Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Juara Umum


__ADS_3

Berapa hari berlalu, saat ini papi syam, mami Jihan dan nayna berada di Az-Zahra School. Mami Jihan dan papi syam mendampingi nayna untuk mengambil rapornya, saat ini semua siswa dan siswi kelas X, Xl dan Xll sudah berkumpul di lapangan sekolah, di dampingi oleh orang tua masing-masing.


Acara sudah di mulai, Penampilan dari siswa dan siswi yang berpartisipasi untuk memeriahkan acara perpisahan kelas Xll dan pengambilan rapor kelas X dan Xl itu sangat meriah.


Semua menikmati acara tersebut. Para siswa dan siswi kelas Xll semua sudah senyum merekah karena mereka semua sudah di nyatakan lulus 100โ„…, sedang kan para siswa dan siswi kelas X dan Xl masih dak dik duk menunggu hasil perjuangannya 1 minggu yang lalu.


Nayna tampak sangat gelisah di tempat duduknya sejak acara di mulai nayna selalu melihat ke sana kemari tetapi dia belum juga menemukan objek yang dia cari.


"Lo cari siapa sih nay, dari tadi gue lihat lo sangat gelisah...? (tanya dinda, dan di angguki oleh dita dita yang duduk di samping dinda)


"Gue lagi, cari seseorang. (jawab nayna yang masih sibuk melihat kanan, kiri dan belakang.)


"Siapa...? bukannya papi sama mami lo sudah datang nay. Apa ibu santi....? (tanya dita)


"Kalau ibu dia udah bilang gak bisa datang dita, karena dia juga harus mengambil rapor adik-adik panti. (jawab nayna)


"Terus siapa...? (tanya dita lagi) Laki lo...!! (seru dita sambil memelankan suaranya)


"Iya (jawab nayna, sambil melihat ke dita)


"Bukannya kemarin lo bilang dia itu gak bisa datang nay, terus kenapa sekarang lo sangat mengharapkan dia datang...? (tanya dinda)


"Ya benar dia bilang kemarin gak bisa datang din, tapi, tadi dia kirim pesan ke gue, katanya dia kesini untuk menggantikan kakek yang tidak bisa datang. Kakek yang minta dia gantikan. (kata nayna)


Dinda hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti, nayna kembali melihat hp nya, lalu melihat ke belakang.


"Oh ya nay, apa gue boleh bertanya sama lo...? (tanya dinda)


"Emang lo mau tanya apa din. (nayna)


"Tapi lo jangan marah ya nay. (kata dinda lagi)


"Em...(jawab nayna, sambil melihat hpnya)


"Nay kalau ngomong itu lihat ke gue, jangan lihat hp terus. (kesal dinda sambil mengambil hp di tangan nayna)


"Iya dinda, maaf... ya udah emangnya lo mau tanya apa sih...!!! (nayna)


"Lo ingat ya nay, lo udah janji gak akan marah. (dinda)


"Iya dinda emang lo mau tanya apa sih... (nayna)


"Nay, apa lo sudah pernah jatuh cinta...? (tanya dinda sambil sedikit berbisik)


Nayna hanya menggelengkan kepalanya, tidak menjawab pertanyaan dari dinda lewat suaranya.


"Jawab nay jangan hanya geleng kepala aja. (kesal dita)


"Gak usah kesal dita, ya gue jawab. Gue belum pernah pacar, dan gue juga belum pernah jatuh cinta. Bagaimana sudah puas dita.... (kata nayna)


"Sangat puas (kata dita)

__ADS_1


"Dan sekarang nay...? lo menyadari gak nay, kalau lo sudah jatuh cinta sama dia. (dinda)


"Gue sendiri gak tau din, bagaimana perasaan gue sama dia, cuma yang gue rasa gue nyaman di dekat dia. (nayna)


"Itu artinya lo sudah jatuh cinta sama dia nay (dita) Tapi apa dia juga cinta sama lo nay...? (tanya dita)


"Gue gak tau dita, dia gak pernah bilang sama gue. (nayna)


(Nayna, dita dan dinda sengaja menggunakan kata dia karena takut di dengar orang lain)


"Nay lo lihat deh siapa yang datang. (kata dinda saat melihat Nattan bergabung dengan tamu undangan yang lain)


Nayna melihat ke arah pandangan dinda, nayna pun tersenyum melihat ke arah Nattan yang juga tersenyum ke arah nayna.


