
Semakin malam tempat makan itu semakin ramai oleh pengunjung. Silih berganti orang-orang yang datang ke sana.
Satu orang laki-laki bersama dua orang perempuan masuk ke dalam tempat makan itu, saat ingin duduk laki-laki itu melihat ke arah nayna.
Nattan yang memperhatikan laki-laki itu melihat ke arah nayna, melihat ke nayna lalu kembali melihat ke laki-laki itu.
"Dasar laki-laki, gak bisa melihat cewek bening, matanya seperti mau copot aja. (gumam Nattan)
"Apa mas, mas ngomong apa barusan...? (tanya nayna yang baru saja selesai makan, nayna pun mengambil air lalu meneguknya)
"Gak apa-apa sayang, tadi mas cuma tanya Apa di sini selalu rame seperti ini tiap malam nya, karena mas lihat pengunjungnya silih berganti sejak tadi (Elak Nattan)
"Kalau dulu sih di malam-malam tertentu aja ramainya mas, seperti malam minggu, makanya nay sama andin gak pernah mau ke sini malam minggu, takut rame seperti ini. (kata nayna)
"Jadi selain dengan ayah, ibu dan andin, sayang pernah ke sini dengan siapa lagi...? (tanya Nattan)
"Dengan siapa ya...!! Em... rasanya gak ada mas, nay ke sini palingan cuma sama mereka. (kata nayna, lalu tersenyum melihat ke Nattan)
"Ah...gak percaya mas (kata Nattan, menatap nayna dengan penuh curiga)
"Ya udah kalau mas gak percaya, nay gak minta mas percaya kok. (ucap nayna lalu memanyunkan bibir nya)
"Jangan pasang muka seperti itu sayang, kalau sayang gak mau mas terkam di sini sekarang (bisik Nattan)
Nayna diam, lalu menggeser duduknya, dan semakin cemberut.
"Hai kamu nayna kan...? Aku Arya kakak kelas kamu dulu di SMA Mutiara, masih ingat aku kan...? (kata seorang laki-laki yang menghampiri nayna dan Nattan dan sekarang berdiri tepat di samping nayna sambil mengulurkan tangannya)
Nayna dan Nattan seketika menatap pria itu.
"Arya...maaf kak aku lupa. Ya dulu aku memang pernah sekolah di sana, tapi maaf aku gak ingat kakak. (kata nayna tanpa membalas jabatan tangan arya)
"Ya udah gak apa-apa kalau kamu gak ingat. Akan aku ingatkan (kata arya sambil menarik tangannya)
Boleh aku duduk kan (kata arya lagi, dan langsung duduk sebelum di persilahkan duduk oleh nayna maupun Nattan)
Nattan tampak jengkel dengan sikap arya, sejak kedatangan arya nattan tampak tidak suka. Dan sebenarnya sejak tadi Nattan ingin marah tetapi di tahan oleh nayna dengan memegang tangan Nattan.
__ADS_1
Nayna masih memegang erat tangan Nattan yang duduk di samping nya.
