
Malam pun tiba
๐ฑ"Ting..."
Ponsel Nattan berbunyi itu adalah notif WA yang masuk.
Nattan dan nayna sedang melaksanakan sholat berjamaah.
Setelah selesai. Nattan pun meraih ponselnya yang ada di atas tempat tidur, lalu mengecek chat yang masuk itu.
"Siapa mas...? (tanya nayna)
"Ardy sayang (jawab Nattan)
"Oh...apa katanya mas..? (tanya nayna lagi)
"Ini dia minta mas untuk mengecek email yang baru saja dia kirim sayang, mas mau cek dulu ya sayang. (kata Nattan)
"Ya mas cek aja dulu, biar nay yang beresin ini semua (kata nayna)
Nattan mengangguk, mengelus kepala nayna mengecupnya lalu Nattan pun berdiri.
Nattan berjalan ke sofa, sambil membawa laptop yang di ambilnya di atas meja rias, dan sebelum duduk Nattan melihat ke arah nayna yang sedang merapikan perlengkapan sholat yang mereka gunakan. Nattan pun duduk lalu membuka dan menghidupkan laptopnya.
"Mas nay keluar ya, mau nyiapin makan malam (kata nayna)
Nattan yang tadinya fokus melihat ke layar laptop, langsung mengalihkan pandangannya melihat ke arah Nayna saat mendengar suara nayna.
"Gak usah sayang, kita cari makan di luar aja ya. Jadi sayang gak usah masak. (kata Nattan)
"Tapikan mas lagi sibuk (ucapan nayna)
"Gak kok sayang, mas gak sibuk. Mas cuma mengecek email yang di kirimkan oleh ardy ini aja sebentar, setelah ini kita pergi. Sayang siap-siap aja dulu (kata Nattan)
"Baiklah mas, nay siap-siap sekarang (kata nayna)
"Em...(kata Nattan lalu menganggukkan kepalanya)
Nayna pergi mengambil pakaiannya di dalam lemari lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk bersiap-siap.
Nattan yang melihat nayna masuk ke dalam kamar mandi, Kembali melihat ke laptop nya lalu kembali mengecek email yang di kirimkan oleh ardy.
Beberapa menit kemudian...
Nayna sudah rapi dengan olesan make up tipis yang menghias wajahnya. Nayna melihat ke arah Nattan yang masih sibuk berkutat dengan laptopnya.
"Belum selesai mas...? (tanya nayna yang menghampiri Nattan dan duduk di samping Nattan)
"Ini udah selesai kok sayang (Ucap Nattan, sambil mematikan laptopnya lalu menutup nya)
Nattan melihat ke nayna.
__ADS_1
"Kok kamu cantik banget sih sayang...! (kata Nattan sambil melingkarkan tangannya di leher nayna, dan menatap nayna dengan tatapan menggoda)
"Mas... jangan mulai deh. Udah ayo kita pergi (ajak nayna, sambil berusaha melepaskan tangan Nattan di lehernya)
"Sebentar lagi sayang...! kalau kamu secantik ini membuat mas tidak mau jauh-jauh dari kamu (gombal Nattan)
"Gombal, udah ah mas...! kita pergi sekarang ya, nay udah lapar banget mas. (ucap nayna, masih berusaha melepaskan diri dari perangkap Nattan)
Nattan tidak menjawab, tangannya sudah mulai nakal kemana-mana.
"Ya udah kalau mas gak mau pergi sekarang biar nay pergi sendiri aja (kata nayna lagi sambil berdiri dan menjauh dari Nattan)
Tangan Nattan otomatis terlepas karena nayna berontak dan berusaha menjauh.
Dengan cepat tangan Nattan meraih kembali tangan nayna.
"Baiklah sayang, kita keluar sekarang. Tapi mas ganti pakaian dulu ya (ucap Nattan)
"Baiklah, cepat ya...
Nay tunggu di luar (ucap nayna)
"Ya sayang (kata Nattan)
Nayna pun keluar dari kamar, setelah memberikan pakaian yang ingin di kenakan oleh Nattan.
Nayna duduk di kursi yang ada di teras depan rumah minimalis itu. Menatap langit yang di penuhi bintang.
Nayna pun tersenyum....
Semua kenangan bersama kedua orang tua nya serta sang sahabat selalu muncul di dalam pikiran nya. Kenangan indah masa lalu selalu membuatnya bahagia.
