
Keesokan harinya
Nattan mengantar nayna ke sekolah seperti biasa, setelah berpamitan dengan Nattan nayna pun turun dari mobil, melambaikan tangannya ke arah Nattan, lalu nayna berjalan melewati gerbang.
Para siswa dan siswi sudah mulai ramai berdatangan, Nattan masih melihat nayna dari kejauhan.
"Hai nay. (sapa boy, mensejajarkan langkahnya dengan nayna)
"Hai juga boy. (kata nayna sambil menoleh ke arah boy, dan nayna terus berjalan)
"Siapa yang ngantar lo nay, bukannya keluarga prayoga masih di jepang...? (tanya boy, karena tadi boy melihat nayna turun dari mobil, tetapi boy tidak tau nayna di antar oleh siapa)
"Oh...gue di antar sama mas Nattan (jawab nayna)
"Nattan putra tunggal dari keluarga prayoga itu...? (tanya boy)
"Iya. (jawab nayna)
Ting...
Notifikasi ponsel nayna berbunyi, menandakan ada chat yang masuk. Nayna mengambil ponselnya yang ada di dalam tas yang di bawanya, Lalu nayna melihat chat itu, yang ternyata dari Nattan.
๐ฑ (Nattan) Buruan masuk ke kelas istriku, jangan ngobrol aja, nanti telat loh (begitulah isi chat dari Nattan)
Nayna menoleh kebelakang, melihat ke arah di mana mobil berhenti tadi saat menurunkannya. Nayna tersenyum melihat mobil Nattan yang masih terparkir di sana, lalu nayna membalas chat dari Nattan.
๐ฑ (Nayna) Ya suamiku ini juga lagi jalan mau ke kelas, udah mas pergi sana ke kantor nanti telat loh, dan di marahi oleh bos nya mas. (balas nayna sambil meletakan emoji ๐ฅฐ, sambil tersenyum sendiri sambil melihat layar ponselnya, mengabaikan boy yang masih berjalan di samping nya)
๐ฑ (Nattan) Suami mu ini bosnya sayang, siapa yang berani marah sama mas kalau mas datang terlambat. โค
๐ฑ (Nayna) Kakek mas, kan kakek bos nya mas.
๐ฑ (Nattan) Oh kalau kakek gak akan marah saat mas bilang mas lagi ngawasin cucu menantu kesayangannya yang sudah mulai nakal. ๐
๐ฑ (Nayna) Kok malah bawa-bawa nay, lagian siapa juga lagi yang nakal, ini itu boy mas teman sekelas nay.
๐ฑ (Nattan) Ya mas tau kok sayang dia itu boy, Ya udah mas kekantor dulu ya sayang...? yang rajin belajarnya, ingat jangan terlalu dekat sama cowok, kalau nay dekat-dekat dengan cowok mas akan pindah bekerja ke Az-Zahra School jadi salah satu guru di sana supaya bisa jagain nay dan nay gak di dekati oleh para cowok-cowok.
๐ฑ (Nayna) Ya mas, nay gak ada kok dekat-dekat sama cowok-cowok mereka aja tuh yang selalu mendekat. Hati-hati ya mas nyetirnya, kalau udah di kantor kabari nay ya...!!!
"Dasar suami overprotektif dan. cemburuan (kata nayna di dalam hatinya)
Nayna tersenyum lalu masuk ke dalam kelas lalu duduk di bangkunya. Mengabaikan dinda dan dita yang sudah berada di dalam kelas itu yang melihat ke arahnya.
๐ฑ (Nattan) Ya sayang ๐ (balas Nattan)
Setelah membalas chat dari nayna Nattan pun mulai melakukan mobilnya.
Di kelas
Nayna tersenyum melihat chat terakhir dari Nattan.
Dinda dan dita saling memberi kode, mereka berdua merasa penasaran kenapa nayna senyum-senyum sendiri sambil melihat layar ponselnya, lalu dita dan dinda mendekati nayna. Mereka berdua duduk di sisi kanan dan kiri meja nayna.
Nayna yang kaget dengan kedatangan kedua sahabatnya langsung dengan refleks menutup layar ponselnya. Lalu dengan cepat nayna memasukan ponselnya ke dalam tas sekolahnya.
