Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Suami Over Protektif


__ADS_3

Nattan menjadi suami yang over protektif kepada nayna, semua yang ingin nayna lakukan semuanya di larang oleh Nattan.


Hati ini adalah hari terakhir siswa siswi Az-Zahra liburan di bali, dan khusus hari ini pak adam


membebaskan untuk mereka melakukan apa yang ingin mereka lakukan, dengan syarat tidak berjalan seorang diri.


Karena hari ini Nattan melarang nayna untuk ikut dengan dita dan dinda mengikuti teman-teman yang lain pergi berburu oleh-oleh. Jadi nayna hanya di dalam kamar saja.


Nayla mendiami Nattan dia tidak mau berbicara satu kata pun kepada Nattan semenjak mereka kembali ke kamar, karena Nattan melarang nayna untuk ikut bersama teman-teman nya, mencari oleh-oleh.


"Udah dong nay ngambek nya...!! (kata Nattan)


Nayna hanya diam dia tidak menanggapi apa yang dikatakan mantan bahkan Nayna tidak melihat ke arah Nattan, yang berusaha membujuknya. Nattan tersenyum melihat tingkah lucu Nayna, cara ngambek Nayna yang seperti anak kecil yang direbut permennya membuat Nattan bahagia melihatnya.


Karena Nayla dari tadi mendiami nya dan sibuk bermain hpnya, Nattan pun berjalan kearah lemari untuk mengambil pakaian lalu Nattan masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri tidak lama Nattan pun keluar dari kamar mandi dan sudah menggunakan pakaian yang rapi.


Saat mendengar pintu kamar mandi terbuka nayna melihat ke arah Nattan sekilas lalu kembali fokus melihat hpnya. Nayna kembali cemberut dan memonyongkan bibirnya.


Karena nayna berfikir kalau Nattan bakalan keluar dan meninggalkan nya sendiri di kamar itu.


Nattan melihat ke arah nayna yang cemberut, lalu Nattan mendekati nayna yang duduk di sofa yang ada di dalam kamar itu, lalu Nattan duduk di sebelah nayna.


"Sayang gak sopan ah...kakinya di tarok di atas meja...!!! (ucap Nattan)


Nayna dengan cepat menurunkan kakinya yang ada di atas meja.


"Gak baik loh nay mendiami suami. (ucap Nattan lagi, sambil menyentuh dagu nayna)


"Siapa yang mendiami mas...(ucap nayna sambil menepis tangan Nattan yang menyentuh dagunya)


"Kan nay sendiri yang mendiami mas dari tadi...!!! Sampai-sampai tidak mau lagi di sentuh (ucap Nattan, yang berpura-pura memasang wajah yang kecewa)


"Nay gak mendiami mas kok, ini buktinya nay tetap menjawab omongan mas. dan nay gak pernah melarang mas nyentuh nay. Kemarin aja mas nyentuh pa....(nayna menghentikan katanya karena dia baru menyadari kata apa yang ingin dia sebutkan)


"Menyentuh pa...apa nay, kok gak di lanjutin (ucap Nattan meledek nayna)


"Udah ah mas, nay ngantuk mau tidur. (ucap nayna, mengalihkan pembicaraan sambil berdiri dari duduknya)


Melihat nayna yang hendak pergi Nattan dengan cepat menarik tangan nayna, karena kehilangan keseimbangannya karena di tarik oleh Nattan, nayna pun terjatuh di pangkuan Nattan.


Nattan memeluk tubuh nayna yang duduk di pangkuan nya, Nattan tersenyum kepada nayna. Sedangkan nayna semakin cemberut.


"Lepas kan mas...(ucap nayna, yang mengerak-gerakkan tubuhnya berusaha melepaskan diri dari dekapan atau pelukan Nattan)


"Jangan bergerak-gerak seperti itu nay, kalau nay seperti itu terus nay akan membangun kan sesuatu di bawah sana. (ucap Nattan)


"Membangunkan apa mas...? kecoak...? tikus...? emangnya ada di bawah sofa ini...? (tanya nayna dengan polosnya, karena tidak mencermati apa yang di ucapkan Nattan barusan)


"Bukan di bawah sofa nay, tapi di bawah yang nay duduki (ucap Nattan lagi)

__ADS_1


"Apa...Mas lepaskan nay mas, nay takut sama tikus. (ucap nayna dengan polosnya, karena masih belum paham)


Hahahaha....


Tawa Nattan yang merasa lucu dengan sikap polos nayna.


"Kenapa mas tertawa...? Oh jadi mas senang kalau nay di gigit sama tikus. (ucap nayna)


"Siapa bilang mas senang, kalau tikus nya menggigit nay, mas akan duluan menggigit tikus itu. (ucap Nattan)


"Ih mas jorok, masak mas mau gigit tikus. (kata nayna yang sudah melingkarkan kedua tangan nya di leher Nattan, tanpa nayna sadari)


"Ya dari pada tikus itu menggigit nay, ya lebih baik mas yang gigit dia duluan, karena mas gak mau istri yang cantik ini di gigit sama tikus. (kata Nattan sambil mengecup bibir nayna sekilas.)


