
Nayna yang di temani Nattan turun ke bawah, saat sudah di lantai bawah Nattan pergi ke ruangan kerjanya sedangkan nayna kembali ke taman belakang untuk bergabung kembali dengan teman-teman-teman nya yang masih sibuk mengerjakan tugas.
Nayna duduk kembali di samping dita yang fokus dengan laptop yang ada di hadapan nya.
Dinda mendekati nayna, lalu dinda duduk di samping nayna.
"Nay apa benar kak ardy juga ada di sini...? (tanya dinda dengan berbisik kepada nayna)
Nayna menganggukkan kepalanya.
"Kenapa mereka tiba-tiba pulang cepat, aneh bangat. (ucap dinda)
"Siapa nay...? (tanya dita)
"Tuh mas Nattan sama kak ardy udah pulang, padahal kan ini belum jam pulang kantor...! eh mereka sudah pulang. (kata dinda)
"Mas Nattan...! maksud lo pak Nattan Prayoga sama asisten pribadi nya din yang sudah pulang...? (tanya Jeems yang wajah nya mulai panik)
"Iya Jeems, udah gak usah cemas begitu. Mas Nattan orang nya baik kok. Jadi lo tenang aja. (kata dinda)
"Ya Jeems, sebelum kalian ke sini gue udah ngasih tau dan meminta izin mas Nattan kok. Jadi lo dan Farhan tenang aja. (sambung nayna)
Jeems dan juga Farhan pun akhirnya bisa bernafas lega, setelah mendengar apa yang di katakan oleh nayna.
Mereka semua pun kembali melanjutkan mengerjakan tugas nya. Tidak lama akhirnya mereka pun selesai.
"Akhirnya selesai juga, gue pikir gak akan selesai ini makalah (sambil mengangkat makalah tugas kelompok mereka yang baru aja selesai di buat) Hari yang sangat melelahkan...! kalau setiap hari di berikan tugas seperti ini bisa-bisa kepala gue pecah teman-teman. (kata dinda)
"Walaupun sangat susah, tetapi kita tetap bisa menyelesaikan nya kan din. (ucap rani)
"Ya rani lo benar bangat. Gue sangat bersyukur bisa satu kelompok dengan kalian, kalau tidak gue gak tau ini tugas akan selesai atau tidak. (kata dinda)
"Kalau lo yang ngerjain sendiri din, gue yakin gak akan selesai din, lo itu harus berterima kasih sama gue din, karena gue lah yang memasukan nama lo di kelompok sini. (kata dita)
"Iya iya....Terima kasih ya dita sayang...! gue semakin cinta deh sama lo. (kata dinda, lalu memeluk dita)
"Eh...dinda, lo apa-apaan sih main peluk peluk aja. Udah sana...sana...(usir dita) Terima kasih sih terima kasih...tapi gak usah peluk-peluk juga kali. (sewot dita, yang berusaha melepaskan pelukan dinda)
"Oh...Mentang-mentang sebentar lagi mau menikah jadi lo menolak pelukan dari gue dita. Begitu ya lo sekarang...! Cukup tau aja deh. (dinda yang pura-pura ngambek)
__ADS_1
"Bodo amat lah din...!!! (kata dita yang langsung menjauh kan diri dari dinda)
"Ya udah ayo teman-teman kita bereskan semuanya setelah itu kita masuk ke dalam, bibik udah menyiapkan cemilan lo di dalam. (kata nayna)
Mereka semua nya mulai membereskan buku-buku yang berserakan, dinda dan rani membereskan gelas-gelas yang sudah kosong dan juga piring serta toples cemilan mereka yang sudah pada kosong.
Dinda yang di bantu rani membawa peralatan kosong itu ke dalam, membawanya ke dapur.
"Kenapa di beresin non, udah biarin aja di sana nanti biar bibik yang beresin. (kata bik minah saat melihat dinda dan rani membawa peralatan kosong ke dapur yang kebetulan si bibik ada di sana sedangkan memotong buah)
"Udah bik gak apa-apa, lagian ini kan cuma sedikit jadi kita bisa kok beresin sendiri. (kata dinda)
"Baiklah, terima kasih ya non...! ya udah non letakkan saja di sana biar bibik nanti yang cuci. (kata bik minah lagi)
"Ya bik (kata dinda lalu meletakkan peralatan kotor itu di wastafel cuci piring, lalu dinda dan rani pergi bergabung kembali bersama teman-teman mereka yang masih berada di taman belakang.)
