Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Kembali


__ADS_3

Karena kesibukannya Nattan dan ardy tidak bisa menemani nayna dan yang lain untuk Jalan-jalan.


Walaupun pada malam harinya, memang Nattan dan ardy ke jepang untuk menemui kakek yoga bukan untuk liburan tetapi mereka mengatasi masalah yang ada di perusahaan kakek yoga yang ada di sana.


Nayna yang awalnya merasa kesal kepada Nattan tetapi setelah melihat Nattan dan ardy selalu pulang larut malam nayna akhirnya berusaha untuk mengerti Nattan.


Selama berada di jepang nayna, dinda dan dita menghabiskan waktu mereka untuk jalan-jalan di temani oleh ibu santi, mami jihan, papi syam dan juga kakek yoga. Sedangkan pak dedi membantu pekerjaan Nattan dan ardy.


Sudah berbagi tempat di kunjungi oleh mereka, dan malam ini adalah malam terakhir mereka ada di sana, karena besok pagi mereka harus kembali ke Jakarta untuk memulai rutinitas seperti biasanya.


Di kamar


Nayna belum juga tidur, sejak tadi nayna berusaha untuk tidak menghubungi Nattan karena Nattan belum juga kembali.


Nayna berkali-kali melihat jam yang ada di dinding yang bercat putih itu, nayna menunggu dengan cemas. Karena lelah berdiri dan mondar mandir nayna duduk di pinggir tempat tidur sambil menatap layar hp nya.


Karena sudah terlalu mengantuk nayna pun tertidur sambil bersandar, dengan masih memegang hp nya.


Nattan masuk kedalam kamar mereka, dan melihat nayna yang tertidur dengan posisi duduk. Nattan melangkah mendekati nayna.


"Sayang bangun...!! (panggil Nattan)


Nayna yang mendengar suara yang memanggilnya pelan-pelan membuka matanya.


"Mas baru pulang...(ucap nayna, sambil membetulkan posisi duduknya)


"Ya sayang mas baru pulang. Nay lanjut tidur aja, mas mau membersihkan diri dulu. (kata Nattan sambil mengusap kepala nayna)


Nayna menganggukkan kepalanya, Nattan pun berjalan ke arah kamar mandi, lalu Nattan kembali menoleh ke arah nayna.


"Baring nay jangan tidur dengan posisi duduk lagi nanti badan nay akan sakit kalau tidur kayak gitu (kata Nattan sambil melangkah masuk ke dalam kamar mandi)


Nayna hanya tersenyum, dia tidak menjawab perkataan Nattan. Nayna pun berbaring di atas tempat tidur, sambil memainkan hp nya.


Nattan pun keluar dari kamar mandi, dengan pakaian tidur nya.


"Kok malah main hp bukan nya tidur, ini udah larut malam loh nay, semua orang sudah pada tidur (kata Nattan sambil naik ke atas tempat tidur dan berbaring di sebelah nayna, mengambil hp yang di pegang oleh nayna)


"Tapi nay masih belum ngantuk mas (ucap manja nayna dan mau mengambil kembali hp nya di tangan Nattan)


"Sayang...ini sudah malam, waktunya tidur bukan main hp. (kata Nattan lagi, sambil memasukkan hp nayna di laci meja kecil yang ada di samping tempat tidur)


"Tapi ngantuk nay sudah hilang mas. (kata nayna)


"Ya udah, kalau nay belum mau tidur, kalau gitu mas tidur duluan (ucap Nattan sambil memejamkan matanya)


Nayna menatap Nattan dengan cemberut, nayna diam dan mencoba memejamkan matanya tetapi tetap nayna tidak bisa tidur.


Nayna kembali membuka matanya lalu memiringkan tubuhnya menghadap Nattan. Nayna tersenyum jahil menatap Nattan.


Nayna menggeser posisi lebih dekat dengan Nattan, lalu nayna mulai memainkan bulu mata Nattan, memegang pipi, serta mengelus lembut kepala Nattan.


Nattan yang sebenarnya belum tidur, hanya diam saja, membiarkan nayna bermain-main dengan wajahnya.


"Mas...nay tau mas belum tidur, ini bukti nya mata mas masih gerak-gerak, mas bangun...!!! (ucap manja nayna)


Nattan masih diam, dia tidak merespon apa yang di ucapkan oleh nayna.

__ADS_1


"Sayang...bangun...(bisik nayna secara pelan di telinga Nattan)


Nattan yang mendengar itu langsung membuka matanya.


"Apa yang nay bilang barusan mas kurang dengar (kata Nattan sambil menatap mata nayna yang menghadapnya)


"Apa emangnya nay bilang apa...!!! (kata nayna sambil menggeser posisi nya)


"Mas dengar nay panggil mas sayang tadi (kata Nattan)


"Mas pasti bermimpi, nay hanya diam aja dari tadi, nay hanya melihat mas tidur. (elak nayna)


"Ya mungkin mas hanya mimpi, ya udah mas lanjut tidur lagi, siapa tau mas bisa mimpi nay panggil mas dengan panggilan sayang lagi. (kata Nattan sambil memunggungi nayna, dengan senyum liciknya)


"Mas kok malah lanjut tidur lagi...(kata nayna sambil memeluk Nattan dari belakang) Nay belum ngantuk mas, jadi mas temani nay dulu ya...(ucap manja nayna)


"Ya udah mas temani nay. Mas sangat suka posisi ini nay, lebih terasa. (ucap Nattan menjahili nayna)


"Apanya yang terasa...? (Tanya nayna sambil berpikir)


Lalu dengan cepat nayna menjauhkan tubuh dari Nattan, nayna duduk dan bersandar di tempat tidur, menutupi dadanya dengan selimut.


