
Nayna merasa lega karena kedatangan Nattan, nayna juga membalas pelukan Nattan, karena pelukan yang di berikan Nattan membuat rasa cemas dan takut yang dari tadi di rasakan oleh nayna, seketika lenyap.
"Ya mas, nay baik-baik saja, cuma tadi...(nayna tidak meneruskan kata-kata nya)
"Cuma apa nay...? (tanya Nattan sambil melepaskan pelukannya) Ya udah kita masuk dulu, ardy lo juga masuk. (kata Nattan, lalu masuk ke dalam kamar sambil menggenggam tangan nayna mengajaknya duduk di sofa yang ada di dalam kamar)
Ardy juga masuk ke dalam kamar menutup pintu kamar lalu duduk mengikuti pasangan itu.
"Cuma apa nay, apa yang mau kamu bilang tadi...? (tanya Nattan lagi saat mereka sudah duduk di sofa dalam kamar)
"Gak ada mas, gak ada apa-apa. Oh iya kenapa mas pulangnya cepat...? Apa ada yang ketinggalan...? (tanya nayna)
"Mas sama ardy sengaja pulang cepat, mas lihat kamu sambil berlari menaiki tangga, kamu tampak sedang cemas dan ketakutan. Ada apa...? (Nattan)
"Dari mana mas tau, bukannya di rumah gak ada siapa-siapa tadi, bik Minah sama mang koko katanya ke pasar, pasti mereka gak akan bisa pulang cepat karena hujan. Lalu dari mana mas tau...? (tanya nayna yang merasa heran)
"Mas tau dari cctv yang mas pasang di rumah ini. (kata Nattan)
"Apa cctv, jadi mas bisa lihat semuanya, di kamar ini...? (kata nayna yang menghentikan kata-kata nya sambil menutup mulutnya)
"Kecuali di kamar nayna, kalau di sini mas cuma pasang di balkon luar saja. (kata Nattan lagi)
"Oh nay kirain, syukur lah kalau begitu. (kata nayna) "Untung dia gak memasang cctv di kamar ini, kalau gak dia pasti tau kebodohan gue bicara sama fotonya tadi. (kata nayna dalam hati) "Terus untuk apa mas pasang cctv di rumah...?
"Ya untuk melihat apa yang kamu lakukan lah. (kata Nattan)
"Jadi mas mau memata-matai nayna, emang kenapa apa mas juga tau...!! (kata nayna yang terhenti melihat sorot mata Nattan)
"Maksud kamu apa nay, mas tau apa...? (tanya Nattan yang penasaran)
Nayna berdiri dari duduknya, lalu mengambil hp nya yang ada di dalam laci meja kecil samping tempat tidur, lalu nayna kembali berjalan ke sofa dekat Nattan dan ardy, sambil menghidupkan hp nya, yang sengaja dia matikan. Nattan dan ardy hanya menatap nayna, sampai nayna kembali duduk.
"Nay, Kenapa kamu duduk di sana...? sini...(kata Nattan sambil menepuk sofa di sampingnya)
Nayna pun pindah duduk di samping Nattan, lalu Nattan merangkul tubuh nayna untuk lebih dekat duduk di sampingnya.
"Lo bisa gak nat, gak usah bermesra-mesraan di depan saya yang jomblo ini (kata ardy, melihat ke pasangan yang ada di depannya)
"Ah...maaf saya lupa, saya kirain gak ada orang lain di sini (kata Nattan)
"Dasar lo Nattan. (umpat ardy)
"Ini mas, (kata nayna melihatkan pesan yang masuk di hp nya.)
"Apa...? (tanya Nattan, sambil mengambil hp di tangan nayna, dan membaca isi pesan itu, lalu Nattan menyerahkan hp itu ke ardy. Ardy juga membacanya)
__ADS_1
"Ini hal yang sangat serius Nattan...!! ini adalah ancaman, ini teror. kira-kira siapa yang pengirim pesan ini dek, apa kamu ada musuh di sekolah, atau di mana gitu...? (tanya ardy)
"Nay gak tau mas itu nomor siapa...! nay rasa nay gak ada musuh mas. (kata nayna yang tangannya sudah gemetar karena takut)
Nattan yang tau nayna ketakutan menggenggam erat tangan nayna.
"Udah kamu tenang aja, ada mas dan mas ardy yang akan mencari tau siapa yang berani mengirim pesan kepada istri mas. (Kata Nattan)
"Dia gak cuma ngirim pesan mas, tapi nomor itu juga sudah beberapa kali menelpon ke nomor nayna, setiap kali nay angkat selalu di matikan. (kata nayna menatap Nattan)
"Udah kamu tenang ya, gak usah takut, mas sama mas ardy akan ngurus ini semua. Kalau ada telpon atau pesan dari nomor asing lagi nay kasih tau sama mas ya. (kata Nattan sambil mengusap kepala nayna)
Nayna menganggukkan kepalanya, lalu tersenyum.