"Udah yok semua nya, kita masuk ke dalam sekarang. (kata nayna sambil mengambil laptop nya yang ada di atas meja dan berdiri dari duduk nya)
"Eh nay sini (sambil mengambil laptop yang di pegang nayna) Biar gue aja yang membawanya ke dalam, lo itu kan gak boleh membawa barang yang berat-berat nay. (kata dinda lagi, sambil cengengesan)
"Ini itu cuma laptop dinda, kalau hanya membawa ini aja gue masih bisa kok, lagian laptop itu gak berat juga...! Udah sini biar gue aja yang bawa. Gak usah lebay deh. (kata Nayna, yang ingin meraih laptop yang di pegang dinda.)
"Ya udah deh terserah lo. (kata nayna menatap dinda)
Saat itu semua orang yang ada di sana menatap dinda dan nayna yang berdebat karena laptop. Begitu juga dengan dita, dia hanya menatap saja dua sahabat nya itu tanpa menyudahi seperti biasanya.
"Udah yok yok kita masuk, di sini sudah sangat panas. (kata nayna)
"Ya nay (kata dita, Farhan dan Jeems serentak)
"Eh tunggu sebentar nay, em...begini (dengan ragu rani mengatakan, dan rani tidak melanjutkan perkataannya)
"Apa rani, udah katakan saja gak usah sungkan begitu (kata nayna menatap rani)
"Nay, begini...Apa gue...! (rani tidak melanjutkan perkataannya) Udah nay gak jadi kita masuk aja yok (kata rani selanjutnya)
"Ada apa sih rani...? lo sebenernya mau tanya apa sama nayna, jangan buat kita-kita penasaran deh. (kata dinda yang berdiri di samping rani)
"Eh gak din gak jadi. (kata rani)
__ADS_1
"Ada apa sih rani...? lo mau tanya apa, udah ngomong aja, gue gak apa-apa kok. (kata nayna)
"Em...begini nay, apa gue boleh ambil beberapa foto di sini nay...? maaf nay ini untuk koleksi gue aja kok. Benaran deh (kata rani yang tampak sedikit takut)
"Ya elah rani rani gue kira lo mau tanya apa...? ternyata cuma tanya boleh atau tidak ambil foto di sini...! (kata dinda, lalu tertawa dengan lepas nya)
Dita, Farhan dan Jeems juga ikut tertawa
"Rani, kenapa lo harus takut sih untuk bertanya itu aja...! kamu gak usah sungkan atau pun takut. (nayna mendekati rani dan merangkulnya) Kalau kamu mau ambil foto di sini boleh kok, gak akan ada yang melarang. Udah kalau kalian mau berfoto-foto dulu sok silahkan. (kata Nayna)
"Teman-teman yok kita ambil foto dulu, kapan lagi kan kita bisa berfoto bersama seperti ini, apalagi di pemandangan taman yang sangat bagus seperti ini. (kata rani menatap satu-satu temannya lalu tersenyum senang)
"Jujur ya rani, Sebenarnya bukan lo aja sih yang sangat ingin mengambil foto di sini, saat dinda dan dita pertama kali ke sini mereka juga sama kok seperti lo. (kata nayna sambil menatap dinda dan dita)
"Nay, jangan bongkar-bongkar aib deh (kata dinda)
"Alah dinda dinda gue kirain lo tadi mentertawakan rani itu lo gak pernah seperti itu, ternyata gue salah. Sama aja toh... (kata Farhan)
"Udah udah, gak usah bahas itu lagi, ayo kita ambil foto bersama untuk kenang-kenangan, kapan lagi kan...! (kata dita)
Mereka pun mulai mengambil beberapa foto, cukup lama mereka mengambil beberapa foto, karena mulai lelah, nayna pun pamit untuk masuk kedalam rumah duluan, dan meninggalkan teman-teman nya yang masih sibuk mengambil foto di sana.
...Bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat ๐ช untuk menulis โ๏ธ dan bisa Update setiap hari....
...๐ค๐ค๐ค...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit โค biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Semoga selalu menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Cinta Karena Janji" ini ya....
...๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ...
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya...! jangan komen yang membuat Authornya down. โ...
...Terima kasih ๐...
__ADS_1
...๐๐๐...