Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Rumah Sakit


__ADS_3

Gelak tawa memenuhi ruangan kamar VVIP itu, Ketiga remaja itu sudah mulai bercanda ria, setelah nayna kembali bergabung di dekat kedua sahabatnya, setelah menyelesaikan sarapannya.


Nattan dan Dr.Nando hanya diam saja melihat tingkah ketiga remaja itu.


"Ternyata istri kamu ada sisi lain juga ya bro, saya kira nayna itu gadis pendiam, ternyata dia lumayan usil juga. (ucap Nando)


"Ya bro, nayna itu sangat pandai menempatkan dirinya, kalau dengan sahabatnya memang seperti itu, ya sesuai dengan usianya (kata Nattan sambil menyilang kan kakinya)


"Kamu sangat beruntung bro memiliki istri seperti nayna. Saya lihat kehidupan kamu sebelum dan setelah mengenal nayna sangat jauh berbeda. Sejak nayna hadir di hidup kamu, kamu lebih sering tersenyum, tidak seperti dulu sebelum kamu mengenal nayna. Jujur sejak Saya kecil sampai sekarang saya sangat iri dengan kebahagiaan kamu. (kata nando)


"Gak usah iri bro, kebahagiaan itu kita sendiri yang ciptakan, Saya yakin suatu saat nanti kamu juga akan menemukan kebahagiaan kamu. Yakin lah itu...! (ucap Nattan sambil memukul bahu sahabatnya itu)


***


Setelah mengakhiri teleponnya, Ardy pun berjalan ke depan ruang rawat dita, ardy menggapai gagang pintu itu.


"Assalamualaikum...(ucap ardy setelah berhasil membuka pintu, sambil melangkah masuk)


"Wa'alaikumsalam....(jawab semua orang yang ada di dalam ruang itu, dan menoleh ke arah sumber suara)


Ardy kembali menutup pintu dan melangkah masuk, ardy berjalan mendekat ke arah di mana dita terbaring dan juga ada dinda beserta nayna di sana.


"Bagaimana keadaan kamu dita...? (tanya Ardy, yang sudah berdiri di samping nayna yang duduk di pinggir tempat tidur)


"Alhamdulillah...sudah lebih baik mas. (kata dita)


"Alhamdulillah kalau begitu. Oh ya apa kamu sudah mengabari kedua orang tua kamu...? (tanya ardy)


"Belum mas ardy, dita sengaja gak membolehkan mas Nattan atau pun nayna mengabari mereka karena dita gak mau ibu sama ayah cemas, apa lagi mereka sangat sibuk akhir-akhir ini. Lagian dita yakin kalau pun mereka tau, pasti mereka juga gak akan bisa kesini, ya dari pada menjadi beban pikiran mereka lebih baik gak usah ngabarin mereka, Lagian di sini dita juga tidak sendirian, ada kalian semua di sini untuk dita. (kata dita yang tersenyum sambil melihat ke semuanya)


"Kamu memang anak yang sangat pengertian dita, apa lagi sama kedua orang tua kamu. Mas salut sama kamu. (kata ardy)


"Terima Kasih mas atas pujiannya. (kata dita sambil tersenyum)


"Ya sama-sama, Ya udah mas ke sana dulu ya dita, nay, din. (kata ardy lagi)


"Ya mas (jawab mereka serentak.


Ardy pun menghampiri Nattan dan juga dr.Nando yang duduk di sofa.


"Hai pak dr apa kabar...? Bagaimana...? kapan kamu mau melamar cewek yang di jodohkan sama om dan tante itu...?(sapa dan tanya ardy kepada Nando, sambil duduk di sofa tepat di samping Nattan)


"Kamu sudah lihat kan saya baik-baik saja, jadi gak usah nanya dan membahas itu lagi. (jawab dengan sewot Nando)


"Gak usah marah-marah bro, nanti kamu tambah tua, bisa-bisa nanti calon istri kamu panggil om lagi sama kamu. (ucap ardy)


"Brengsek kamu ar. Udah ya gak usah bahas itu lagi, bikin kepala saya mau pecah aja kalau saya mikirin itu. (ucap Nando, sambil memegang kepalanya dengan kedua tangannya)


'Hahahaha....

__ADS_1


Nattan dan ardy tertawa berbarengan, mereka berdua sangat senang melihat reaksi Nando seperti itu.


"Oh...senang ya kalian berdua melihat saya seperti ini. Ya udah dari pada saya berlama-lama di sini lebih baik saya kembali ke ruangan saya aja. (kata nando, sambil bangkit dari duduknya dan langsung keluar dari ruangan itu tanpa bicara apa pun lagi)


Ardy dan Nattan sama-sama tersenyum menatap kepergian Nando.


***


"Mas ardy antar dinda ke sekolah sekarang ya, nanti dinda telat. Nayna katanya hari ini gak masuk karena nayna harus jagain dita di sini. (kata dinda yang kepada ardy)


"Ya udah ayo, mas juga harus ke kantor. (kata ardy sambil berdiri dari duduk nya)


Setelah berpamitan dengan dita, nayna dan Nattan, ardy dan dinda pun keluar dari ruangan itu.


