Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Pernikahan D&N


__ADS_3

"Kita mau kemana mas...? (tanya nayna saat berada di dalam lift bersama Nattan)


"Ya mau istirahat lah sayang mau ke mana lagi (jawab Nattan dengan santai)


"Ya nay tau kita mau istirahat mas, tapi yang nay tanya itu kemana mas...? (kata nayna yang mulai sewot)


"Jangan sewot seperti itu sayang, udah ikut aja, nanti sayang juga akan tau kita ke mana. (kata Nattan tersenyum lalu mengelus kepala Nayna)


Nayna diam dia tidak lagi bertanya. Lift pun berhenti lalu pintunya pun terbuka. Nattan dan nayna pun keluar, berjalan bergandengan sampai di salah satu kamar hotel.


Nattan membuka pintu kamar, lalu mengajak nayna yang diam mematung untuk masuk ke dalam.


Nayna melihat-lihat ke setiap sudut kamar hotel itu. Kamar yang sangat luas dan mewah. Nayna mendekati jendela kaca kamar itu lalu melihat pemandangan luar yang sangat indah di nikmati dari sana, Nayna mengembangkan senyumnya saat melihat pemandangan kota yang tampak sangat indah yang di lihat dari sana.


"Kita istirahat di kamar ini mas...? (tanya Nayna memutar badannya menghadap ke Nattan)


"Ya sayang kita istirahat di sini aja, kalau kita istirahat nya di rumah pasti nanti sayang akan kelelahan karena harus bolak balik. Lagian di hari libur seperti ini jalanan pasti macet. (jelas Nattan yang berjalan ke arah sofa lalu Nattan pun duduk di sofa yang ada di dalam kamar itu)


Nayna tidak lagi berbicara, dia memutar badannya kembali ke jendela untuk melihat pemandangan kota dari sana. Cukup lama Nayna berdiri di sana, bibirnya tidak henti-hentinya memekarkan senyuman. Nattan yang saat ini duduk di sofa sambil bermain ponsel sesekali tampak melihat ke arah Nayna yang masih berdiri di dekat jendela.


Nayna memegang kepalanya yang tiba-tiba terasa pusing, pandangan Nayna juga semakin buram, Nayna berusaha untuk melihat lebih jelas dengan menggelengkan kepalanya tetapi pandangannya semakin buram, dan seisi kamar kamar terasa berputar. Nayna semakin mengeratkan tangan di kepalanya dan satu tangan Nayna berusaha menggapai jendela.


Nattan meletakkan ponselnya di atas meja, lalu Nattan pun memalingkan pandangannya melihat ke arah di mana Nayna berdiri saat ini.


Nattan kaget dan matanya melotot melihat Nayna yang sudah mulai kehilangan keseimbangan nya.


"NAYNA....(teriak Nattan)


Suara teriakan Nattan menggema di dalam ruangan kamar itu. Dan Dengan cepat Nattan berdiri dari duduknya berlari untuk menggapai Nayna.


Nayna pun terjatuh, dan di detik terakhir Nattan berhasil menangkap tubuh Nayna, Nattan mendekap tubuh Nayna di pangkuannya.


Dengan wajah yang panik Nattan berkali-kali memanggil nama Nayna.


"Nay...Nayna... sayang....bangun...(ucap panik Nattan sambil menepuk lembut pipi Nayna)


Nattan juga mengguncang tubuh mungil nayna, sambil memanggil namanya.


Air mata Nattan sudah menetes karena melihat Nayna yang sudah tidak sadarkan diri, dengan masih panik Nattan pun mengangkat tubuh Nayna lalu membaringkannya di tempat tidur.


Nattan kembali berlari mengambil ponselnya yang ada di atas meja, sambil melangkah cepat ke arah Nayna Nattan pun mencari nomor kontak Ardy dan tidak lama panggilan itu pun terhubung.


๐Ÿ“ž (Nattan) Ardy kamu hubungi dokter kandungan Nayna sekarang, Nayna tiba-tiba pingsan (dengan panik Nattan mengatakan nya, setelah mengatakan itu Nattan pun langsung mematikan sambungan teleponnya)


Ardy kaget, wajahnya seketika juga mulai panik. Ardy pun langsung menghubungi dokter kandungan Nayna dan saat Ardy menghubungi nya nomor dokter itu pun sibuk, sambungan telepon Ardy tidak terhubung.


"Ah...sial...(kata Ardy dengan kesal


Ardy kembali mencoba menghubungi dokter itu tetapi tetap sama, sambungan teleponnya masih belum terhubung atau masih sibuk.

__ADS_1


"Ada apa kak...? kenapa kakak tiba-tiba panik seperti itu...? (tanya Dinda yang berbeda di samping Ardy yang terlihat panik itu)


Ardy tidak menjawab, dia hanya sibuk melihat kesana kemari mencari seseorang.


"Kak...! (seru Dinda sambil meraih kedua bahu Ardy dan memutar badannya menghadap kepadanya)


"Ada apa...? (tanya Dinda dengan lembut sambil menatap mata Ardy)


Ardy yang tadinya panik, seketika lebih tenang saat Dinda menatapnya.


