
"NAYNA...(teriak dinda saat baru menyadari ada orang di sampingnya)
"Dinda, kenapa harus berteriak sih. gue gak tuli din...!! (omel nayna sambil kembali memposisikan badannya untuk duduk)
"Lo udah masuk nay...? kenapa lo liburnya lama...? kapan lo datang...? kenapa lo bisa telat...?(pertanyaan dinda bertubi-tubi)
"Din, kalau bertanya itu satu-satu, bagaimana gue jawabnya. (kesal nayna) Oh ya di mana dita...?
"Kok lo cuma tanya dita aja nay, kok gue gak lo tanya...!! apa lo gak kangen sama gue. (Dinda)
"Dinda, dinda. gue tanya dita itu karena gue gak lihat dita ada di sini. Kalau lo, kan ada di sini, ngapain juga gue harus tanya lagi. Kalau kangen gue sangat kangen sama lo dan dita. (kata nayna memeluk sahabatnya itu)
"Hehehe Gue kirain, (kata dinda sambil membalas pelukan nayna)
Mereka berdua melepaskan pelukannya.
"Dita ada di kost nya nay, tadi dia nelpon gue katanya dia lagi gak enak badan. (Dinda)
"Dita sendirian di kost nya din...? (tanya nayna)
"Iya dia sendirian di kost, kan orang tua dita gak ada di sini, dita juga gak punya saudara di sini. (kata dinda sedikit berbisik karena guru mereka memasuki kelas)
Nayna hanya menganggukkan kepalanya, tanda mengerti, lalu fokus melihat ke depan, karena guru mereka sudah masuk untuk memulai pelajaran.
"Nanti gue mau jenguk dita ke kost-kostan nya. Lo mau ikut gak...? (tanya dinda sambil berbisik)
"Lihat nanti ya din, gue minta izin dulu. Kalau boleh nanti gue ikut. (kata nayna juga sambil berbisik) Udah, Kita lanjut nanti aja bahas nya.
"Ya (jawab dinda)
Mereka berdua fokus mendengarkan materi pelajaran yang di berikan oleh guru yang mengajar di depan kelas, lalu mengerjakan tugas yang di berikan oleh guru nya.
Setelah 2 mata pelajaran yang masuk pagi itu, pada siang harinya di jam istirahat, nayna dan dinda pergi ke kantin sekolah untuk makan siang.
Nayna dan dinda duduk di kursi kantin yang biasanya mereka duduki. Kantin terlihat sangat ramai oleh para siswa dan siswi yang hendak makan siang.
"Lo jadi ikut kan nay...? (tanya dinda, saat mereka selesai memesan makanan)
"Tunggu ya din, gue izin dulu (kata nayna dan mengambil hp nya di dalam saku)
"Lo mau minta izin siap nay, mama lo...? (tanya dinda lagi)
__ADS_1
"Em...(jawab nayna)
Nayna mulai mengetik pesan di hp nya, dinda melihat heran kepada nayna.
๐ฑ(Nayna) Assalamualaikum... mas Nattan, (ketik nayna, lalu mengirimnya kepada Nattan)
Nattan yang juga lagi makan siang dengan ardy melihat hp nya yang berbunyi menandakan ada pesan yang masuk.
๐ฑ(Nattan) Waalaikumsalam...Ada apa...? (jawab dan tanya Nattan)
๐ฑ(Nayna) Mas, nay mau minta izin pulang sekolah nanti nay mau ke kost-kostan dita, mau jenguk dita yang lagi sakit.
๐ฑ(Nattan) Ya pergilah, nanti mas jemput di sana, kabari aja kapan kamu mau pulang.
๐ฑ(Nayna) Ya mas nanti nay kabari. Jadi nay gak mampir ke rumah besar dulu mas...?
๐ฑ(Nattan) Gak usah, kapan-kapan aja. oh ya, kamu pergi sama siapa...?
๐ฑ(Nayna) Sama teman nayna mas, namanya dinda.
๐ฑ(Nattan) Baiklah, kamu sudah makan siang...?
๐ฑ(Nayna) Ini nay lagi di kantin mas, mau makan siang sama dinda, mas sendiri udah makan siang belum...?
"Apa-apa sih, mas Nattan ini, mulai deh anehnya keluar (kata nayna dalam hatinya, sambil senyum-senyum sendiri)
๐ฑ(Nayna) Gak usah mas, di sini lagi ramai, mas lanjut makan aja, nay juga mau makan ini pesanan nay sudah datang. (elak nayna)
Nattan yang membaca pesan dari nayna senyum-senyum sendiri.
