Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Pusing dan Mual


__ADS_3

Pada malam harinya setelah selesai makan malam nayna, dita dan dinda naik ke atas lantai 3 rumah lalu masuk ke dalam bioskop mini yang ada di sana.


Dinda segera mencari film yang akan mereka tonton. Dita dan nayna sudah duduk di sofa dengan santai sembari menunggu dinda memutarkan film.


Tidak lama film pun di putar, dinda dengan cepat mencari posisi.


Ketiga wanita itu tampak serius menonton, dan tiba-tiba ponsel nayna berdering. Nayna segera mengambil ponselnya lalu melihat itu panggilan dari siapa.


(Mas Nattan memanggil) Begitu lah tulisan yang tertera di layar ponsel nayna.


Nayna berdiri dari duduknya lalu berjalan dan keluar dari dalam ruangan itu. Nayna mengangkat panggilan dari Nattan lalu berjalan ke balkon kecil yang ada di lantai tiga itu.


Cukup lama nayna berbicara dengan Nattan, setelah selesai nayna pun kembali masuk ke dalam ruangan bioskop mini kembali bergabung dengan dinda dan dita yang ada di dalam sana.


Film pun selesai, dita nayna dan dinda kembali turun ke bawah, Dita dan dinda selama berjalan ke bawah tampak sibuk membahas tentang film yang baru saja mereka lihat. Sedangkan nayna tampak sibuk dengan ponselnya, membalas chat dari Nattan, sambil senyum-senyum sendiri.


Setelah sampai di lantai bawah, mereka masuk ke dalam kamar.


"Lagi balas chat dari siapa sih nay...? kok serius banget. (tanya dinda lalu duduk di pinggir tempat tidur)


"Oh ini chat dari mas Nattan (kata Nayna lalu duduk juga di samping dinda) Di mana dita...? (tanya nayna saat baru menyadari dita tidak ada di sana)


"Lagi ke kamar mandi nay (jawab dinda)


"Oh...gue kirain masih tinggal di atas (kata nayna, lalu membaringkan tubuhnya)


Nayna memejamkan matanya lalu memijit-mijit kepalanya sendiri yang terasa pusing.


"Kenapa nay...? (tanya dinda saat memutar badannya melihat ke nayna)


"Gak tau nih din, tiba-tiba kepala gue terasa pusing dan perut gue mual. (kata Nayna masih sambil mengurut keningnya)


"Lo sakit nay...? (tanya dita yang baru saja keluar dari kamar mandi, berjalan ke tempat tidur menghampiri nayna yang berbaring di sana lalu dita membantu memijit kepala nayna)


"Gak tau dit, tiba-tiba aja kepala gue pusing dan perut gue juga terasa mual. (kata nayna)


"Kita hubungi mas nando ya biar dia kesini dan periksa lo, gue gak mau lo kenapa-kenapa, kalau lo kenapa-kenapa bisa habis kita berdua di marahin sama suami lo nanti, pasti dia bilang kita berdua gak becus jagain istrinya. (kata dita sambil tangannya masih memijit kening nayna)


"Gak perlu dit, gue gak apa-apa kok cuma pusing sedikit aja (kata nayna)


"Tapi nay... (kata dita yang tidak melanjutkan kata-katanya)


"Udah nay nurut aja, kalau pak dr kesini,kan si dita juga bisa sekalian temu kangen dengan pak dr. Jadi dengan alasan untuk periksa lo, si dita juga mau sekalian melepas kangen nya nay, lo kayak gak tau aja. (ledek dinda)

__ADS_1


"Apaan sih lo din, gak usah becanda deh (kata dita) bagaimana nay gue hubungin sekarang ya..? (tanya dita kepada nayna)


"Gak usah dita, kasian mas nando ini sudah larut malam, lagian gue cuma pusing sedikit aja kok nanti di bawa istirahat sebentar juga hilang. Mungkin karena gue kurang istirahat makanya kepala gue pusing. (kata nayna)


"Yakin lo nay...? (tanya dita yang masih cemas)


"Iya dit, gue gak apa-apa kok, lagian ini juga sering terjadi kok di saat gue kurang istirahat (kata nayna)


"Makanya nay tadi kan gue bilang makan yang banyak, eh lo malah gak mau dengerin gue. Kepala lo pusing itu mungkin karena lo makanya cuma sedikit tadi. (kata dinda)


"Iya nay dinda benar, mungkin maag lo kambuh karena lo makan cuma sedikit. Apa lo mau makan sesuatu biar gue ambilkan di dapur sekarang....? (tanya dita)


"Gak usah dit, terima kasih, gue lagi gak mau makan apa-apa. Gue masih kenyang (kata nayna)


"Ya udah nay kalau begitu lo istirahat dan tidur sekarang. Kalau lo ada apa-apa dan butuh sesuatu kasih tau kita berdua (kata dita)


