Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Dijemput Mami Jihan


__ADS_3

Mami Jihan sudah berada di Az-Zahra school menunggu nayna keluar dari kelas, mami Jihan saat ini di temani oleh kepala sekolah berada di lobi sekolah, tempat para wali murid menunggu anaknya.


"Nyonya, apa gak sebaiknya menunggu di ruangan saya saja, nanti saya panggilkan naynanya. (kata pak adam kepala sekolah Az-Zahra.)


"Gak usah pak saya tunggu di sini saja. (mami jihan)


"Baiklah nyonya, kalau begitu saya permisi ke dalam dulu. (pak adam)


"Ya pak silahkan (mami jihan)


Kepala sekolah pun pergi, tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri mami jihan dan duduk di sebelah mami jihan.


"Hai, kamu bukannya jihan, istrinya pak Syam dari keluarga Prayoga....? (Tanya Amanda mamanya Neta)


"Ya benar, maaf dengan siapa ya...? (tanya mami jihan)


"Perkenalkan saya Amanda istri dari Hardi Julian, rekan bisnis pak Syam. (mama neta memperkenalkan diri, sambil mengulurkan tangannya)


"Jihan (kata mami jihan menyambut uluran tangan amanda mama neta)


"Ngomong-ngomong jeng Jihan, saya baru pertama kali lihat jeng ada di sini, apa jeng abis ada pertemuan sama kepala sekolah dan guru-guru di sini...? (tanya amanda)


"Enggak, saya lagi mau jemput putri saya. (mami Jihan)


"Putri...? jadi putri jeng juga sekolah di sini...? saya kok baru tau, kelas berapa putri jeng itu, kali aja sama dengan putri saya, putri saya juga sekolah di sini. (amanda)


"Putri saya Kelas 11, dia pindahan dari kota B beberapa bulan yang lalu. (mami jihan)


"Oh pantasan saya baru lihat jeng di sini. Putri saya juga kelas 11 namanya Aneta Putri Julian biasa di panggil Neta. Putri jeng itu siapa namanya...?

__ADS_1


"Namanya Nayna (mami jihan sengaja tidak menyebutkan nama lengkap nayna karena dia takut kalau akan ada gosip yang tidak-tidak tentang nayna, karena tidak memakai nama belakang keluarga besar Prayoga seperti Nattan)


Satu persatu siswa siswi pun keluar dari kelasnya, menuju lobi untuk pergi ke parkiran bagi yang membawa kendaraan, ada juga yang berjalan kaki karena rumah mereka dekat dan ada juga yang nyamperin salah satu anggota keluarga atau supir pribadi mereka yang menjemput.


Nayna dan kedua temannya berjalan bersama, sambil bercanda tawa, mami jihan yang sudah melihat putri nya, langsung berdiri dari duduknya tanpa mempedulikan amanda yang dari tadi sibuk aja berbicara baik sama dirinya maupun sama orang yang di sampingnya.


"MAMI... (teriak nayna sambil berlari mendekati mami jihan dan memeluknya erat)


Mami Jihan juga membalas pelukan putri + menantunya itu, dita dan dinda juga mendekat ke nayna dan mami jihan, berdiri di sana, sedangkan mama neta menghampiri putrinya yang juga ada di sana bersama teman-temannya.


"Nay kangen bangat sama mami, tapi Mami kok tumben jemput nay. (kata nayna, saat melepaskan pelukannya dan bergelayutan manja sama mami jihan)


"Mami juga kangen banget sama kamu sayang, kamu sih, sejak pindah gak mau lagi main ke rumah mami, ya udah mami samperin ke sini, sekalian mami mau ngajak kamu ke mall. (mami jihan)


"Maaf ya mi, kemarin nay mau ke rumah mami tapi gak jadi karena nay pergi jenguk dita, pulangnya di jemput. (nayna)


"Ya udah gak apa-apa, sekarang kita jalan-jalan ke mall ya, mami bosan di rumah gak ada teman, papi pasti pulangnya malam lagi, papi sangat sibuk akhir-akhir ini. (mami jihan)


"Tadi mami sudah bilang ke mas mu. Nanti kamu telpon aja dia lagi minta izin (kata mami juga dengan suara pelan)


"Oh iya nay sampai lupa, mi ini kenalin teman-teman nayna mi. (kata nayna sambil membalikkan badannya menghadap ke kedua temannya) Ini Dita mami masih ingatkan teman satu kost nayna kemarin, dan ini Dinda.


"Hai tante, (dinda dita bersamaan, dita dan dinda pun memperkenalkan diri mereka sambil berjabat tangan dengan mami jihan)


"Nayna memang begitu tante dia suka lupa dengan kita-kita kalau sudah ketemu orang yang dia sayang (kata dinda)


"Gak begitu juga dinda...!! (nayna)


"Memang begitu nay, apa lagi kalau kamu sudah terima pesan atau telpon dari orang misterius itu, kamu selalu melupakan kita-kita. (dinda)

__ADS_1


"Orang misterius, siapa sayang...? apa ada orang yang mengancam mu atau ada orang yang lagi meneror kamu...? apa mas mu tau ini semua, mami harus hubungi mas mu dulu...!!! (panik mami jihan)


"Mami, mami tenang dulu, gak ada yang meneror nay mi, itu pesan sama telpon dari mas, dinda gak tau apa-apa mi, makanya dia bilang orang misterius. Ya kan din...? (nayna)


Dinda dan Dita saling pandang mereka semakin curiga sama nayna, dari semua ucapan dari nayna maupun mami nya, dita dan dinda sudah mulai menyimpulkan hal-hal yang belum mereka tau kebenarannya.


"Iya tante (kata dinda)


Nayna melihat kepada kedua sahabatnya, nayna tau mereka berdua sudah mulai curiga kepadanya, dan mungkin kedua sahabatnya sudah banyak pertanyaan yang harus mereka tanyakan kepada nya. Tapi nayna hanya diam saja seolah-olah tidak mengetahui arti dari tatapan kedua sahabatnya.


"Oh, kirain mami tadi ada orang misterius yang meneror kamu sayang. Mami jadi takut. (kata mami sambil memeluk nayna) Ya udah kalau begitu kita berangkat ke mall nya sekarang sayang...? (tanya mami kepada nayna)


"Kita-kita boleh ikut gak tante...? (tanya dita, sambil menyenggol sedikit tubuh dinda)


Dinda yang langsung mengerti maksud dari dita pun langsung menganggukkan kepalanya.


"Boleh sayang, lebih rame itu lebih bagus. (mami jihan) ya udah kalau begitu kita berangkat sekarang ya.


"Ya tante, tapi dita bareng dinda aja ya, kebetulan dinda bawa mobil sendiri. (dita)


"Ya tante, gak mungkin kan mobil dinda tinggal di sini. (dinda)


"Oh ya udah, kalau begitu nayna bareng mami ya sayang. (kata mami jihan, dan di balas anggukan dari nayna) Tapi kalian berdua jangan lupa kabari orang tua kalian ya biar mereka gak cemas (kata mami jihan lagi)


"Siap tante (jawab dita dan dinda berbarengan)


Mereka pun pergi ke parkiran masuk ke dalam mobil masing-masing, mobil mami jihan dan dinda keluar dari gerbang meninggalkan Az-Zahra school.


...*Bersambung*...

__ADS_1


...Jangan lupa vote, like dan komennya ya teman-teman 🤗🥰...


...Terima Kasih 🙏...


__ADS_2