"Cie cie... yang lagi lirik-lirik kan...(ledek dita, sabil berbisik)


"Apaan sih lo dita. (malu nayna)


"Tapi lo lihat deh nay, kenapa anak-anak cewek pada sibuk tebar pesona gitu ya, lihat tuh yang duduk di depan, apa mereka pikir senyum mas Nattan itu untuk mereka.... dasar tuh cewek-cewek ganjen, apa mereka gak tau kalau mereka itu lagi tersenyum kepada suami orang (kesal dinda) Ups...Gue keceplosan (kata dinda sambil menutup mulutnya)


Dita dan Nayna sudah menatap ke arah dinda.


"Suami orang...? siapa yang lo maksud dinda, apa tuan muda Nattan...? (tanya Neta, yang duduk di bangku depan dinda, melihat ke arah dinda)


"Ya suami orang, apa lo gak tau kalau pangeran di depan itu sudah menikah nyonya Neta. (kata dinda lagi)


Nayna dan dita sudah memberi kode sama dinda supaya tidak bicara terlalu banyak, mereka takut bisa-bisa dinda keceplosan.


"Eh, nayna. Emangnya benar apa yang sahabat lo bilang barusan...? lo kan adik angkatnya tuan muda Nattan, pastinya lo tau. (kata Belva, teman Neta)


"Em, gak tau gue bel, lo tanya orang nya langsung aja. (kata Nayna)


"Ah bohong lo din, nayna aja bilang gak tau, ngarang lo. Asal lo tau ya dinda tuan muda Nattan itu akan menikah sama gue, kalau gue sudah lulus nanti. (kata neta)


"Ah lo terlalu PD neta. (kata dita)


"Syirik aja kalian. (kata neta, sambil melihat ke depan lagi, begitu juga dengan kedua sahabatnya)


Nayna dan kedua sahabatnya kembali fokus dengan acara yang berlangsung.


Nattan saat ini memberi kata sambutan mewakili kakek, walaupun di akhir acara tetapi kepala sekolah Az-Zahra tetap meminta Nattan memberikan kata sambutan sekalian untuk menginspirasi semua para siswa dan siswi untuk menjadi orang sukses seperti Nattan di usia muda.


Saat Nattan selesai dan memberi salam, para siswi berteriak karena terhipnotis dengan ketampanan Nattan.


Nattan turun dari panggung lalu kembali duduk di sebelah kepala sekolah Az-Zahra, beserta kedua orang tuanya.


Setelah acara salam perpisahan dari kelas Xll, kepada para guru. Dan masuk lah ke acara yang terakhir, yang paling di tunggu oleh anak kelas X dan Xl yang membuat semua siswa dan siswi dek-dekan.


Pembawa acara mengumumkan peringkat/juara 1,2, dan 3 untuk tiap-tiap kelas, mulai dari kelas X. Satu persatu siswa atau pun siswi yang mendapat peringkat/juara dan namanya di panggil oleh pembawa acara pun maju ke depan, berdiri sesuai kelasnya dan peringkat/juaranya.


Dan tibalah saatnya pengumuman peringkat/juara di kelas Xl, Semua siswa dan siswi kelas Xl yang biasanya mendapat peringkat/juara di kelas sudah menunggu dengan sangat cemas dan dek-dekan.

__ADS_1


"Kelas Xl A 1, (kata pembawa acara). Peringkat ke tiga di peroleh oleh ananda (Boy James Perdinan) dengan nilai ***, Untuk peringkat kedua di peroleh oleh ananda (Aneta Putri Julian) dengan nilai ***, Dan untuk peringkat pertama di peroleh oleh ananda (Nayna Pramuja Willson Prayoga) dengan nilai ***,Kepada nama yang baru saja kami sebutkan harap ke depan (Begitulah kata-kata dari sang pembawa acara)


Tepukan yang meriah dari teman-teman sekelasnya termasuk dinda dan dita menyadarkan nayna yang tampak sangat terkejut. Nayna tidak menyangka bakalan mendapatkan peringkat pertama, mengalahkan neta yang biasanya selalu memperoleh peringkat pertama bahkan pernah menjadi juara umum di sekolah itu. Nayna dan Neta cuma selisih nilai 2 angka saja.