"Mas...Apaan sih...(rengek nayna sambil menutup mulutnya dengan telapak tangannya)


"Jangan kayak gitu nay, mas bisa lepas kendali nanti (bisik Nattan di telinga nayna)


"Udah ah, mas mulai ngelantur ngomongnya. (ucap nayna sambil membuang wajahnya ke samping)


"Nay...(panggil Nattan, sambil mencolek pipi nayna)


"Em...(jawab nayna)


"Nay lihat ke sini dulu, dosa lo nyuekin suami. (ucap Nattan sambil meraih dagu nayna)


"Mau ikut sama mas gak...? (tanya Nattan sambil memegang dagu nayna)


"Gak...(ucap nayna dengan juteknya)


"Yakin gak mau ikut...? (tanya Nattan lagi sambil menatap menggoda nayna)


Ya nay yakin. (ucap nayna, memanyunkan bibirnya)


"Ya udah kalau nay gak mau ikut, kalau begitu mas pergi sendiri aja jemput ibu santi sama ardy di bandara. (ucap Nattan sambil melonggarkan pelukannya di tubuh nayna)


"Apa mas mau jemput ibu, jadi ibu nyampainya sekarang mas, semalam ibu bilang mereka berangkat sore. (ucap nayna dengan ekspresi senang nya)


"Ya, kata ardy ibu sudah gak sabaran ingin ketemu putrinya, eh ternyata putrinya gak mau menjemput dia ke bandara, pasti ibu santi sangat kecewa. (ucap Nattan)


"Kan nay gak tau kalau mas mau jemput ibu ke bandara, nay kira mas mau ajak nay kemana...!! kalau jemput ibu ya nay ikut ya mas...!!! (ucap nayna)


"Em...boleh, tapi ada syarat nya. (ucap Nattan)


"Syarat...? kok pakai syarat sih mas, tadi mas ngajak nay tapi gak ada syarat. (ucap nayna)


"Ya udah kalau nay gak mau, mas gak jadi pergi kita di sini aja, nanti mas suruh supir hotel aja yang jemput. (ucap Nattan)


"Mas...!!! ya udah apa syarat nya...? (tanya nayna)

__ADS_1


"Em...Tapi nay janji ya, harus menuruti syarat dari mas. (Nattan)


"Ya nay janji. (ucap nayna)


"Sebelum kita ke bandara, kita ke rumah sakit dulu ya, untuk periksa kesehatan nay, nay terlihat sangat pucat. (ucap Nattan)


"Tapi mas, nay benaran gak apa-apa, nay baik kok. Jadi kita gak usah ke rumah sakit ya, kita langsung ke bandara aja (ucap nayna, sambil melingkarkan tangan di leher Nattan)


"Sayang...!!! ingat tadi udah janji ya, jadi gak ada tawar menawar lagi (ucap Nattan)


"Ya udah iya, iya. Kita ke rumah sakit dulu sebelum ke bandara, tapi nay gak mau di suntik ya, nay takut. (ucap nayna sambil menundukkan kepalanya)


"Oh jadi nay takut di suntik, makanya dari kemarin menolak di ajak ke rumah sakit. Nay nay...(ucap Nattan sambil menggelengkan Kepalanya)


Nayna tersenyum menatap Nattan.


"Ya udah, sana nay ganti pakaian dulu, atau mau mas bantu ganti bajunya. (ucap Nattan)


"Nay bisa sendiri (ucap nayna, sambil berdiri dan sedikit berlari ke arah lemari)


"Nay jangan lari-lari nanti jatuh (ucap Nattan)


Nayna tidak menanggapi ucapan Nattan, dia hanya tersenyum, lalu nayna mengambil pakaiannya secara acak di dalam lemari, dan membawanya masuk kedalam kamar mandi.


Setelah selesai, nayna mempoles wajahnya dengan make up yang tipis, lalu memakai jilbabnya. Nayna mengambil tasnya dan memasukkan hp nya ke dalam tas, lalu menghampiri Nattan yang sedang duduk di sofa sambil menatapnya.


"Istri siapa sih ini kok cantik bangat...(goda Nattan, sambil berdiri dari duduknya menatap nayna)


"Istri Samuel Nattan Prayoga (ucap nayna)


Nattan tersenyum, lalu mencium kening nayna.


"Sudah siap...? Kita berangkat sekarang...? (tanya Nattan)


"Udah mas, ayo (ajak nayna sambil menggenggam erat tangan Nattan)


Nayna dan Nattan keluar dari kamar mereka, memasuki life menuju lobi hotel, Nattan mengambil kunci mobil dari supir hotel, karena Nattan ingin menyetir sendiri.


Nattan dan nayna masuk ke dalam mobil lalu mobil yang di kendarai Nattan pun melaju meninggalkan hotel.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan Jejaknya ya teman-teman...


...🤗🤗🤗...


...🥰🥰🥰...


...Terima Kasih 🙏...

__ADS_1


__ADS_2