
Setelah membersihkan diri, mengganti pakaian, mereka pun istirahat.
...Bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......
...🤗🤗🤗...
...Vote, like dan komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit nya ❤ biar tau kalau author sudah update....
...🥰🥰🥰...
__ADS_1
...Terima kasih 🙏...