Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Salah Paham


__ADS_3

Selama dalam perjalanan menuju perusahaan, nayna tidak henti-hentinya bertanya kepada ketiga bodyguard utusan Nattan untuk menjaganya itu, baik menanyakan pekerjaan mereka maupun hal pribadi mereka.


Walaupun awalnya mereka tampak takut, canggung dan ragu menjawab semua pertanyaan yang di tanyakan oleh nayna, pada akhirnya mereka menjawab pertanyaan dari nayna itu sekedarnya.


Nayna yang mulai mengerti kalau mereka merasa sungkan untuk menjawab pertanyaan dari nya mulai diam, Tidak lagi bertanya.


Tidak lama mobil pun berhenti tepat di depan perusahan yang di pimpin oleh Nattan, Nayna pun keluar dari dalam mobil setelah berpamitan kepada Jesi dan Kela (istri dan adik pak Ahmad)


Nayna keluar dari mobil setelah mobilnya di bukakan oleh pak Ahmad.


"Bapak gak usah antar nay, nay sendiri aja ke ruangan mas Nattan, nay tau kok di mana ruangannya, nay kan sudah pernah ke sini sebelumnya. (kata nayna kepada pak Ahmad saat ingin mengikuti langkah kaki nayna dari belakang)


"Tapi maaf nona, kalau saya ketauan tidak mengawasi nona oleh pak Nattan dan pak ardy saya pasti akan di pecat nona. (ucap pak Ahmad)


"Kenapa begitu...? Ya udah terserah bapak, tapi hanya sampai di depan lift aja ya pak. (kata nayna lagi)


"Baiklah nona (ucap pak Ahmad)


Setelah perdebatan dengan pak Ahmad bodyguard yang selalu mengikutinya. Nayna pun melanjutkan jalannya Nayna menyapa satpam yang ada di depan pintu masuk.


Karena satpam itu sudah pernah bertemu nayna dan juga pak Ahmad, dia tidak melarang kedua orang itu untuk masuk kedalam perusahaan.


Saat sampai di lobi nayna langsung berjalan ke lift khusus yang langsung menuju lantai di mana ruangan Nattan berada.


Salah seorang resepsionis yang kebetulan tidak mengenal nayna berlari dari mejanya menghampiri nayna.


"Maaf nona, nona mau kemana...? (tanyanya saat sudah di dekat nayna)


Pak Ahmad yang melihat itu mulai mendekat tetapi langkahnya berhenti karena nayna memberi isyarat untuk berhenti kepadanya.


"Saya mau menemui mas Nattan mbak. (jawab nayna)


"Mas Nattan...? maksud nona pak Nattan pimpinan perusahaan ini...? (tanya resepsionis itu lagi)


"Iya mbak (jawab nayna lagi)


"Maaf ya nona, apa nona sudah membuat janji...?


Nayna tidak menjawab dia hanya menggelengkan kepalanya saja.


"Mohon maaf nona, kalau nona belum membuat janji nona tidak bisa menemui pak Nattan, nona harus buat janji dulu. (ucap resepsionis itu lagi)


"Tapi mbak saya...(ucapan nayna terhenti saat ada seseorang menghampiri mereka, dan itu adalah resepsionis yang biasanya yang sudah tahu nayna pernah ke perusahaan itu bersama ardy, dan dia juga pernah melihat nayna keluar bersama Nattan dan ardy)


"Maaf ini ada apa ya...? (tanya resepsionis yang baru saja datang) Eh nona nayna, maaf ada apa ya nona...? (tanyanya kepada nayna saat melihat nayna yang bersama temannya itu)


"Gak apa-apa mbak sepertinya teman mbak ini salah paham aja. (ucap nayna dengan senyum di bibirnya)

__ADS_1


"Oh sepertinya begitu nona, maaf teman saya ini karyawan baru jadi dia tidak tau sama nona nayna. Maafkan kesalahan teman saya nona...! Nona nayna langsung ke atas aja, pak Nattan dan pak ardy ada di atas mereka dari tadi pagi tidak ada keluar kantor. (ucap resepsionis itu)


"Baiklah, kalau begitu saya permisi ya mbak. (kata nayna sambil masuk kedalam lift khusus itu)


Setelah melihat nayna masuk kedalam lift kedua resepsionis itu kembali ke meja mereka. Pak Ahmad yang juga sudah melihat nayna aman pun keluar dari kantor itu, lalu kembali ke dalam mobil.


Di meja resepsionis itu tampak gaduh, semua karyawan yang melihat kejadian yang tadi berusaha menasehati, menyalahkan, serta memberi tahu siapa nayna itu kepada resepsionis yang baru itu.


(Semua karyawan di sana taunya kalau nayna itu adik angkat dari ardy, yang juga dekat dengan Nattan. Begitu lah yang mereka tahu.)


Di Atas


Ting...


Lift yang di masuki oleh nayna pun terbuka tepat di lantai di mana ruangan Nattan dan ardy berada. Nayna pun keluar dari dalam lift itu. Lalu nayna berjalan ke arah meja sekretaris Nattan yaitu Dian.