Dan saat ini semua kenangan itu terputar kembali di ingatannya.
Nayna tersenyum sambil menatap langit malam yang di penuhi kilauan cahaya bintang.Pemandangan Itu adalah pemandangan yang tidak akan bisa kita lihat di siang hari.
Menikmati keindahan langit yang berkilauan bintang seperti malam ini memang selalu membuat suasana hati menjadi tenang.
Itulah yang di rasakan oleh nayna saat ini.
"Sayang lihat apa...? (tanya Nattan yang sudah berdiri tepat di samping nayna)
Nayna tidak menjawab, karena nayna tidak menyadari ke hadiran Nattan.
Nattan merasa bingung, lalu Nattan pun duduk di samping nayna, lalu Nattan mengikuti arah pandangan nayna saat ini.
"Sangat indah ya sayang (ucap Nattan lalu menggenggam tangan nayna)
"Iya mas sangat indah, (ucap nayna lalu tersenyum)
"Coba mas lihat bintang yang paling terang itu. (kata nayna sambil menunjuk bintang yang paling terang)
__ADS_1
"Ya mas lihat itu (ucap Nattan)
"Apa mas tau, Dulu saat Andin masih ada dia pernah bilang ke nay, kalau bintang yang paling terang itu adalah rumah untuk orang-orang yang baik yang saat ini sudah tiada. Dan nay yakin ayah, bunda dan andin ada di sana saat ini, pasti mereka juga sedang melihat nay yang ada di bawah sini (kata nayna yang matanya sudah berlinang air mata)
"Ya sayang. Ayah, bunda dan andin pasti ada di sana, karena mereka adalah orang-orang yang baik. Dan saat ini pasti mereka melihat kita di sini, melihat sayang yang menatap sedih ke mereka. Apa sayang tau, mas yakin saat ini ayah, bunda dan andin juga merasa sedih karena sayang menatap mereka seperti itu, kalau sayang menatap mereka dengan tersenyum bahagia pasti mereka juga tersenyum bahagia. (kata Nattan sambil mengusap air mata nayna yang sudah jatuh membasahi pipinya)
Nayna menatap Nattan, lalu tanpa berkata-kata nayna memeluk Nattan dan mengusap air mata nya.
"Nay sangat merindukan mereka mas (ucap nayna yang mulai terisak)
"Ya mas tau sayang, tapi kalau sayang rindu kepada mereka sayang jangan sedih seperti ini, bukan nya sayang sendiri ya yang pernah bilang kalau ayah, bunda dan andin paling gak suka melihat sayang menangis seperti ini....! Jadi sayang jangan menangis. Kalau sayang rindu kepada mereka sayang harus selalu mendoakan mereka, semoga mereka berada di antara orang-orang yang baik. Ya sayang...udah ya jangan menangis lagi...(kata Nattan sambil mengusap punggung nayna untuk memberikan ketegaran)
Nattan melepas pelukannya, lalu memegang pundak Nayna, mengangkat dagu nayna untuk melihat ke arahnya.
Keduanya saling tatap, Nattan mengusap air mata yang membasahi pipi nayna dengan lembut.
"Mana senyumnya...(Rayu Nattan dengan tatapan menggoda nya)
"Sayang...em ๐...(panggil Nattan lagi sambil menunjukan senyum di bibir nya, agar nayna tersenyum)
Karena melihat senyuman di bibir Nattan akhirnya nayna pun tersenyum.
"Nah...begitu kan cantik...! Bagaimana perasaan sayang saat ini, udah lebih baik...? (tanya Nattan)
"Em...ya mas nay udah lebih baik sekarang. (ucap nayna)
"Baiklah, kalau begitu apa kita bisa pergi sekarang...! (seru Nattan)
"Ya (jawab singkat nayna)
"Baiklah ayo...(ajak Nattan)
Nayna menganggukkan kepalanya, lalu mereka berdua pun berdiri dan berjalan ke arah mobil.
Nattan membukakan pintu mobil untuk nayna, setelah nayna masuk Nattan menutup kembali pintu mobilnya.
Nattan berjalan ke sebelah lalu Nattan pun masuk ke dalam mobil.
Nattan melihat ke arah nayna, lalu fokus melihat ke depan.
Mobil pun melaju...
...Bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......
...๐ค๐ค๐ค...
...Vote, like dan komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit nya โค biar tau kalau author sudah update....
__ADS_1
...๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ...
...Terima kasih ๐...