
Nattan adalah orang pertama yang masuk ke dalam ruangan, Nattan menghampiri nayna yang masih berbaring.
Dan semuanya juga ikut masuk menyusul Nattan yang sudah duluan masuk.
Nattan memeluk nayna, dan secara bertubi-tubi mencium seluruh wajah nayna dan juga mencium perut nayna yang masih datar.
"Terima kasih ya sayang, kamu sudah memberikan satu kebahagiaan lagi untuk keluarga kita. (kata Nattan lalu mengecup bibir nayna sekilas)
"Ya mas sama-sama, terima kasih juga karena mas selalu ada untuk nay. Nay sangat bahagia saat ini, maafin nay ya mas nay gak tau kalau di dalam perut nay ini ada Nattan junior. (kata nayna dengan tatapan yang merasa bersalah)
"Kenapa sayang yang minta maaf...! seharusnya mas yang minta maaf karena mas yang gak peka dengan tanda-tanda keanehan yang ada pada diri sayang. Maaf kan mas ya sayang. (kata Nattan mengelus lembut pipi Nayna)
"Ya gak apa-apa, kita berdua sama-sama salah mas, kita sama-sama gak tau kalau dia sudah ada di sini, selama 6 Minggu. (kata nayna sambil mengelus perutnya yang rata)
"Udah 6 Minggu sayang...? (tanya Nattan)
"Iya mas (jawab nayna menganggukkan kepalanya)
"Maafkan papa sama mama sayang sayang...! baik-baik di dalam sana ya nak, ingat jangan nakal kasian mama. (kata Nattan mengelus perut nayna lalu menciumnya)
Semua orang yang ada di belakang terharu dan sangat bahagia melihat suami istri itu.
"Mas Nattan apa kalian berdua lupa kalau di dalam ruangan ini ada orang lain juga, bukan hanya kalian berdua aja ya ada di sini. (kata dita)
Nattan dan nayna melihat ke sumber suara lalu tersenyum.
"Iya benar tuh kata dita, gue jadi iri melihat kalian mesra-mesran seperti itu. Jadi pengan cepat menikah gue. (kata dinda)
Semua mata tertuju pada dinda saat ini begitu juga dengan ardy.
"Ayo ar, gas... itu kode loh...! (saut nando yang berdiri di samping ardy sambil menepuk satu pundak ardy)
"Ya ar...tunggu apa lagi, mumpung ada ayah sama ibu di sini. (Nattan menimpali)
"Apa-apaan sih kalian berdua, kok malah membahas tentang kita (kata ardy yang merasa malu saat ini)
"Cie cie dinda...(goda dita)
"Apa-apaan sih lo dit, udah lo diam deh (kata dinda yang sedikit berbisik kepada dita sambil mencubit tangan dita)
"Au sakit din (kata dita juga berbisik, mengelus tangannya yang di cubit dinda)
"Rasain sakit kan...? makanya jangan mulai (kata dinda yang masih berbisik)
__ADS_1
"Ya iya maaf (kata dita masih saling berbisik)
Dinda tertunduk malu saat ini, sedangkan ardy mengalihkan pandangan nya ke tempat lain.
"Udah nak gak usah malu begitu, lagian kenapa harus malu, apa yang di katakan nak nando dan Nattan itu benar, kamu udah sepantasnya untuk menikah jadi kamu mau tunggu apa lagi...? Nattan saja yang lebih muda dari kamu sudah menikah dan sebentar lagi punya anak, dan nando sebentar lagi juga menikah. Lagian Ibu juga pengan menimang cucu seperti jihan masak ibu kalah sama jihan. (kata ibu santi merangkul ardy)
"Benar tuh ardy apa yang ibu mu bilang, asal kamu tau tante sama ibu mu itu selalu sama loh. Dan kalau kamu menikah nanti akan tante siapkan pakaian pernikahan gratis untuk kalian berdua. Terserah mau model yang seperti apa. Ok (timpal mami jihan)
"Ibu sama tante ini apa-apa sih, udah ah gak usah bahas itu di sini. Tunggu aja kita berdua pasti menikah kok tapi gak sekarang. (kata ardy dengan tegas)
Dinda yang mendengar apa yang baru saja di katakan ardy langsung dengan cepat mengangkat kepalanya dan menatap ardy yang juga menatapnya saat ini.
