
Karena keasyikan mengobrol dengan dita di kamar tamu nayna sampai ketiduran di sana. Nayna dan dita tidur bersama.
Nayna yang sebenarnya merasa perihatin dengan keadaan dita saat ini, tetapi nayna hanya bisa menghibur dita dengan mengobrol membahas tentang hal-hal yang lain tanpa membahas masalah yang di hadapi dita saat ini dan sengaja tidak bertanya tentang itu, dengan begitu untuk sementara dita bisa melupakan masalah sejenak.
Setelah beberapa tahun selalu bersama dan menjalin persahabatan dengan dita atau pun dinda sedikit banyak nayna sudah tau sifat dari kedua sahabat baiknya itu.
Begitu juga sebaliknya, dita dan dinda juga sudah tau bagaimana sifat nayna yang selama ini mereka kenal
.
.
.
Pagi harinya
Nayna dan dita sudah bangun
Saat ini nayna sudah berada di dalam kamarnya untuk bersiap ke kampus.
Sedangkan dita setelah membersihkan diri di kamar mandi, dita duduk di pinggir tempat tidur menatap ponsel nya yang sejak tadi berdering di atas tempat tidur tepat di samping nya.
Mas Nando, begitulah nama yang tertera di layar ponsel nya.
Sudah begitu banyak panggilan tidak terjawab di ponsel dita saat ini tetapi dita tidak juga mengangkat satu panggilan pun.
Setelah panggilan berhenti, beberapa chat masuk di ponsel dita dan itu juga tidak di hiraukan dita. Dita masih menatap ponselnya, mau mengambil tetapi kembali di urungkan nya, menjauhkan tangan dari ponsel.
Tok...tok...
"Dita...gue masuk ya (panggil nayna setelah mengetuk pintu kamar)
Dita tersentak, menatap ke pintu kamar.
"Ya nay masuk aja (jawab dita akhirnya)
Setelah mendengar suara dita, nayna membuka pintu lalu masuk ke dalam kamar, menghampiri dita yang duduk di pinggir tempat tidur.
"Dit, lo ke kampus kan...? kalau iya lo bareng gue aja, nanti kita di antar mang koko. Oh ya ini baju ganti untuk lo. (kata nayna sambil memberikan pakaian kepada dita, dan dita mengambil nya) Udah sana cepetan ganti pakaian lo, abis itu kita sarapan. (kata nayna lagi)
"Nay, untuk hari ini gue gak ke kampus dulu ya, badan gue kurang enak. (ucap dita)
"Apa...! Lo demam dit...! (ucap kaget nayna, lalu meletakkan punggung tangannya di kening dita)
"Gak nay gue gak demam kok, cuman badan gue terasa gak enak aja. (kata dita, meraih tangan nayna yang menempel di kening nya)
"Tapi badan lo panas dit, kita ke rumah sakit sekarang ya...? atau kita hubungi mas Nando aja biar dia ke sini dan periksa lo. (kata nayna khawatir)
"Gak usah nay, gak perlu. Gue baik-baik aja kok. Gue cuma butuh istirahat aja, kalau gue udah istirahat nanti pasti panasnya turun. (jelas dita)
"Tapi dit...! (kata nayna menatap dita dan tidak meneruskan ucapan nya)
"Nay....gue beneran gak apa-apa kok. Lo tentang aja. gue baik-baik aja kok. Oh ya, lo izinin gue nanti sama dosen yang masuk hari ini....! Dan satu lagi, Em... nay, gue boleh kan tetep di sini sampai lo pulang, gue istirahat di sini aja, gue lagi malas untuk pulang saat ini nay. (ucap dita)
"Ya boleh lah dit, jangan kan untuk istirahat, lo nginep lagi aja di sini gue gak apa-apa, malah gue seneng banget, kan gue jadi ada teman di sini. (kata nayna)
"Terima kasih ya nay. (kata dita tersenyum)
__ADS_1
"Ya dit, Lagian ngapain harus berterima kasih sih dit. Kayak sama siapa aja (kata nayna)
Ya udah ayo kita sarapan, pasti bibik sudah menunggu kita untuk sarapan (kata nayna lagi, mengajak dita meraih tangannya)
"Ya nay (jawab dita)
Nayna dan dita berdiri dari duduk nya.
Keduanya berjalan keluar dari kamar, lalu menuju meja makan.
Sarapan untuk nayna dan dita sudah di siapkan oleh bibik yang saat ini sedang menuangkan air putih ke dalam gelas.
