
Nattan dan nayna masuk di salah satu tempat makan. Dengan wajah yang penuh senyum nayna berjalan di depan, sedangkan Nattan yang berjalan di belakang nayna melihat setiap sudut ruangan dengan cemberut.
Nattan menghentikan langkahnya saat nayna duduk di salah satu bangku kayu yang tersedia di tempat makan itu.
"Kok malah bengong mas. Ayo duduk...! (ajak nayna sambil menepuk bangku di sebelahnya)
Nattan menatap nayna....
"Ada apa...? Kenapa lagi...? Udah gak usah pasang muka betek kayak gitu, sini duduk. (kata nayna sambil meraih tangan Nattan supaya Nattan duduk di samping nya)
Nayna tersenyum saat Nattan sudah duduk di samping nya.
"Udah mas gak usah panik begitu, di sini bersih kok ya walaupun tempatnya seperti ini, tapi asal mas tau makanan di sini enak-enak semuanya gak kalah dengan makanan di tempat makan mewah, dan menunya juga beragam. (bisik nayna)
"Sayang, mas bukannya meragukan kebersihan di sini, Tapi mas merasa kurang nyaman aja. Mana banyak bangat orang lagi di sini dan mereka melihat ke sini semua lagi, buat risih aja. (kata Nattan yang juga ikut berbisik kepada nayna)
"Ya gak apa-apa mas, itu tandanya makanan di sini enak, makanya rame. Gak mungkinkan kita nunggu sepi, keburu lapar nih perut (ucap nayna lagi)
"Ya udah terserah sayang deh, Sayang berdiri sekarang mas mau duduk di sana, sayang yang di sini. Risih mas di sini di lihatin orang-orang. (kata Nattan)
Nayna pun berdiri, sesuai yang di minta Nattan, dan Nattan bergeser duduk di bangku tempat nayna.
"Sama aja (protes Nattan)
"Ya iyalah sama, emangnya mas pikir tadi pas nay duduk di sana ada pelindung nya supaya gak di lihat orang-orang, mas ini ada-ada aja...! Udah biarin aja mereka cuek aja.... (kata nayna lalu menggelengkan kepalanya karena heran dengan sikap Nattan)
"Tapi (kata Nattan)
Nayna dengan cepat memotong perkataan Nattan
"Gak usah tapi-tapi, Udah ah gak usah berdebat lagi, lebih baik kita pesan makanan sekarang. Mas mau makan apa...? (tanya nayna sambil melihatkan daftar menu)
"Sama aja sama sayang (kata Nattan)
"Ok, tunggu sebentar nay pesan dulu (kata nayna lalu berdiri dari duduk nya)
"Mau ke mana...? Katanya mau pesan kok malah pergi...! (Kata Nattan yang menatap heran kepada nayna sambil tangannya memegang tangan nayna melarangnya pergi)
"Ya ini nay mau pesan mas. (Nayna kembali duduk) Mas di sini itu kalau kita mau pesan makanan ya kita sendiri yang pergi ke sana (sambil menunjuk tempat untuk memesan makanan) Karena kalau kita nunggu waiters nya ke sini pasti lama, kan lagi dan eh rame nya mas. (kata nayna menjelaskan)
"Kok ribet bangat sih sayang. Ya udah pesan sana, tapi jangan lama-lama ya (kata Nattan)
"Siap...gak akan lama kok. Nay tinggal sebentar ya. (kata nayna lalu menggenggam tangan Nattan)
__ADS_1
"Ya (jawab Nattan sambil menganggukkan kepalanya)
Nayna kembali berdiri, lalu berjalan untuk memesan makanan.
Sambil menunggu nayna kembali Nattan membuka ponselnya.
Beberapa menit kemudian nayna pun kembali, dan duduk di samping Nattan. Nattan menoleh ke samping, lalu meletakkan ponsel nya kembali ke atas meja.