Keduanya saling tatap.
"Ahammm....Suit...suit (kata Nando meledek sambil menyenggol ardy)
Ardy dan dinda kembali menundukkan pandangannya. Semua orang tampak tersenyum melihat tingkah keduanya yang tampak masih malu-malu.
"Baik lah nak, ibu selalu akan menunggu kabar itu dari kalian berdua (kata ibu santi)
Ibu santi berjalan mendekat ke nayna, meninggalkan ardy, nando, dita dan dinda yang berdiri di sana.
Kakek sudah duduk di samping nayna, begitu juga dengan yang lain mereka mengelilingi nayna, mami jihan dan ibu santi bergantian memeluk, mencium dan mengucapkan selamat kepada nayna.
Nayna sangat terharu saat ini, sehingga air matanya yang sejak tadi berusaha dia tahan akhirnya tumpah juga.
"Sayang kok kamu malah menangis...? apa masih ada yang sakit...? (tanya mami jihan khawatir, mengusap air mata nayna)
Nattan yang tau kenapa nayna menangis hanya tersenyum, menggenggam tangan nayna.
Dinda, dita, ardy dan nando mendekat karena mereka merasa cemas melihat nayna tiba-tiba menangis dan melihat mami jihan yang tampak khawatir.
"Gak ada kok mi, gak ada yang sakit. Nay menangis karena nay merasa sangat bahagia saat ini. Ini adalah tangisan bahagia mi. (kata nayna)
"Ya sayang, kita semua sangat bahagia saat ini. (kata mami jihan)
Cukup lama mereka ada di sana, berbincang, saling tertawa bersama. Sampai akhirnya dr nando mendapatkan info dari dr kandungan yang menangani nayna bahwa nayna sudah boleh di bawa pulang saat ini.
Nattan yang di temani ardy menebus obat yang di resep kan untuk nayna.
Setelah semua nya siap Nattan dan ardy kembali ke dekat nayna dan yang lain, yang saat ini sudah berada di lobi rumah sakit bersiap untuk pulang.
Nayna berada di kursi roda. Nattan pun menghampirinya mengambil alih mendorong kursi roda yang di gunakan oleh nayna menuju mobil.
__ADS_1
"Apa semuanya sudah siap nak...? (tanya kakek)
"Udah kek. Kita bisa pulang sekarang (kata Nattan)
"Baiklah ayo... kakek, mami dan papi mu kan ke rumah kamu saat ini, kita akan menginap di sana untuk malam ini. (kata kakek)
"Tapi kek...(kata Nattan yang tiba-tiba berhenti mendorong kursi roda nayna)
"Gak usah banyak tapi-tapi, kita di sana untuk nayna bukan untuk kamu (potong kakek)
Tanpa mendengar Nattan lagi kakek yoga berlalu begitu saja, berjalan keluar rumah sakit dan masuk ke dalam mobilnya.
"Kakek-kakek. (Nattan menggelengkan kepalanya) Bakalan tiap malam ini sayang kakek menginap di rumah kita. (kata Nattan kepada nayna)
"Emang nya kenapa mas bagus dong (kata nayna)
"Bagus untuk kamu sayang, tapi gak untuk mas. (kata Nattan dengan pelan)
"Apa...? mas ngomong apa sih barusan...? (tanya nayna)
"Gak ada mas bilang kita pulang sekarang (kata Nattan)
Dinda, dita dan nando yang berada di belakang Nattan dan nayna hanya tersenyum melihat mereka berdua.
...Bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat ๐ช untuk menulis โ๏ธ dan bisa Update setiap hari....
...๐ค๐ค๐ค...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit โค biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Semoga selalu menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Cinta Karena Janji" ini ya....
...๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ...
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya...! jangan komen yang membuat Authornya down. โ...
...Terima kasih ๐...
...๐๐๐...
__ADS_1