Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Dita dan Nando


__ADS_3

Dita berusaha menahan air matanya saat mengantarkan kedua orang tuanya ke bandara.


Dita memeluk ibu dan ayah bergantian, lalu menyalami kedua orang tua nando.


"Jaga diri baik-baik ya nak, kalau ada apa-apa segera hubungi ayah atau ibu. Dan ingat kalau kamu dalam kesulitan atau butuh bantuan minta tolong lah sama kakak mu Nando. Ayah dan ibu yakin nak Nando akan menjaga kamu dengan sangat baik. (ucap ayah)


"Ya ayah, tapi kenapa ayah dan ibu menitipkan dita sama dia, dita bisa jaga diri kok ayah, lagian kan ada bibik yang akan menjaga dita juga. Jadi ayah dan ibu gak perlu lagi nitipin dita sama dia. (kata dita)


"Sayang...ibu tau kamu bisa jaga diri baik-baik, dan juga ada bibik yang akan menjaga kamu, tetapi walaupun begitu ibu tetap khawatir sama putri ibu, ibu gak mau apa yang sudah terjadi dulu kamu alami lagi. (kata ibu sambil mengelus lembut kepala dita)


"Tapi bu. (dita)


"Gak usah tapi-tapi (kata ibu memotong ucapan dita)


"Baik lah ibu. (kata dita pasrah)


"Nah ini baru putri ibu. (ucap ibu lalu meluk putrinya)


Kamu harus menurut ya nak dengan nak Nando, ingat jangan bertengkar terus dengan dia (bisik ibu)


Dita hanya diam, tidak menjawab perkataan ibu.


"Pa, ma, om, tante. Semuanya sudah saya urus. Ayo...sebentar lagi pesawatnya akan berangkat. (kata Nando yang baru saja menghampiri kedua orang tuanya dan juga ayah dan ibu dita)


"Ya nak, apa yang lain juga sudah datang...? (tanya papa kepada Nando)


"Udah pa semuanya sudah ada di sana (kata Nando)


"Baiklah kami akan ke sana sekarang.


Kamu dan dita gak usah mengantar kami ke sana. Kalian langsung pulang saja. (kata papa)


"Baiklah pa, jaga diri papa dan mama di sana (ucap Nando lalu memeluk kedua orang tuanya secara bergantian)


Om, tante, jaga diri baik-baik juga ya di sana. (kata nando lalu memeluk kedua nya bergantian)


"Ya nak, om titip dita ya. (kata ayah)


"Ya om (jawab Nando)


Setelah saling berpamitan, kedua orang tua nando dan dita pun pergi dan mereka bergabung dengan rekan-rekan yang lain.


Dita hanya diam menahan air mata nya menatap kepergian kedua orang tuanya.


Nando yang tau dita merasa sedih juga diam, dia tidak berani berbicara bahkan menjahili dita seperti biasanya. Nando hanya bisa mencuri-curi melihat ke arah dita.


Sampai akhirnya dita lah yang membuka suara duluan.

__ADS_1


"Antar kan saya pulang ke rumah sekarang kak (kata dita tanpa melihat ke arah Nando)


"Pulang...? maksudnya ke rumah kamu...? (tanya Nando)


"Ya iya lah ke rumah saya. (ketus dita)


Emangnya saya gila apa minta di antar pulang dan pulang ke rumah seorang pria, saya masih waras kali.(kata dita dalam hati)


"Gak usah ketus, saya hanya bertanya. (kata Nando, lalu berlalu pergi meninggalkan dita yang masih diam berdiri di sana)


"Mau kemana...(ucap dita yang melihat Nando yang berlalu pergi)


"Pulang (jawab singkat Nando)


"Pulang...! terus gue (kata dita menunjuk dirinya)


Karena dita melihat Nando yang sudah cukup jauh, dengan berlari dita mengejar untuk menyusul Nando, karena dita takut Nando akan meninggalkannya sendiri di bandara.


"Dasar cowok aneh dan ambekan. Mimpi apa sih gue semalam...! pagi-pagi begini sudah berurusan dengan cowok aneh ini, yang selalu membuat gue kesal. (gerutu dita saat masih berlari)


"Hai cowok aneh tunggu gue (teriak dita, saat dia melihat Nando yang ingin masuk ke dalam mobil)


Nando pura-pura tidak mendengar teriakan dita, dia masuk ke dalam mobil sambil tersenyum penuh kemenangan.


Dengan cepat dita pun masuk ke dalam mobil, dita duduk di bangku mobil di sebelah kemudi (di samping Nando) Dita mengatur nafasnya, dia masih ngos-ngosan karena berlari menyusul Nando.