"Mas gak ke kantor...? (tanya nayna kepada Nattan)


"Ya mas ke kantor, tapi nanti agak siangan. (jawab Nattan)


"Maaf ya nay, mas Nattan, gara-gara dita kalian berdua jadi repot. (ucap dita)


"Gak usah minta maaf dita, kita berdua gak merasa di repot kan kok, ya kan mas...? (ucap dan tanya nayna)


"Ya dita, kita gak merasa di repot kan. (ucap Nattan)


"Terima Kasih ya mas Nattan, nayna. (kata dita sambil menggenggam tangan nayna)


"Ya dita sama-sama, lo dan dinda itu bukan cuma sahabat gue, tapi juga bagian dari keluarga gue. (kata nayna sambil tersenyum kepada dita, membalas genggaman tangan dita)


"Ya udah, lo istirahat ya. Biar kondisi lo semakin membaik dan bisa secepatnya pulang. (kata nayna, sambil membenarkan selimut di tubuh dita)


"Ya nay. (kata dita)


Dita pun memejamkan matanya, tidak butuh waktu lama dita pun tertidur, di tambah lagi karena pengaruh obat yang di minumnya, dita sudah tertidur.


Nayna berjalan mendekat ke Nattan, saat nayna ingin duduk di samping Nattan, dengan cepat Nattan menarik tangan nayna, dan itu membuat tubuh nayna kehilangan keseimbangan nya, Nayna pun. terjatuh tepat di pangkuan Nattan.


Nayna tampak kaget, sedangkan Nattan langsung mengeratkan dekapan tangannya di tubuh nayna.


"Mas apa-apa sih, nanti dita atau orang lain melihat mas...!! (ucap nayna, sambil menggerakkan tubuh nya berusaha untuk lepas dan menjauh dari pangkuan Nattan)


"Emangnya kenapa kalau ada yang lihat, mas kan lagi memangku istri mas sendiri bukannya perempuan lain. (kata Nattan)


"Bukan begitu mas, nay malu kalau ada yang lihat (kata nayna)


"Ngapain malu sayang, kita itu udah halal sayang...! jadi gak usah malu (kata Nattan)


"Tetap aja mas, kita itu lagi di tempat umum, apa lagi di sini ada dita, gak enak mas nanti dia lihat. (kata nayna)


"Sebentar aja sayang, mas pengen meluk sayang sebentar. 10 menit aja....!! (seru Nattan)

__ADS_1


"10 menit...? bagaimana kalau suster atau mas Nando mas, 10 menit itu cukup lama loh mas. (kata nayna)


"Ya udah, 5 menit. Mas gak mau ada tawaran lagi ya. (kata Nattan)


"Ya udah iya iya, 5 menit. (ucap nayna)


Nattan memeluk nayna dengan erat, Nayna pun membalas pelukan dari Nattan, suami yang sangat dia cintai.


"I love you sayang (bisik Nattan di telinga nayna)


"I love you too Mas (jawab nayna juga dengan berbisik)


Nattan mencium kening nayna beberapa kali, lalu Nattan pun melepaskan dekapan tangannya di tubuh nayna. Nayna berdiri lalu duduk di sebelah Nattan.


"Udah mas pergi ke kantor sana, nanti telat lagi. Lagian mas kan harus ganti baju dulu ke Dream house, Nay di sini aja jagain dita. (kata nayna sambil menggenggam tangan Nattan)


"Ya udah, kalau begitu mas pergi dulu ya sayang, kalau ada apa-apa hubungi mas ya. Mas usahakan untuk cepat pulang nanti. (kata Nattan)


"Ya mas. (jawab nayna)


Nattan dan nayna berdiri dari duduk nya


"Mas pergi dulu ya sayang, ingat jangan lupa makan siang nanti, mas akan pesankan makanan siang untuk sayang dan juga dita nanti. (kata Nattan)


"Ya mas, terima kasih. Hati-hati nyetirnya ya mas. Kalau mas udah di kantor jangan lupa kabari nay. (kata nayna)


"Ya pasti mas kabari, mas pamit ya. (kata Nattan)


"Ya mas (kata nayna sambil menyalami serta mencium punggung tangan Nattan)


"Assalamualaikum...(ucap Nattan setelah mencium kening nayna)


"Wa'alaikumsalam...(jawab nayna)


Nayna mengantarkan Nattan keluar dari ruangan dita, setelah melihat Nattan sudah mulai menjauh nayna pun masuk kembali ke dalam ruangan dita.


Setelah di dalam nayna pun duduk di sofa yang ada di sana.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...


...๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—...


...๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ...


...Terima kasih ๐Ÿ™...


...Maaf lama Update nya, Author pergi liburan kemarin. Jadi gak sempat menulis, dan baru sempat menulisnya hari....

__ADS_1


... Maaf ya...!!...


...Semoga tetap setia membaca CKJ para reader semua nya ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜...


__ADS_2