๐ฑ(Nattan) Baiklah. ๐ (balas Nattan mengakhiri pesannya)
Nattan kembali meletakkan hp nya di atas meja, dan meminum jus yang dia pesan, tanpa melanjutkan kembali makannya.
"Istri lo nat (Tanya ardy)
"Ya istri saya, adik lo. (jawab Nattan santai)
"Apa istri...? adiknya ardy...? (kata orang yang ada di belakang mereka dengan suara kecil pada dirinya sendiri) Apa gue gak salah dengar...!!! ah pasti gue salah dengar (katanya pada diri sendiri)
"Mau apa dia bro, minta di jemput...? atau nanyain lo udah makan atau belum ya...? wah perhatian bangat ya adik saya itu. (ardy)
__ADS_1
"Mau tau aja lo...!! Udah ayo kita kembali ke kantor (kata Nattan, sambil berdiri dari duduknya, dan pergi meninggalkan ardy yang masih duduk)
"PELIT LO BRO... (teriak ardy, yang juga berdiri dari duduknya dan berjalan menyusul Nattan)
"Berisik lo (kata Nattan saat sudah berjalan berdampingan dengan Ardy)
Nattan dan Ardy tidak menyadari kalau ada orang yang mendengar pembicaraan mereka dan mengikuti mereka berdua dari tadi.
Di sisi lain
Dinda yang dari tadi merasa heran dengan sikap nayna, setelah berbalas pesan raut wajah nayna memerah, dan senyum-senyum sendiri saat melihat layar hpnya.
"Lo sehat kan nay...? (tanya dinda sambil meletakan punggung tangannya di kepala nayna)
"Apa-apa lo din... (kata nayna sambil menjauhkan tangan dinda di keningnya) Ya gue sehat.
"Abis wajah lo tiba-tiba merah nay, setelah lo menerima pesan di hp lo itu, dan lo juga tiba-tiba senyum-senyum sendiri. Jadi gue kira lo...(kata-kata dinda terputus karena di sambung oleh nayna dengan cepat)
"Gila maksud lo din...!!! tega lo ya ngatain sahabat sendiri...!!! (nayna)
"Hahaha, gak nay gue gak ada ya bilang kayak gitu lo yang bilang sendiri ya. (dinda)
"Kan memang itu yang mau lo bilang tadi. (nayna)
"Hahaha, ya gue mau bilang itu, pintar lo nay, bisa tau pikiran gue, ya abisnya lo bilang mau minta izin, lalu lo ngirim pesan tapi kok malah senyum-senyum sendiri, dan wajah lo memerah. Gue curiga lo kirim pesan ke siapa sih, gak mungkin kan lo kirim pesan ke mami seperti itu reaksinya. (kepo dinda)
"Ah...kepo lo din (kata nayna, sambil menyuap makannya) udah di makan tuh makanan lo, gak usah kepo deh.
"Gue semakin curiga sama lo nay, tadi kata teman-temannya nenek lampir pas lo belum di kelas lo di antar sama cowok pakai mobil, eh bukan om-om pakai mobil, jangan-jangan benar lagi, lo udah punya pacar ya nay...? jangan bilang lo pacaran sama om-om nay...? (dinda)
Bukan pacar lagi dinda ku sayang, tapi gue sudah punya suami, bagaimana kalau kamu sampai tau ya din, pasti lebih kepo lagi. Begitulah kata-kata dalam pikiran nayna.
"Gak usah aneh-aneh deh din, nanti kalau di dengar orang-orang malah jadi bahan gosip lagi. Udah makan cepat, kalau gak gue tinggal nih. (kata nayna)
"Ya ya abis gue penasaran nay. (kata dinda dengan memasang wajah sok sedihnya)
"Nanti juga lo akan tau din, gue cari waktu yang pas untuk cerita sama lo dan dita, supaya kalian berdua gak ikut salah paham (kata nayna dalam hati)
Nayna kembali melanjutkan makannya, begitu juga dengan dinda dia juga sudah makan dengan lahapnya, setelah selesai mereka pun membayar makanannya, dan kembali ke kelas.
...*Bersambung*...
__ADS_1
...Jangan lupa vote, like dan komennya ya teman-teman ๐ค๐ค๐ค ...
...Terima Kasih ๐...