"Kamu keterlaluan nayna, mentang-mentang kamu sudah bertambah cantik seperti ini makanya kamu melupakan aku. (kata arya dengan penuh drama)
"Maaf ya kak, demi Allah aku benar-benar lupa (ucap sopan nayna)
"Ok baiklah baiklah, Apa kamu masih ingat dengan Riko...? (tanya arya)
"Kak Riko...! ya saya ingat, dia kakak kelas aku saat masih sekolah di SMA Mutiara (kata nayna)
"Hah....itu kamu ingat, aku itu teman satu kelas nya Riko. (kata Arya)
"Ya aku sih maklum kamu gak kenal aku, karena kan kamu dan juga sahabat mu itu jarang berbaur dengan yang lain, tapi aku sih cukup kecewa kamu gak kenal aku, aku itu orang yang menolong riko saat kecelakaan teman kamu itu, dan kita juga bertemu di rumah sakit. (kata arya lagi denger muka sok sedih)
"Maaf ya kak, aku benar-benar lupa, dan terima kasih kakak telah membantu kami dulu, mungkin saya belum mengucapkan itu kepada kakak. (kata nayna)
"Udah gak perlu berterima kasih seperti itu, Oh ya saya dengar-dengar setelah sahabat kamu itu meninggal dan di makamkan di J*** kamu menetap di kota itu ya, dan pindah sekolah...? (kata arya)
"Ya kak, aku memang pindah karena kan di sini aku juga gak ada keluarga, jadi aku tinggal dengan keluarga Alm sahabat ku itu di J*** (kata nayna)
Oh iya Nayna, Apa kamu tau...! Peringkat si riko sempat menurun loh di kelas. (kata Arya lagi dengan suara lantang)
"Aku gak tau, emang kenapa...? (tanya nayna)
"Aku sih juga kurang tau kenapa, tapi kata anak-anak, si riko itu tidak konsentrasi belajar karena memikirkan kamu yang tiba-tiba pergi dan pindah ke kota J***. Tetapi gue heran, kata anak-anak kamu dan riko tidak pacaran, tetapi pas aku tanya riko katanya kalian pacaran, begini kata riko *Kalau aku gak pacaran sama nayna gak mungkin kan aku selalu main ke kelas nya dan jadi galau kayak gini saat dia pergi jauh dari aku* begitu kata riko saat aku tanya. Emang benar kalian pacaran...? dan sekarang masih...? (Tanya arya lagi)
"Itu gak benar kak, aku gak pernah pacaran dengan kak Riko atau siapa pun, saat aku masih sekolah di SMA Mutiara, dan sampai sekarang (kata nayna dengan tegas)
"Benaran...! ah...dasar tuh si riko, aku di bohonginya. Tapi beberapa hari yang lalu aku VC sama dia dan dia bilang lagi jalan sama kamu di mall. Aku jadi bingung dengan kalian. (kata arya lalu menggaruk kepalanya yang tidak gatal)
"Terserah kakak mau percaya atau tidak, emangnya kak Riko ada di mana sekarang...? (tanya nayna)
"Dia di J*** sekarang, dia katanya sengaja ambil kuliah di sana biar selalu dekat dengan kamu. (kata arya)
"Udah lah nayna kamu gak usah bohong, kalian benaran pacaran kan...? (tanya arya lagi penuh selidik)
"Terserah kakak mau percaya siapa, Tapi asal kakak tau aku sudah hampir 2 Minggu ada di sini, jadi tadi kan kakak bilang kakak VC dengan kak Riko beberapa hari lalu dan dia bilang lagi jalan sama aku, sedangkan aku udah hampir 2 Minggu di sini. Ya kakak simpulkan aja sendiri. (kata nayna)
__ADS_1
Arya pun tampak berpikir
"Dan satu lagi, maaf aku lupa mengenalkan dia sama kakak. Ini mas Nattan dia adalah suami ku. (kata nayna lagi)
Nattan pun dengan santai dan wajah cool nya mengulurkan tangannya, dan berkata.
"Ya saya Samuel Nattan Prayoga, panggil saja Nattan suaminya Nayna Pramuja Willson Prayoga.
"Hai mas, Saya Arya Kall panggil saja arya, saya teman sekolah nayna dulu (kata arya sedikit gugup saat membalas jabatan tangan Nattan)
"Ya saya tau (kata Nattan, saat sudah melepaskan jabatan tangannya)
Suasana tiba-tiba hening, Nattan menyibukkan diri dengan ponselnya.
Sedangkan nayna dia tersenyum melihat arya yang mulai salah tingkah dan gak tau harus berbuat apa.
"Nayna, mas Nattan, maaf saya pamit kembali ke teman-teman saya ya, maaf sudah mengganggu (kata arya)
"Ya kak gak apa-apa, silahkan (ucap nayna)
Nattan hanya diam, dan fokus melihat ponsel nya
Arya pun dengan cepat pergi, bergabung kembali dengan sahabat nya. Arya tampak takut, wajahnya seketika berubah.
...Bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......
...🤗🤗🤗...
...Vote, like dan komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit nya ❤ biar tau kalau author sudah update....
...🥰🥰🥰...
...Terima kasih 🙏...
__ADS_1