"Pagi bik...! (sapa nayna, lalu duduk di kursi meja makan)
"Pagi juga non Nayna, non dita. (jawab bibik)
"Pagi juga bik (jawab dita dan mengembangkan senyumannya melihat ke bibik, lalu dita juga duduk di kursi sebelah nayna)
"Ayo bik duduk, bibik juga sekalian sarapan sama kita. Oh ya mang koko mana bik...? biar sekalian sarapan di sini. (kata nayna)
"Mang koko ada di depan non, lagi memanaskan mobil. Sarapannya tadi udah bibik antar ke depan kok non. (kata bibik)
"Oh ya udah, kalau begitu bik duduk aja sarapan sama kita. (bik minah pun duduk) Eh... Dit kok lo diam aja, udah ambil lo mau sarapan apa....! (ucap nayna)
"Ya nay (kata dita, lalu mengambil nasi goreng + telur mengisi ke dalam piring nya)
Begitu juga dengan bibik dia juga sudah mengisi piring nya dengan nasi goreng dan juga telur.
Nayna meraih gelas air minumnya, lalu meminumnya sedikit dan kembali meletakkannya di atas meja.
Bik minah melihat nayna yang piring nya masih juga kosong, sedangkan dia dan dita sudah mulai memasukan makanan ke mulut.
"Non nayna cari apa...? (tanya bik minah akhirnya)
"Nay cari buah melon bik (jawab nayna yang masih mencari-cari apa yang dia cari dengan sorot matanya)
Dita yang mendengar seketika melihat ke samping, melihat ke nayna.
"Oh non mau buah melon, sebentar bibik ambilkan. Tadi udah bibik potong dan bibik masukkan di dalam kulkas. (kata bibik, lalu berdiri dan berjalan ke arah kulkas khusus buah, mengambil potongan buah melon yang ada di dalam piring dan membawanya ke meja makan)
"Ini non (kata bik minah lalu meletakan piring yang berisi potongan buah melon itu di depan nayna)
Seketika Nayna Mengembangkan senyuman nya, seperti nya dia sangat bahagia saat melihat apa yang dia cari.
Nayna dengan cepat membuka plastik yang menutup piring buah itu.
Bibik memberikan garpu kepada nayna, nayna meraihnya lalu dengan cepat memasukan satu potongan buah ke dalam mulut nya.
"Uh...segar bangat bik (ucap nayna)
"Iya non, tapi pelan-pelan non makannya (kata bibik)
Nayna tidak menjawab dia hanya menganggukkan kepala nya.
Bik minah tersenyum, sedangkan dita bertambah heran melihat tingkah nayna yang belum pernah di lihat nya itu.
Pagi ini Nayna hanya sarapan potongan buah dan segelas susu dan dia sudah merasa kenyang.
__ADS_1
Nayna, dita dan bik minah sudah selesai sarapan. Meja makan juga sudah kembali bersih, setelah di bersihkan oleh bik minah, tanpa membolehkan nayna maupun dita membantunya.
Saat ini dita dan bik minah mengantarkan ke mobil untuk berangkat ke kampus yang akan di antar oleh mang koko.
"Dit, ingat lo habis ini istirahat ya...! Oh ya bik tolong kasih dita obat penurun panas nanti ya bik. (kata nayna yang melihat ke arah dita dan bibik secara bergantian)
"Iya nay, udah lo gak usah cemas. (kata dita)
"Iya non, nanti bibik kasih. Udah non tenang aja. Ada Bibik yang akan jagain non dita nanti (kata bibik)
"Ya udah kalau begitu nay berangkat ke kampus dulu ya bik, dita (kata nayna)
"Iya nay (kata dita)
"Iya non (kata bibik yang menjawab berbarengan dengan dita)
Nayna masuk ke dalam mobil
"Assalamualaikum...(ucap nayna)
"Wa'alaikumsalam...(jawab dita dan bibik serentak)
"Hati-hati kang, jangan ngebut-ngebut (kata bik minah ke mang koko)
Mang koko mengajukan jempolnya kepada bik minah.
Mobil pun pergi.
Setelah mobil keluar dari gerbang, bik minah dan dita masuk ke dalam rumah.
"Non dita istirahat aja di dalam kamar, bibik ambilkan obat untuk non dulu (kata bik minah)
"Ya bik, terima kasih ya bik maaf dita merepotkan bibik (kata dita)
"Ya non, udah gak apa-apa kok, lagian bibik gak ngerasa di repot kan kok. (ucap bik minah)
Dita tersenyum, lalu berjalan dan masuk kedalam kamar tamu. Sedangkan bik minah pergi ke dapur mengambilkan obat dan air untuk dita.
...Bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat ๐ช untuk menulis โ๏ธ dan bisa Update setiap hari....
...๐ค๐ค๐ค...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit โค biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Semoga selalu menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Cinta Karena Janji" ini ya....
...๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ...
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya...! jangan komen yang membuat Author nya down. โ...
...Terima kasih ๐...
...๐๐๐...
__ADS_1