Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Perkenalan Dengan Nayna


__ADS_3

Mereka memasuki ruangan keluarga bersama.


"Assalamualaikum...ayah (kata mami Jihan, sambil menyalami dan mencium punggung tangan kakek yoga, bergantian dengan papi syam)


"Waalaikumsalam... sayang, (jawab kakek yoga)


"Bagaimana kabar ayah, (kata mami jihan sambil duduk di sofa yang kosong di samping papi syam dan ibu santi juga sudah duduk di sofa samping nayna)


"Alhamdulillah...selama kalian pergi ayah baik-baik aja nak.


"Alhamdulillah...jihan cemas, abis dari kemaren jihan telpon ayah hp ayah gak aktif, jihan telpon ke rumah kata mbok janah ayah lagi keluar, jihan telpon pak dedi di reject. marahin tuh asisten ayah itu (rengek mami jihan dengan cerewet manjanya dan merasa kuatir)


"Benar dedi kamu menolak panggilan dari menantuku (kata kakek)


"Maaf tuan, itu benar, tapi karena saya sedang menyetir makanya saya reject tuan.


"Lain kali kamu jangan seperti itu dedi kasihan kan menantu ku ini (Tegas kakek)


Kakek yoga tertawa dan mereka semua juga ikut tertawa melihat wajah cemas pak dedi.


"Oh ya kakek sampai lupa, perkenalkan cucuku ini anak kakek namanya syam, dan di sebelahnya itu jihan menantu kakek. syam, jihan ini nayna anak asuh santi.

__ADS_1


"Om, tante, perkenalkan saya nayna om, tante. (sapa nayna sambil menyalami dan mencium punggung tangan keduanya bergantian)


"Kok panggil om sama tante, panggil mami jihan dan papi syam aja ya cantik. (kata mami jihan)


"Iya tan...eh mami jihan.


"Mami jihan dengar dari ibu santi, dulu nayna pernah tinggal dari kota bersama alm andin.


"Ya mami jihan, sebelumnya nayna tinggal di kota B bersama kedua orang tua nayna, tetapi mereka sudah pergi dan karena kepergian kedua orang tua nayna, nayna di usir dari rumah dan tinggal dengan andin di kontrakan, dan andin pun pergi nay memutuskan untuk tinggal di kota ini, karena di sini nay merasa aman nay punya ibu santi, nay punya adik-adik, dan yang lain panti , nay merasa bahagia disini. (matanya mulai berkaca-kaca)


"Itu keputusan yang benar sayang, bukan cuma ibu santi dan yang orang-orang yang ada di panti keluarga nayna saat ini tetapi keluarga besar kakek yoga juga keluarga nayna saat ini. Benarkan ayah...?


"Iya nak jihan kamu benar, nayna... mulai saat ini kami semua ini adalah keluarga kamu.


"Ya Cantik, sama-sama. (Sambil mererai pelukannya, membimbing nayna duduk di sampingnya)


Oh ya, nayna masih sekolah ya...?


"Iya mi, nayna masih sekolah kelas 2 di Az-Zahra School.


"Ooo kamu sekolah di Az-Zahra, bagus dong dekat dari sini. kalau begitu nayna tinggal di sini aja ya, kan lebih dekat. kalau nayna dari panti pasti jauh, dan mami juga ada teman ngobrol kalau di rumah. Bolehkan ayah, mas Syam nayna tinggal di sini bersama kita.

__ADS_1


"Boleh bangat nak, ayah setuju.


"Boleh sayang. (Kata papi syam)


"Bagaimana nak, kakek yoga dan papi syam sudah setuju, kamu mau ya...?


"Tapi mi, nay udah kost di dekat-dekat sini, lagian kan nantinya nay juga sering kesini kan nay kerja di sini.


"Apa kost, kerja disini maksudnya.


"Begini jihan, ya nayna memang kerja di sini di rumah sebelah dan hari ini ayah memindahkan nya kerja di dalam rumah besar, untuk mengatur makanan ayah.


"Ayah...kenapa ayah minta calon mami untuk kerja, gak ada gak ada nayna tidak boleh kerja di rumah ini. mami mau nayna tinggal di sini, gak ada kost-kostan itu tidak aman. mami mau besok nayna sudah pindah ke sini. untuk biaya sekolah dan uang jajan nayna itu tanggung jawab mami semua. mami harap semuanya setuju. bagaimana...?


"Kalau ayah setuju. (kata kakek yoga)


"Mas juga (kata papi syam)


"Saya terserah nyonya muda saja (Kata pak dedi)


"Kalau saya, semuanya terserah nayna jihan semua keputusan ada di tangannya (kata ibu santi)

__ADS_1


"Baiklah semuanya sudah setuju, jadi sekarang nayna bagaimana, mau ya sayang.


__ADS_2