Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Kepergian Andin 2


__ADS_3

Nayna sudah mulai sadar dari pingsannya, dan secara berlahan membuka matanya secara perlahan, melihat ke sekeliling ruangan.


"Jadi yang tadi itu cuma mimpi, syukurlah (Gumamnya dalam hati)


Seketika nayna kaget mendengar suara orang yang ada di sebelahnya, nayna sadar dari lamunannya.


"Nayna, alhamdulillah kamu sudah sadar, miss cemas kamu dari tadi tidak bangun-bangun.


"Apa yang terjadi miss...


kenapa miss ada di kamar nayna...


Nayna kembali melihat di sekelilingnya, nayna baru menyadari ternyata dia tidak sedang ada di dalam kamarnya.


"Ini dimana...? miss Mita kita sekarang lagi dimana...?

__ADS_1


"Kita masih di rumah sakit nay, tadi kamu pingsan. (Jawab miss mita hati-hati)


Seketika nayna pun mengingat semuanya dia mulai meneteskan air matanya dan langsung mengambil posisi untuk turun dari tempat tidur rumah sakit yang di gunakan.


"Nay, nayna mau kemana...? (miss mita sambil menahan tangan nayna)


"Miss nay mau lihat andin, nay mau bangunin andin. nay ingat tadi andin tidak mau bangun pas nay bangunkan.


"Sayang, kamu harus tegar ya, ikhlaskan Andin, kamu harus do'akan supaya andin di tempatkan di tempat orang-orang yang baik di sisi Allah. Nay harus kuat demi andin, nay gak boleh bersedih terus, sekarang andin sudah tenang di alam sana dan andin sudah tidak merasakan sakit lagi.


"Sudah sayang, kamu harus kuat. kalau nay mau melihat andin ayo miss temankan, tapi nayna hapus dulu air mata nayna ya, nayna gak maukan kalau andin melihat nayna kayak begini. kalau andin melihat nayna kayak gini pasti nanti andinnya ikut sedih.


"Ya miss, nay gak nangis lagi. Ayo miss kita temui andin sekarang (Sambil melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya yang dari tadi tidak pernah berhenti)


Nayna dan miss Mita keluar menuju ruangan andin yang ada di sebelah, nayna membuka pintu pelan, nayna melihat ke arah jenazah andin yang sudah di tutupi, nayna kembali meneteskan air matanya, berjalan dengan gontai mendekat ke arah sahabatnya itu.

__ADS_1


"Nak nayna panggil seseorang...


"Ibu santi...(Nayna menatap orang yang memanggilnya dan berlari ke arah ibu santi)


Mereka berdua pun berpelukan, nayna mendekap tubuh tua itu dengan sangat erat.


"Ibu, andin bu. Andin ninggalin nayna bu, ini semua salah nayna, ini semua terjadi karena nayna, andin pergi Karena nayna, ayah dan bunda juga pergi karena nayna. Seharusnya nay yang ada di posisi andin bu, seharusnya nay yang pergi tapi kenapa harus andin yang pergi bu. Ibu santi bantu nayna bangunkan andin bu, miss, pak Andre, pak Zul bantu nayna bangunkan andin. Riko kamu pasti bisa bangunkan Andin kamukan tau andin dari dulu menyukai kamu, pasti andin akan bangun kalau kamu yang memintanya untuk bangun (sambil mengguncang orang yang nayna panggil secara bergantian, Lalu tubuhnya seketika lemas dan terduduk di lantai)


Semua orang yang ada di situ sangat sedih melihat kondisi nayna saat ini. Ibu santi dan miss mita seketika merangkul nayna membantunya untuk berdiri kembali.


"Nak kamu harus ikhlas ya, ini semua bukan salah kamu, semua yang terjadi adalah takdir, kehendak yang maha kuasa. Rizky, Maut, dan Jodoh itu sang pencipta yang mengatur. semua yang hidup di dunia ini bakalan pergi untuk selama-lamanya sayang. jadi nay harus kuat ya jangan pernah lagi menyalahkan diri sendiri. (kata ibu santi ibu panti yang membesarkan andin)


"Tapi bu Andin...


"Sudah nak ikhlaskan, ibu yakin kamu pasti kuat.

__ADS_1


Nayna kembali memeluk ibu santi, nayna masih terus menangis, ibu santi mengusap-usap punggung nayna. begitu juga dengan miss mita dia membelai lembut kepala nayna memberikan kekuatan pada gadis malang itu.


__ADS_2