"Lagi chat sama siapa sih nay, kok senyum-senyum begitu...? (tanya Dita)
"Kenapa lo masih bertanya sih dit, ya pasti dari ayang beb nya lah dari siapa lagi...!!! Ya kan nay...?(kata Dinda)
__ADS_1
Boy yang duduk di bangku di belakang nayna mendengar semua pembicaraan ketiga sahabat itu. Boy tampak kaget mendengar nayna sudah memiliki pacar.
"Apaan sih lo berdua kepo aja...!! kembali sana ke bangku kalian, apa kalian berdua gak dengar bel sudah berbunyi. (ucap nayna)
"Ya nyonya N kami kembali ke bangku kami. (ledek Dinda, sambil tersenyum penuh ejekan)
Dinda dan dita turun dari meja nayna, lalu mereka berdua kembali duduk di meja masing-masing. Nayna menatap tajam ke arah dinda yang sedang tersenyum puas melihat wajah panik nayna.
Tidak lama guru pun masuk kedalam kelas mereka, dan mulai memberikan materi pembelajaran. Saat guru itu menjelaskan isi materi pembelajaran semuanya tampak fokus mendengarkan.
Setelah semua menjelaskan itu, lalu guru itu memberikan tugas kelompok kepada muridnya.
"Baiklah anak-anak ibuk, untuk tugas kelompoknya di kumpulan minggu depan ya, ingat semuanya harus selesai jangan tidak kelompok yang tidak mengumpulkan, untuk perempuan di bagi 3 kelompok jadi setiap kelompok ada yang 5 dan 6 orang. Dan untuk laki-laki di bagi 3 kelompok juga, berarti pas ya tiap kelompok ada 6 orang. Ingat minggu depan harus sudah dikumpulkan kan. (Kata ibuk susi yang masuk di jam pelajaran pertama ini)
"Ya buk...(jawab semua murid)
Lalu ibuk susi pun, menutup jam pelajaran nya hari ini. Setelah ibuk susi keluar semuanya tampak heboh, mulai mencari kelompok mereka.
"Nay kita satu kelompok ya...!! (kata dinda yang menghampiri nayna di bangkunya)
"Ya din. Lo, gue, dita, terus siapa lagi yang satu kelompok sama kita...? (tanya nayna kepada dinda dan dita yang sudah berada di dekatnya)
"Kita masukin Mega sama Sintia aja nay kalau mereka mau. Jadi kita berlima aja, Sintia dan Mega itu lumayan asyik anaknya. (ucap dita)
"Ya udah, coba deh lo tanya mereka dit, kali aja mereka mau. Atau mereka jangan-jangan sudah masuk di kelompok lain. (kata dinda)
"Ok gue tanya mereka ya. (kata dita, sambil berlalu pergi dari dinda dan nayna)
Dinda dan nayna masih diam sambil memperhatikan dita yang bertanya kepada Mega dan Sintia, tidak lama dita, mega dan sintia menghampiri dinda dan nayna di depan dekat tempat duduk nayna.
"Bagaimana dit...? (tanya dinda sedikit berbisik kepada dita)
"Mega, Sintia, apa kalian berdua mau satu kelompok dengan kita...? (tanya nayna)
"Kita mau nay, lagian kita juga belum dapat kelompok yang cocok, tadi neta ngajak masuk kelompok nya sih tapi cuma gue aja yang di ajaknya, mega enggak. (ucap Sintia)
"Oh jadi lo tolak sin...? (tanya dinda)
"Ya dinda gue tolak, katanya sih mereka cuma kurang 1 orang jadi mereka ajak saya aja, tapi gue gak mau kalau gak ada Mega. (kata Sintia)
"Ya udah kalau begitu masuk kelompok kita aja ya Sintia dan Mega, karena kita masih bertiga, kita gak tau mau ajak siapa lagi. (kata dinda)
"Ya din kita setuju, ya kan mega...? (tanya sintia)
"Ya sin gue juga setuju. (ucap mega)
"Baiklah kalau begitu kelompok kita ada saya, nayna, dita, mega dan sintia (kata dinda)
"Em...din boleh masukin Jesi gak di kelompok kita, masalahnya hari ini jesi gak masuk, jadi kita takut nanti jesi gak ada kelompoknya. (kata mega)
"Ya udah kita masukin jesi juga ya teman-teman di kelompok kita....! setuju semuanya...? (tanya dinda)
Dan mereka semua menganggukkan kepalanya pertanda setuju.