"Kok lama (protes Nattan)
"Apanya yang lama sih mas...! (heran nayna)
"Ya sayang pergi pesan makanan nya lah, apa lagi (kata Nattan)
"Kan ngantri mas makanya agak lama (Nayna)
mas kenapa sih kok dari tadi sewot terus (kata nayna lagi)
"Mas kan udah bilang, mas risih di lihatin orang-orang, apa lagi sayang tinggal mas sendiri di sini lama-lama. (keluh Nattan)
"Salah siapa ganteng, Makanya di lihatin orang-orang. (kata nayna spontan, lalu nayna memalingkan pandangannya saat baru menyadari perkataan nya)
"Apa..? jadi sekarang sayang udh mengakui kalau suami mu ini ganteng (kata Nattan sambil menggoda nayna, dengan menyenggol bahu nayna dengan bahunya)
"Udah gak usah ngelak sayang, akui saja tadi sayang bilang seperti itu, mas dengar dengan sangat jelas lo sayang (goda Nattan lagi)
"Siapa yang ngelak, tadi nay bilang belum tentu orang itu lihatin mas. Itu yang nay bilang tadi. Makanya kalau mandi itu semua nya di bersihkan, termasuk kuping nya biar bisa dengar. (elak nayna lagi)
"Bukan kuping mas yang salah sayang, tetapi sayang yang gak mau mengakui. Udah di akui saja sayang kalau suami mu ini ganteng, jadi masalah selesai. Bagaimana...? (kata Nattan)
"Kok lama ya pesanan kita datangnya (kata nayna yang mengalihkan pembicaraan, sambil nayna melihat ke sana kemari)
"Mulai.... mengalihkan pembicaraan (kata Nattan)
"Permisi mas, mbak ini pesanannya (kata waiters yang mengantarkan makanan pesanan nayna)
"Ya mang, Terima kasih (kata nayna)
Waiters pun meletakan makanan di atas meja yang ada di hadapan nayna dan Nattan
"Selamat menikmati mas, mbak (kata waiters setelah selesai meletakkan makanan)
"Ya mang terima kasih (kata nayna lagi, sedangkan Nattan hanya menganggukkan kepalanya)
__ADS_1
Waiters itu pun pergi
"Wah... semuanya pasti sangat enak mas, udah sekian lama nay gak ke sini, jadi kalap mesan sebanyak ini, dan berbagai menu lagi. Maaf ya mas (kata nayna)
"Kok minta maaf sih sayang...! udah gak apa-apa, mau sayang mesan makanan sebanyak apapun mas gak akan marah, malah mas senang. (kata Nattan lalu tersenyum melihat ke nayna)
"Terima kasih ya mas. (kata nayna yang matanya mulai berkaca-kaca)
"Ya sayang, udah ah ayok makan, gak usah melow melow lagi. Mas udah lapar. (kata Nattan mencairkan suasana karena sudah melihat Nayna yang matanya sudah berkaca-kaca)
"Em...(jawab Nayna lalu tersenyum)
Walaupun awalnya Nattan ragu untuk memakan makanan itu, tetapi setelah di coba dan rasanya enak Nattan pun menikmati makanan.
Nayna melihat Nattan yang sudah mulai menikmati makanan pun tersenyum.
"Terima kasih ya mas untuk semuanya, Terima kasih mas selalu mengerti nay. Menjadi suami yang sangat baik untuk nay, suami yang selalu ada, Terima kasih mas. Nay sangat bahagia memiliki mas. Maafkan nay yang selalu membuat mas repot. (kata hati nayna, sambil menatap ke Nattan yang sedang menikmati makanan)
Nattan melihat nayna yang bengong menatap nya....
"Kok gak makan sayang...! ada apa...? (tanya Nattan)
"Gak ada apa-apa mas, ya ini nay makan (kata nayna yang spontan mengalihkan pandangan nya ke makanan lalu menyuapi ke mulut nya)
"Ya udah, jangan bengong lagi. Makan...! (kata Nattan)
Nayna menganggukkan kepalanya....
Mereka berdua kembali menikmati makanan dalam diam...
...Bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......
...🤗🤗🤗...
...Vote, like dan komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit nya ❤ biar tau kalau author sudah update....
...🥰🥰🥰...
...Terima kasih 🙏...
__ADS_1