Nayna berjalan ke depan, lalu naik ke panggung, neta yang sudah duluan berada di panggung itu melihat sinis kepada nayna, sepertinya rasa benci neta kepada nayna saat ini semakin bertambah karena kekalahan yang dia dapat.


Pembawa acara melanjutkan untuk menyebut semua para pemegang peringkat di setiap kelas, setelah semuanya selesai, saatnya memberikan piala serta sertifikat untuk siswa atau pun siswi yang mendapatkan peringkat di kelasnya.


Piala dan sertifikat itu di berikan oleh kepala sekolah, Nattan mewakili ketua yayasan, papi Syam, dan para pejabat yang di undang secara bergantian.


Setelah pemberian piala serta sertifikat itu selesai, para siswa dan siswi yang memperoleh peringkat 2 dan 3, turun dari panggung sesuai dari arahan pembawa acara.


Dan sekarang tinggallah para peringkat pertama, yang menunggu pengumuman untuk yang memperoleh juara umumnya.


Pembawa acara pun menyebut kan peraih nilai tertinggi untuk semester ini, dengan nilai ***, pembawa acara belum menyebut kan nama peraih nilai tertinggi itu tetapi semua siswa dan siswi yang berada di kelas itu sudah bersorak gembira, karena kelas yang mendapat juara umum akan mendapatkan jalan-jalan gratis dari sekolah semua biaya di tanggung oleh sekolah, termasuk tempat menginap dan makan. Begitulah reward yang di dapat setiap semesternya dari Az-Zahra School.


Untuk juara umum semester ini di peroleh oleh ananda (Nayna Pramuja Willson Prayoga) kata pembawa acara, mami jihan yang mendengar nama nayna di sebutkan sangat antusias, mami jihan langsung naik ke atas panggung lalu memeluk nayna.


Semua tamu yang hadir beserta para siswa dan siswi bertepuk tangan. Mami jihan kembali turun dari panggung, begitu juga dengan siswa dan siswi peringkat pertama yang masih di atas panggung.


Nattan naik ke atas panggung, mewakili ketua yayasan memberikan piala dan sertifikat kepada nayna sebagai peraih juara umum di dampingi oleh kepala sekolah untuk memberikan tiket jalan-jalan gratis untuk anak kelas Xl A 1, kepada wali kelasnya ibuk rita.


"Selamat ya. (ucap Nattan saat memberikan piala dan sertifikat kepada nayna)


"Terima Kasih mas eh pak. (jawab nayna saat meraih piala dan sertifikat yang di berikan Nattan, sambil tersenyum)


"Bukan pak nay, tapi suami ku. (kata Nattan sambil berbisik di telinga nayna)


Saat mendengar kata-kata dari Nattan secara reflek nayna memundurkan tubuhnya. Lalu menatap sinis kepada Nattan.


"Selamat ya buk kelas ibuk rita mendapatkan jalan-jalan gratis. (kata Nattan kepada ibuk rita wali kelas nayna)


"Terima Kasih tuan (jawab ibuk rita)


Nattan dan kepala sekolah turun dari panggung, begitu juga dengan nayna dan ibuk rita.


Nayna mendekat ke tempat duduk mami jihan dan papi Syam, lalu Nayna menyerahkan pialanya yang dapat jura umum kepada mami jihan.


"Ini untuk mami dan juga ibu santi, karena do'a mami dan ibu nay mendapatkan ini. (kata nayna lalu memeluk mami jihan)


Mami jihan membalas pelukan dari nayna, sambil menyeka air matanya yang mulai jatuh.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejeknya ya teman-teman...


...๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—...


...Terima Kasih ๐Ÿ™๐Ÿฅฐ untuk yang sudah sabar menunggu author nya update lagi ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜...


...Maaf ๐Ÿ™ ya teman-teman terlalu lama updatenya ...

__ADS_1


...๐Ÿ˜ŠโœŒ...


__ADS_2