
Nattan sudah bersiap-siap dan sudah rapi dengan beskap atau jas untuk acara akad nikahnya, Nattan begitu tampan dengan pakaian itu.
Begitu juga dengan nayna yang terlihat sangat cantik dengan kebaya rancangan mami jihan berwarna putih senada dengan warna pakaian Nattan. Nayna berada di dalam kamar di temani oleh ibu santi, nayna tampak begitu gugup, ibu santi yang tau nayna gugup selalu memberikan ketenangan kepadanya.
Pembawa acara pun sudah mulai membacakan susunan acaranya, satu persatu acara pun di laksanakan dengan sangat khidmat, mulai dari pembacaan ayat suci al-qur'an dan seterusnya.
Sampailah ke acara intinya yaitu acara ijab qobul, Nattan sudah duduk di kursi depan penghulu, di sisi kiri dan kanannya duduk papi syam dan pak dedi sebagai saksi dari keluarga nayna.
Pak dedi menyerahkan selembar kertas kepada penghulu, itu adalah surat kuasa dari paman nayna yang sudah mewakilkan ijabnya kepada wali hakim. Setelah membacanya, acara ijab qobul pun di mulai, pak penghulu mengucapkan ijabnya dan di sambut oleh Nattan mengucapkan qobul nya dengan satu tarikan nafas.
Kata SAH keluar dari mulut kedua orang saksi setelah di tanyakan oleh penghulu. Setelah mengucapkan kata sah dan do'a dari penghulu, sekarang Nattan sudah menjadi seorang suami dan nayna menjadi seorang istri. Rasa gugup yang dari tadi di rasakan oleh Nattan pun seketika lenyap setelah mendengar kata SAH.
Di atas nayna yang dari tadi juga mendengarkan ucapan ijab qobul yang di lakukan di lantai bawah pun meneteskan air matanya, nayna juga merasa lega tetapi dia juga merasa ini adalah awal dari perjalanan hidupnya yang akan di jalaninya.
Pak penghulu meminta untuk memanggil kan pengantin perempuannya, untuk menanda tangani surat nikahnya.
Mami jihan meminta bik Minah untuk memanggil nayna. Setelah bik minah meminta nayna untuk turun, ibu santi merapikan hiasan nayna.
Nayna turun di dampingi oleh ibu santi dan bik minah menuruni tangga, semua orang yang ada di sana berdiri ketika pengantin perempuan menuruni tangga. Nayna begitu cantik semua anggota keluarga dan para art yang menghadiri acara itu nampak kagum dengan kecantikan nayna. Begitu juga dengan Nattan, Nattan tidak berkedip menatap nayna.
__ADS_1
"Hai bro, apa lo mau diam mematung di sini aja melihat kecantikan istri lo itu. (bisik ardy yang berdiri di dekat Nattan.)
"Apa maksud lo ar...? (tanya Nattan, juga berbisik)
"Lo gak dengar dari tadi pembawa acaranya meminta lo menyambut kedatangan pengantin perempuannya, sana jemput istri lo, masak saya yang menjemput nya...!!! (bisik ardy, sambil senyum meledek)
"Berisik lo (kesal Nattan)
Nattan pun berjalan ke arah tangga, menghampiri nayna, setelah sampai di hadapan Nattan, sesuai arahan dari pembawa acara nayna mencium tangan Nattan dan Nattan mencium kening nayna untuk pertama kalinya.
Mereka pun berjalan berdampingan mendekati meja untuk menandatangani surat nikahnya, setelah sampai di sana pak penghulu mengarahkan mereka dan menandatangani surat nikahnya, dan di lanjut oleh para saksi untuk menandatangani, setelah semua acara selesai para tamu undangan di persilahkan mencicipi hidangan begitulah yang di katakan oleh pembawa acara di penghujung kata penutupnya.
Para tamu pun menikmati hidangan yang sudah di sediakan, acara cukup meriah yang di hadiri oleh keluarga terdekat, teman-teman kakek, nattan, anak-anak panti asuhan yang di kelola oleh ibu santi, dan juga para asisten rumah tangga di rumah besar, yang sudah memenuhi syarat dari kakek yoga, untuk tidak memberi tahu ke media atau siapa pun tentang pernikahan itu sampai acara resepsi pernikahan di adakan.
"Sayang kamu cantik bangat, (puji mami jihan) kamu tau sayang, hari ini adalah hari yang paling bahagia dalam hidup mami, mami mendapatkan menantu sekaligus putri yang sangat cantik seperti kamu.
"Terima Kasih mami, nayna bisa cantik seperti ini karena nayna memiliki mami dan ibu yang sangat cantik seperti kalian berdua. (puji nayna, sambil melihat bergantian ke arah kedua perempuan yang mengapitnya duduk di pelaminan)
"Kamu bisa aja sayang (kata mami jihan)
__ADS_1
"Mami, ibu, nayna sangat bahagia memiliki kalian berdua, Nayna adalah gadis yang paling beruntung di dunia ini, karena nayna tidak hanya memiliki 1 orang ibu, tetapi 3 ibu. Terima kasih mami, ibu sudah hadir di hidup nayna. (kata nayna, tanpa terasa air matanya jatuh di pipi mulusnya)
Mami jihan juga meneteskan air matanya, lalu memeluk nayna, begitu juga dengan ibu santi dia juga memeluk nayna dan mami jihan sesaat, lalu mengusap lembut punggung ibu dan anak itu.
"Sudah jihan, nayna, hari ini adalah hari bahagia kita, jadi kita tidak boleh merusaknya dengan air mata. (kata ibu santi)
"Kamu benar santi, ini adalah hari kebahagiaan kita. (kata mami jihan sambil melepas pelukannya dan mengusap air matanya begitu juga dengan nayna)
"Jadi rusak kan make up putri ku ini semua gara-gara kamu jihan. (ibu santi)
"Siapa...? kok malah saya yang jadi tersangkanya (kata mami jihan)
"Kan kamu yang buat putri ku sedih tadi ji, (ibu santi)
"Kamu juga san, jadi kita sama dong (mami jihan)
Nayna yang melihat pun hanya bisa tersenyum, mereka bertiga pun tertawa dengan kekonyolan yang mereka buat.
\*Bersambung\*
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman ๐ค๐ฅฐ, supaya author tambah semangat ๐ช. Dengan cara vote, like, komen, dan hidupkan tanda favoritnya โค.
Terima kasih untuk yang sudah setia membaca "Cinta Karena Janji" i love you all ๐๐๐