"Dasar cowok aneh, apa lo gak dengar gue teriak manggil lo (kata dita dengan suara yang terputus-putus karena nafasnya belum teratur)


Apa kamu mau minum (kata Nando lagi, dengan menyodorkan air mineral ke dita)


Tanpa berkata, dita mengambil air itu, membuka tutupnya lalu meneguknya dengan cepat.


"Hai pelan-pelan nanti kamu tersedak (kata Nando, yang pastinya tidak di hiraukan oleh dita)


"Alhamdulillah...(kata dita setelah menghabiskan semua air yang ada di dalam botol dan merasa lebih lega)


"Saya semakin tertarik sama ini cewek, dia apa adanya, dia gak jaim di depan seorang cowok seperti cewek cewek kebanyakan di zaman ini. (kata Nando dalam hati)


"Kak, kak Nando...(panggil dita sambil melambaikan tangannya di wajah Nando)


Nando pun kaget, tersadar dari lamunannya, lalu dengan cepat Nando mengalihkan pandangannya.


"Ngapain kakak menatap saya seperti itu...? jangan bilang kakak lagi mikir hal-hal yang jorok, atau jangan-jangan kakak lagi mikirin cara untuk membuat saya kesal lagi kan...? ayo ngaku saya benar kan. (tanya dita)


"Siapa juga yang menatap kamu, saya cuma melihat mobil di sebelah itu. Dan kamu ingat baik-baik, saya bukan laki-laki yang suka mikir hal-hal yang jorok atau mikir hal-hal untuk buat kamu kesal. Emang nya saya kurang kerjaan apa mikirin semua itu. (kata Nando)


"Ah...saya gak percaya (ledek dita)

__ADS_1


"Ya udah kalau kamu gak percaya, saya juga gak butuh kamu percaya. (kesal Nando)


Masih dengan suasana hati yang kesal, Nando menghidupkan mobilnya lalu sedikit memacu laju mobil dan keluar dari parkiran bandara.


Nando diam, bahkan dia tidak melihat ke arah dita yang menatapnya.


"Cowok kok suka ngambek, ayah dan ibu pasti salah ini mempercayakan menjaga gue ke cowok ini, baru gue gitu in aja dia sudah ngambek. (kata hati dita)


"Kenapa kakak ingin ninggalin saya sendiri tadi, kakak sengaja ya...? Apa kakak lupa ayah dan ibu meminta kakak untuk menjaga saya selama mereka tidak ada di sini. Ini belum juga pesawat nya terbang kakak sudah pergi duluan dan ingin meninggalkan saya sendirian di sana. (omel dita untuk mencairkan suasana)


"Siapa yang ninggalin kamu, bukannya kamu yang minta antar pulang, ya makanya saya pergi. Kamu aja yang lama. Ya udah saya tinggal. (elak Nando)


"Ah alasan. bilang aja mau ninggalin. (kata dita, lalu dita melihat lurus ke depan)


Loh ini kita mau kemana...? bukannya tadi saya minta kakak antar kan saya pulang ke rumah saya. (kata dita lagi saat menyadari jalan itu bukan ke arah perumahannya)


"Kita ke apartemen ku dulu, saya mau mengganti pakaian dulu biar tidak bolak balik nantinya, setelah saya mengantar kamu pulang saya mau langsung ke rumah sakit. Jadi gak apa-apa kan kalau kita mampir dulu sebentar. (kata Nando)


"Oh begitu, ya udah baik lah. (kata dita yang sedikit ragu-ragu)


Beberapa menit kemudian, mobil pun berhenti di parkiran apartemen Nando.


Nando dan dita pun turun dari mobil lalu berjalan dan masuk ke dalam lift yang akan menuju apartemen Nando.


Dengan sedikit ragu-ragu dita masuk kedalam mengikuti Nando yang sudah duluan masuk ke dalam apartemen nya.


"Kamu tunggu sebentar di sini ya, saya tidak akan lama (kata Nando)


"Ya kak (jawab dita)


Nando pun pergi lalu masuk ke dalam kamarnya, sedangkan dita duduk di kursi tamu, memainkan ponselnya sembari menunggu Nando.


Beberapa menit kemudian...


Setelah selesai, Nando pun mengantarkan dita pulang ke rumah nya, selama di perjalanan mereka saling mengobrol, banyak hal yang ditanyakan oleh nando kepada dita, dan dita menjawabnya sesuai yang di tanya Nando. Tidak lama mereka pun sampai, lalu Nando pun berpamitan kepada dita untuk pergi ke rumah sakit.


Nando pergi memacu mobilnya, setelah mobil Nando sudah tidak terlihat lagi, dita pun masuk ke dalam rumahnya, yang terlebih dulu sudah di bukakan pintu nya oleh bibik.


...Bersambung...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......


...🤗🤗🤗...


...Vote, like dan komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit nya ❤ biar tau kalau author sudah update....

__ADS_1


...🥰🥰🥰...


...Terima kasih 🙏...


__ADS_2