"Ardy, coba tolong kamu ambil kotak yang ada di dalam kamar ganti, di laci paling bawah. (perintah Nattan)
"Ya ( jawab ardy)
Ardy pun berdiri dari duduknya lalu masuk ke ruang ganti untuk mengambil kotak yang di maksud oleh Nattan.
Diluar dalam kamar, Nattan masih menggenggam erat tangan nayna, lalu menatap mata nayna.
"Apa masih merasa cemas dan takut...? (tanya Nattan)
"Udah gak usah cemas dan takut lagi, mas akan selalu ada di sisi nay, mas gak akan jauh dari nay sampai mas tau siapa orang itu. (kata Nattan)
Nayna hanya menganggukkan kepalanya, lalu Nattan memeluk dan mengecup kepala nayna yang di tutupi oleh hijab.
"Mata saya rusak gara-gara pasangan ini. (kata ardy yang baru saja keluar dari kamar ganti, lalu kembali duduk di sofa sambil meletakan kotak di atas meja di hadapan mereka)
Nattan melepaskan pelukannya dari nayna, nayna hanya tertunduk malu.
"Bukankah ini kotak paket untuk mas itu...? Emang apa isinya...? (tanya nayna)
"Kamu akan tau sayang apa isinya, setelah kita membukanya nanti (kata Nattan tanpa sadar dia menyebutkan kata sayang)
Nayna yang sangat penasaran dengan isi kotak itu tidak menyadari kata-kata yang di ucapan Nattan, tetapi ardy yang menyadari hanya bisa tersenyum.
Nattan membuka kotak itu, lalu mengeluarkan isinya, nayna tampak kaget melihat semua isi kotak itu adalah foto-foto dirinya, semua foto aktifitas dia sehari-hari.
Nayna mengambil kertas itu lalu membacanya, nayna semakin gemetaran, dan sudah meneteskan air matanya.
Nattan langsung memeluk nayna, dan membimbingnya untuk tidur di tempat tidur, supaya nayna lebih tenang.
Setelah nayna tampak tenang, Nattan meminta nayna untuk tidur, tidak butuh waktu lama nayna pun tertidur, Nattan menyelimuti tubuh nayna, lalu kembali duduk di dekat ardy.
__ADS_1
Ardy juga membaca tulisan yang ada di kertas itu. membuka satu persatu kertas berbentuk hati itu, yang ternyata isinya sama.
**
*Saya tau kamu menyembunyikan wanita saya...!!!
Sampai saatnya tiba nanti saya akan menjemput wanita saya. Sekarang kamu bersenang-senanglah bersamanya, kalian boleh tertawa, kalian boleh bahagia.Tetapi suatu saat nanti saya akan menjemput wanita saya. "tuan"
Ingat nayna sayang...
Saya selalu ada di dekat kamu, bersama kamu mengawasi kamu dengan setia.
Tunggu saya akan menjemput mu sayang...
Kamu hanya milik ku....
Cinta Mu*...
**
Begitulah isi dari beberapa kertas yang di lipat berbentuk hati di dalam kotak paket itu.
"Ardy lo selidiki ini semua, lo cari tau siapa pengirim ini dan juga pesan itu. Dan satu lagi lo bawa ini semua, saya gak mau membuat nayna tambah takut melihat ini. (kata Nattan)
"Baik Nattan saya akan mencari tau semuanya, ini biar saya yang urus. Lo jaga saja nayna, jangan sampai lo tinggalkan dia sendiri dulu. (kata ardy)
"Ya ar lo tenang saja. Saya serahkan semuanya kepada lo. (kata Nattan)
Ardy menganggukkan kepalanya, lalu memasukan kembali semua ke dalam kotak.
"Baiklah bro, saya permisi kembali ke kantor lagi. Apa lo mau kembali ke kantor...? (kata ardy)
"Gak ar, saya di sini temanin nayna aja. Saya tau dia masih ketakutan.
"Baiklah bro, kalau begitu saya permisi dulu.
Nattan hanya menganggukkan kepalanya, ardy pun keluar dari dalam kamar menutup kembali pintu kamar, Nattan kembali ke tempat tidur, duduk di sisi tempat tidur sambil menatap nayna dan mencium kening nayna.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...
...๐ค๐ค๐ค...
...Terima kasih ๐๐ฅฐ...
__ADS_1