"Assalamualaikum...kak dian. (sapa nayna)


"Wa'alaikumsalam...(jawab dian, dengan jutek saat melihat nayna yang menyapanya, tapi dian tidak begitu memperlihatkan wajah juteknya) Ada apa nona ke sini...? (tanya dian)


"Saya mau ketemu mas Nattan kak, apa mas Nattan ada di ruangannya...? (tanya nayna)


"Ada, tapi sepertinya pak Nattan dan pak Ardy lagi rapat berdua sepertinya mereka tidak bisa di ganggu. (kata dian yang mulai mengarang cerita dengan liciknya)


"Oh begitu, apa mereka masih lama rapatnya kak...? (tanya nayna lagi)


"Saya tidak memberi tahu mereka kak, saya ke sini ingin memberi mereka kejutan (ucap nayna)


"Oh begitu tetapi sepertinya nona gak bisa bertemu pak Nattan atau pun pak ardy sekarang, karena mereka sepertinya sedang sibuk (ucap dian)


"Begitu ya kak. (kata nayna, lalu nayna melihat jam yang ada di pergelangan tangannya) Ini udah hampir jam makan siang kalau begitu apa boleh saya menunggu mereka di sini kak...? (tanya nayna kepada Dian)


Dian terdiam sepertinya dian ingin mencari alasan yang tepat untuk menolak nayna menunggu di mejanya.


"Bisa-bisa saya kena pecat kalau pak Nattan atau pak Ardy tahu kalau adik mereka saya suruh menunggu di sini. (kata hati Dian)


Di Dalam Ruangan Nattan


Nattan dan Ardy duduk di sofa yang ada di ruangan Nattan mereka berdua sedang membahas pekerjaan.


Saat ardy berhenti menjelaskan kepada Nattan, Nattan menyandarkan punggungnya di sandaran sofa. Lalu samar-samar Nattan mendengar suara nayna dari luar.


"Ardy, sepertinya saya mendengar suara nayna...! apa lo juga dengar ar...? (tanya Nattan kepada ardy sambil meluruskan posisi duduknya)


"Suara nayna, perasaan saya tidak mendengar apa-apa nat. (kata ardy)


"Ah...masak kamu gak dengar ar. (kesal Nattan)

__ADS_1


Hahaha....(tawa ardy)


"Dasar cowok bucin, kamu gak usah halu deh nat, masak kamu mendengar suara nayna di sini, apa kamu gak lihat sekarang jam berapa, ini masih siang Nattan, jadi nayna nya pasti belum pulang dari sekolah. (kata ardy)


"Tapi saya benaran dengar suara nayna ardy...!!! saya gak lagi halu. (ucap Nattan lagi, karena Nattan masih mendengar suara nayna)


Ardy yang merasa penasaran pun diam, mereka berdua sama-sama mendengarkan suara yang ada di luar.


"Kamu benar Nattan itu suara nayna, tapi kenapa dia kesini tidak memberi tahu kita...? (ucap ardy)


Nattan tidak menanggapi perkataan ardy, Nattan berdiri dari duduknya lalu berjalan dengan cepat ke arah pintu, Nattan membuka pintu itu, tepat saat dian ingin menjawab perkataan nayna.


"Sayang...kamu di sini...!! (ucap Nattan saat melihat nayna yang berdiri sedang berbicara dengan dian)


Ardy juga menyusul Nattan yang berdiri di ambang pintu ruangannya, lalu ardy berdiri tepat di sebelah Nattan.


Nayna yang mendengar suara Nattan menolehkan pandangannya menatap ke arah sumber suara.


"Mas Nattan...!! (ucap nayna sambil berjalan menghampiri Nattan) Assalamualaikum... mas, (ucap nayna sambil menyalami mencium punggung tangan Nattan)


Wa'alaikumsalam sayang...(jawab Nattan memeluk sambil membalas mencium kepala nayna)


"Kalian berdua ini ya, gak tau apa ada jomblo di samping kalian, kalau kalian mau bermesraan di rumah aja sana jangan di sini, mata ku yang suci ini jadi ternodai karena kalian. (ucap ardy)


"Eh mas Ardy, Assalamualaikum...mas (ucap nayna sambil melihat dan tersenyum ke arah ardy, dengan masih di rangkul oleh Nattan)


"Wa'alaikumsalam...adik mas yang sangat cantik. (jawab ardy)


"Ya udah ayo kita masuk (ajak Nattan, yang tangannya masih melingkar di pinggang nayna)


Nattan, nayna dan ardy pun masuk kedalam ruangan Nattan, lalu mereka bertiga duduk di sofa dalam ruangan itu.


Di luar


Dian yang mendengar panggilan sayang Nattan untuk nayna dan perlakuan Nattan kepada nayna itu tampak sangat marah, dengan perlakuan Nattan seperti itu dian sudah bisa menebak apa hubungan nayna dan Nattan saat ini.


(Yang sebenarnya dian pun tidak tau hubungan apa antara Nattan dan nayna, dian cuma menyangka kalau Nattan dan nayna pacaran)


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...


...🤗🤗🤗...


...🥰🥰🥰...


...Terima Kasih 🙏...

__ADS_1


__ADS_2