Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Kedatangan Nattan 2


__ADS_3

"Oh ya siapa tadi kata kakek yang ingin di jodohkan...?


"Siapa...? siapa yang mau di jodohkan...? (Tanya balik kakek pura-pura)


"Udahlah kek gak usah pura-pura, Nattan dengar kok yang papi dan kakek omongin tadi.


"Kalau kamu dengar kenapa masih beritanya.


"Kakek, kakek gak usah mengalihkan pembicaraan deh, jawab aja pertanyaan Nattan barusan.


"Jawab apa...? pertanyaan yang mana...?


"Kakek, ya udah kalau kakek gak mau jawab Nattan juga gak akan ikut ke puncak.


"Dari mana kamu tau kalau kita mau liburan ke puncak...?


"Ya dari ardy lah kek, ardy di kasih tau sama om dedi. jadi siapa yang mau di jodohkan itu kek.


"Em...syam, kamu aja yang memberi tau sama putra mu ini.


"Tapi ayah.


"Mau kakek yang jelaskan, atau papi, itu sama aja. yang jelas Nattan pengen tau sekarang, apa yang Nattan dengar barusan itu benar atau tidak.

__ADS_1


"Ya baiklah, akan kakek jelaskan. kamu dengar baik-baik. Kakek, papi dan mami kamu sudah sepakat untuk menjodohkan kamu dengan gadis pilihan kami. karena kami yakin kalau gadis ini adalah gadis yang tepat untuk kamu.


"Apa...? emang sekarang masih zaman main jodoh-jodohan kek. Nattan bisa cari sendiri kek.


"Kapan kamu mau cari pasangan sendiri hah...apa kamu lupa sekarang umur kamu berapa. bisa-bisa adik kamu karatan nanti harus menunggu kamu mencari sendiri pasangan untuk kamu.


Hahaha papi dan ardy tertawa mendengar kata-kata yang di lontar kan oleh kakek.


"Kakek ada-ada saja mana ada seperti itu, emangnya siapa gadis yang akan kakek jodohkan itu...? apa Nattan mengenalnya...?


"Jadi kamu setuju untuk perjodohan ini.


"Kakek gak usah menyimpulkan secepat itu, Nattan aja gak tau gadis itu.


"Emangnya gadis itu ada di sini kek (tanya ardy)


"Ya ada, karena mulai hari ini gadis itu akan tinggal di sini. (Kata kakek)


"Kenapa malah kamu yang semangat ardy. (tanya Nattan)


"Itu karena saya penasaran dengan calon adik ipar saya itu nat.(kata ardy)


"Berengsek kamu di, senang ya kamu melihat saya pusing seperti ini.

__ADS_1


"Jelas itu bro (kata ardy sambil tersenyum)


"Kamu gak usah kuatir nak, dia gadis cantik, sopan dan pintar lagi (kata papi syam)


"Tapi pi, emang harus ya di jodoh-jodoh kan.


"Ya mau bagaimana lagi nak, kami semua sudah terlanjur menyukai gadis itu menjadi pendamping kami. Ya kan ayah...?


"Ya nak kamu benar. Kakek yakin kamu akan tertarik dengan gadis itu pada saat kamu melihat nya nanti.


"Kakek yang yakin, tapi Nattan gak.


Apa gadis itu juga ikut liburan ke puncak kakek, papi...?


"Iya nak gadis itu ikut, karena mami kamu mau dengan adanya liburan ini kamu bisa lebih dekat dengan gadis itu.


"Ya sudah terserah kakek, papi dan mami aja, lagian walaupun Nattan menolak sekeras apapun tetap saja mami menggunakan berbagai cara untuk mewujudkan keinginannya. jadi percuma Nattan menolaknya.


"Nah itu kamu tau, cucu ku ini memang sangat pintar. tau semuanya. apa lagi tentang maminya.


"Ya jelaslah Nattan tau kek kan mami jihan itu mami Nattan.


Tiba-tiba terdengar suara bel berbunyi dan ucapan salam dari luar. Kakek, papi syam berdiri dari duduknya berjalan menuju ruang tamu, melihat orang yang sangat mereka kenal sudah pulang. meninggalkan Nattan dan ardy di ruang kelurga.

__ADS_1


__ADS_2