"Ya udah kerena semuanya setuju, kita masukin jesi di kelompok kita. Dan sekarang gue mau tanya kapan kita mengerjakannya dan di mana...? (tanya dinda)
"Bagaimana kalau di rumah lo aja nay, jadi kita bisa sekalian berenang nanti kalau tugas kita sudah selesai. (usul dita)
"Ya gue juga setuju di rumah lo aja nay, kalau di rumah gue lo tau sendiri kan mama gue orangnya rempong bangat jadi gak akan nyaman kita ngerjakan tugas di sana...! atau mega, sintia apa kalian berdua ada usulan kita ngerjakan di mana, untuk waktunya kita ambil hari kamis ini aja, kan kita libur tuh tanggal merah. (kata dinda)
__ADS_1
"Ya untuk waktunya kita setuju, kalau untuk lokasinya gue juga gak tau di mana, kalau di kosan gue terlalu sempit. (ucap mega)
"Apa lagi di rumah gue, adik-adik gue rame nanti malah direcoki lagi sama mereka. Jadi gue ikut aja di mana baiknya. (kata Sintia)
"Baiklah sekarang gue tanya lo nay, yang dari tadi cuma diam aja, sibuk dengan ponsel. Menurut lo kita enaknya ngerjakan di mana nay...? (tanya dinda)
Nayna menoleh ke arah dinda.
"Gue ikut aja din, di mana kata lo. (kata nayna)
"Ya udah kalau begitu kita ngerjakan nya di rumah lo ya. Di dream house....! (kata dinda)
"Di dream house...? tapi tunggu dulu ya din gue minta izin dulu. (kata nayna)
"Ya udah, cepetan mudah-mudahan di izin kan jadi kita bisa berenang lagi, ya gak dit...? (tanya dinda kepada dita)
"Benar banget din...!! (ucap dita)
Mereka semua menunggu balasan chat yang baru saja di kirim nayna, untuk meminta izin kepada Nattan. Tidak lama nayna mendapat balasan dari Nattan.
"Bagaimana nay...? (tanya dinda)
"Ya di izinkan. (jawab nayna)
"Yes...jadi berenang. (kata dita)
"Baiklah kalau begitu teman-teman kita ngerjakan nya di rumah nayna, di dream house, hari kamis pagi ya, jam 9 an ya. Sintia lo tinggal di *** kan...? (tanya dinda)
"Iya din. (jawab Sintia)
"Jadi karena kita searah gue jemput lo ke rumah lo nanti ya. Kalau jesi dan mega karena kosan kalian dekat dengan dita, nanti kalian bareng dita aja. ya kan dita. (ucap dinda)
"Ya mega, lo dan jesi bareng gue aja. Saya tau kok kostan kalian, nanti gue yang jemput. (ucap dita)
"Ya dita, terima kasih. Lagian kita mau pergi sendiri kita gak tau alamat nayna. (ucap mega)
"Ya udah kalau begitu kita sudah sepakat ya. Kalau begitu kita ke kantin sekarang yok gue udah lapar nih. (kata dinda)
"Emangnya jam pelajaran kedua gurunya kemana din, gak masuk...? (tanya nayna)
"Nay, kan jam pertama sama kedua di isi sama ibuk susi, dia sengaja ambil jam itu ceng sama ibuk rita, karena jam pelajaran ibu rita bentrok jadi di ganti ibuk susi yang ambil jam pertama dan kedua. (ucap dinda)
"Oh begitu, ya udah kalau begitu ayo kita ke kantin, mega, ikut yok ke kantin, hari ini gue yang bayar semuanya. (kata nayna)
"Ya nay. (kata sintia)
Mega hanya menganggukkan kepalanya, sedangkan dita dan dinda sudah bertepuk tangan karena bahagia, karena untuk hari ini uang jajan mereka utuh.
Mereka berlima pun keluar dari dalam kelas berjalan menuju kantin yang terdekat, kantin yang ada di blok kelas mereka.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...
...๐ค๐ค๐ค...
...๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ...
...Terima kasih ๐...
__ADS_1