Nattan juga merubah posisi nya, duduk dan bersandar di samping nayna, dan tersenyum melihat reaksi nayna.


"Sini, katanya minta di temani tapi kok malah menjauh (ucap Nattan sambil merentangkan kedua tangannya)


Nayna mendekati Nattan menatap tajam mata Nattan.


"Mas gak lagi berpikir yang aneh-aneh kan...? (tanya nayna)


"Berpikir apa nay, mas gak lagi mikirin apa-apa. Mas lagi ingin peluk istri mas. (ucap Nattan)


"Mas tau nay, siapa juga yang mau macam-macam. (kata Nattan)


Nayna masuk dalam pelukan Nattan. Nayna menyandarkan kepalanya di dada Nattan.


"Katanya dah siap tapi masih takut aja, dasar bocah (kata hati Nattan sambil membelai rambut nayna)


Nayna dan Nattan sama-sama diam, nayna memainkan jari-jari tangan Nattan dengan kedua tangannya, sedangkan Nattan membelai lembut rambut nayna.


"Maaf ya sayang, selam di sini mas gak bisa menemani nay jalan-jalan. (kata Nattan)


"Ya mas gak apa-apa, nay bisa ngerti kok mas itu sibuk. (ucap nayna)


"Apa nay gak marah sama mas...? (tanya Nattan)


"Awalnya nay marah, tapi setelah di jelaskan sama kakek tadi nay udah gak marah lagi. Jadi karena beberapa hari ini mas selalu sibuk dan gak ada waktu untuk nay, jadi ini adalah hukuman untuk mas, mas Nattan harus temani nay sampai nay tidur.


"Baiklah, mas akan temani nay. Asalkan nay gak marah lagi sama mas. Jadi pesan-pesan yang kirim itu gak nay balas karena nay marah sama mas...? (tanya Nattan)


Nayna tidak menjawab dia hanya menganggukkan kepalanya.


"Maaf ya sayang, mas gak tau. Abis istri mas yang cantik ini belum pernah marah sama mas jadi mas gak tau. (Kata Nattan sambil mengecup kepala nayna dan kening nayna)


"Kok diam apa nay udah ngantuk...? (tanya Nattan)


"Ya udah kalau mas udah ngantuk tidur aja sana, gak usah temani nay. (ngambek nayna, sambil mendorong tubuh Nattan, lalu nayna menjauh dari Nattan, berbaring memunggungi Nattan dan menarik selimut nya)

__ADS_1


"Benar kata orang kalau cewek lagi dapat itu, sangat sensitif (kata Nattan dalam hati)


"Sayang...jangan ngambek mas kan cuma bertanya. (kata Nattan sambil mendekat dan memeluk nayna dari belakang)


Nayna hanya diam membisu, dia berusaha melepaskan pelukan Nattan.


Nattan masuk ke dalam selimut nayna, memeluk tubuh nayna dengan jahilnya Nattan menciumi tengkuk nayna.


"Mas jangan kayak gitu geli, lepas mas... (ucap nayna)


"Mas gak akan lepaskan sebelum istri mas yang cantik ini gak ngambek lagi (kata Nattan, dan kembali menciumi tengkuk nayna)


"Ya ya ampun, nay gak ngambek lagi. (kata nayna, sambil menahan geli)


Nattan menjauhkan kepalanya, melonggarkan pelukannya, nayna berbalik menghadap Nattan.


Mereka berdua saling tatap dan tersenyum


"I Love you sayang (ucap Nattan)


"I love you too (balas nayna)


Nattan mencium kening nayna, lalu kembali menatapnya, Nattan mendekatkan wajahnya ke wajah nayna, menempelkan hidung mancung mereka.


Cukup lama dengan posisi itu, lalu Nattan mengecup bibir nayna dan mereka berdua berciuman.


Entah karena terlalu kangen atau karena hormon datang bulan nya, membuat nayna sedikit lebih agresif, mampu mengimbangi permainan bibir Nattan.


Nattan melepaskan ciuman nya karena melihat nayna yang kehabisan nafas.


Nattan mulai menelusuri leher putih nayna. Sedangkan Tangan Nattan sudah mulai tidak bisa di kondisi, Nattan membuka satu persatu kancing piyama nayna. Dengan cepat nayna mencegah Nattan untuk tidak melakukannya terlalu jauh.


"Mas...(cegah nayna saat Nattan ingin membuka semuanya)


Nattan tersadar, lalu kembali menciumi leher nayna, meninggalkan beberapa tanda kepemilikan di sana.


Nattan kembali ******* bibir nayna, tangannya sudah meremas dada nayna yang masih tertutup bra.


Karena kehabisan nafas Nattan melepaskan ciuman nya, Lalu memeluk nayna dengan erat. Nayna membalas pelukan Nattan.


Setelah melepaskan pelukannya, Nattan pergi ke kamar mandi. Nayna kembali mengancingkan piyama nya.


"Kita tidur sekarang ya sayang...!!! (kata Nattan saat keluar dari kamar mandi)


"Ya mas (jawab nayna)


Nattan kembali naik ke tempat tidur, membawa nayna dalam pelukan nya. Mengecup kening nayna.


Lalu mereka berdua pun tertidur dan saling peluk.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...


...๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—...


...๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ...

__ADS_1


...Terima Kasih ๐Ÿ™๐Ÿ˜˜...


__ADS_2