"Ya udah kalau begitu gue ke kamar gue ya, dan kalian berdua juga istirahat tidur, ini udah malam banget lo. (kata nayna)


"Ya nay kita juga tidur abis ini (kata dinda)


"Apa mau gue bantu antar lo sampai ke atas nay...? (tanya dita)


"Gak usah dit, gue bisa sendiri kok. Gue masih kuat, lagian pusing di kepala gue udah sedikit berkurang karena lo pijitin. (kata nayna)


"Ya dit yakin, ya udah kalau begitu gue tinggal ke kamar ya. Kalian berdua ingat istirahat, tidur jangan ngobrol aja. Ini udah malam loh. (kata nayna, lalu duduk)


"Iya nay, kita tidur abis ini, lo tenang aja gak akan gue ladenin kok kalau nih anak ngajakin gue ngobrol. (kata dita yang melirik ke dinda)


"Enak aja lo dit nuduh gue, lo tuh yang suka ngajakin gue ngobrol kalau mau tidur. (sangkal dinda)


"Kok malah gue, lo tuh din (kata dita)


"Udah-udah, gak usah mulai lagi. Istirahat tidur. Gue naik dulu. (kata nayna, lalu berjalan dan keluar dari dalam kamar tamu, meninggalkan dinda dan dita yang masih berdebat di sana)


Dengan berlahan nayna menaiki tangga, sambil memegang perutnya yang terasa mual.


"Kenapa tiba-tiba perut gue mual ya, apa benar karena tadi gue makan cuma sedikit, jadinya maag gue kambuh. (kata nayna yang berbicara sendiri)


Saat nayna sampai di depan kamar dan mau membuka pintu kamar, tiba-tiba ponselnya berdering, nayna mengurungkan niatnya membuka pintu, melihat siapa yang menghubunginya.


Saat nayna melihat itu panggilan VC dari Nattan nayna segera mengangkatnya menggeser tanda hijau yang ada di layar ponsel.


๐Ÿ“ฑ (Nayan) Assalamualaikum...mas (ucap nayna)

__ADS_1


๐Ÿ“ฑ (Nattan) Wa'alaikumsalam... sayang, sayang kenapa kok mas perhatiin lemas banget. Apa sayang sakit...? (tanya Nattan to the point)


Nayna terdiam dia tampak kaget mendengar Nattan yang bertanya seperti itu, nayna mulai berpikir kenapa Nattan bisa tau dia terlihat lemas, Nayna tersenyum sabil menatap wajah Nattan di layar ponsel nya.


๐Ÿ“ฑ (Nayna) Nay gak apa-apa kok mas, cuma sedikit pusing dan mual aja, sepertinya maag nay kambuh (kata nayna pada akhirnya) Oh ya dari mana mas tau nay tampak lemas, apa dita atau dinda ngasih tau ke mas...? (tanya nayna dengan sedikit ragu)


Nayna membuka pintu kamar lalu masuk ke dalam, berjalan menuju tempat tidur, dan duduk di pinggirnya.


๐Ÿ“ฑ (Nattan) Gak kok mas gak di kasih tau dita atau pun dinda. Mas barusan lihat CCTV di rumah di ponsel mas, terus mas lihat sayang yang lagi berjalan dan tampak lemas.


"Oh iya, kenapa gue bisa lupa kalau mas Nattan selalu memantau cctv rumah dari ponsel nya (kata nayna dalam hati)


๐Ÿ“ฑ (Nattan) Sayang benaran gak apa-apa...? Apa perlu mas hubungi nando atau mas pulang sekarang ya....!


๐Ÿ“ฑ (Nayna) Gak usah mas, nay benaran gak apa-apa kok, ini udah gak mual lagi dan kepala nay juga udah gak pusing lagi, mas lihat sendiri kan nay udah lebih baik sekarang. (jelas nayna)


๐Ÿ“ฑ (Nattan) Ya udah kalau begitu sayang istirahat dan tidur sekarang, gak usah di matiin mas mau lihat istri mas saat tidur. (kata Nattan)


๐Ÿ“ฑ (Nayna) Ya mas gak akan nay matiin, tapi sebentar ya mas nay mau ke kamar mandi dulu, sekalian mau ganti baju. (kata nayna, menatap Nattan yang ada di panggilan VC)


๐Ÿ“ฑ (Nattan) Ya sayang


Nayna pergi dan masuk ke kamar mandi meninggalkan ponsel nya yang diletakkannya di atas tempat tidur.


...Bersambung...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat ๐Ÿ’ช untuk menulis โœ๏ธ dan bisa Update setiap hari....


...๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit โค biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Semoga selalu menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Cinta Karena Janji" ini ya....


...๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ...


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya...! jangan komen yang membuat Author nya down. โœŒ...


...Terima kasih ๐Ÿ™...


...๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜...

__ADS_1


__ADS_2