"Nayna pingsan sayang, kakak sudah mencoba menghubungi dokter kandungan Nayna tapi telepon nya sibuk terus. (ucap Ardy yang sudah terlihat lebih tenang)


Dinda kaget tangannya yang memegang bahu Ardy seketika lemas dan terjatuh lunglai.


"Dimana Nayna sekarang mas, kita kesana sekarang (kata Dinda dengan panik sambil menarik tangan Ardy)


"Din, Dinda tenang dulu kita akan kesana sekarang, tapi dokter nya bagaimana...? mas belum berhasil menghubungi nya. (kata Ardy menghentikan langkahnya menatap Dinda)


Dinda pun terdiam, lalu Dinda melihat ke semua orang yang ada di ruangan itu. Lalu dengan langkah cepat Dinda pun menghampiri Dr Nando yang tampak sedang berfoto dengan orang yang menghadiri acara ijab Kabul nya.


"Dita maaf gue pinjam suami lo sebentar ya. (kata Dinda kepada Dita yang berdiri di hadapannya)


Belum juga mendengar jawaban dari Dita, dengan cepat Dinda menarik tangan dr Nando. Dita hanya menatap apa yang di lakukan sahabat nya itu. Dita tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


Dr Nando yang di tarik oleh Dinda merasa heran.


Dinda hanya diam dia tidak menjawab apa yang di tanyakan dr Nando Dinda terus saja menarik tangan dr Nando. dr Nando hanya bisa pasrah, dia mengikuti langkah kaki Dinda sampai mereka keluar dari tempat acaranya.


Di luar Ardy dengan cepat menghampiri Dinda dan Dr Nando saat mereka baru saja keluar.


"Eh Ardy, kamu lihat ini kelakuan pacar kamu, gak tau kenapa dia tiba-tiba menarik tangan ku dan membawa aku keluar. Pasti pacar kamu ini mau ngerjain aku, aku tau itu. (omel dr Nando)


"Maaf bro, kita berdua terpaksa melakukan ini. Kamu ikut kita sekarang. (kata Ardy, yang juga menarik tangan dr Nando)


"Eh...eh apaan kalian berdua ini. Mau kalian bawa kemana aku. (kata dr Nando yang di tarik oleh Ardy dan Dinda)


"Udah kamu diam dan ikut aja nanti aku jelasin (kata Ardy, lalu mendorong tubuh Nando yang kekar masuk ke dalam lift )


Pintu lift pun tertutup, Dinda melepaskan tangan dr Nando. Dengan tatapan yang sangat tajam dr Nando menatap Ardy dan Dinda secara bergantian.


"Kenapa kalian berdua saling diam. Apakah tidak ada di antara kalian yang mau menjelaskan...? (kata dr Nando)


"Maafkan kita bro, kita terpaksa membawa kamu seperti ini. Ini karena dokter kandungan Nayna yang tidak bisa di hubungi. (ucap Ardy)


"Dia yang tidak bisa di hubungi, terus kenapa kalian bawa paksa aku. Apa kalian gak tau aku itu...(kata-kata Dr Nando pun terhenti)


"Maafkan kita pak dr, kita tau kok tapi Nayna butuh pak dr saat ini. (potong Dinda)


"Nayna...? emang nya Nayna kenapa...? (tanya dr Nando kaget)

__ADS_1


"Kita juga gak tau nan, barusan Nattan menghubungi aku dan dia bilang Nayna tiba-tiba pingsan, dia minta aku menghubungi dokter kandungan Nayna tapi telepon nya sibuk terus. (kata Ardy)


"Kenapa kalian berdua gak ngomong dari tadi sih. (kata Nando)


"Ya maaf bro, kita itu cuma gak mau mengganggu acara Lo. (kata Ardy)


Ting...


Pintu lift pun terbuka dengan langkah cepat ketiganya keluar dari lift berjalan menuju kamar hotel yang di tempati Nattan dan Nayna.


Tok tok...


Ardy mengetuk pintu


"Nattan... Assalamualaikum...(kata Ardy)


"Wa'alaikumsalam... masuk Ar (terdengar suara teriakan Nattan dari dalam)


Ardy, Dinda dan Dr Nando langsung masuk ke dalam kamar, mereka melihat Nattan yang duduk di samping Nayna dengan wajah paniknya, ketiga nya menghampiri Nattan di sana.


Dengan cepat dr Nando memeriksa denyut nadi Nayna, matanya.


"Apa ada yang punya minyak kayu putih atau sejenisnya...? (Tanya dr Nando)


'Ini mas ada (dengan cepat Dinda mengambil nya di dalam tasnya dan memberikan kepada dr Nando)


"Nattan kamu usap kaki Nayna (perintah Nando)


Nattan pun mulai mengusap kaki Nayna. Dinda naik ke atas tempat tidur, meraih tangan Nayna lalu mengusap nya, sambil terus memanggil nama Nayna.


...Bersambung...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat ๐Ÿ’ช untuk menulis โœ๏ธ dan bisa Update setiap hari....


...๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit โค biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Semoga selalu menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Cinta Karena Janji" ini ya....


...๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ...


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya...! jangan komen yang membuat Authornya down. โœŒ...


...Terima kasih ๐Ÿ™...


...๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜...

__ADS_1


__ADS_2