Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Mengantarkan Ibu


__ADS_3

Nattan, nayna dan ibu santi sudah ada di dalam mobil, mereka sedang dalam perjalanan ke panti asuhan, selama perjalanan Nattan hanya diam fokus menyetir, ibu santi dan nayna yang berada di kursi belakang sibuk saja ngobrol, semuanya di cerita oleh nayna kepada ibu santi tentang sekolah maupun tentang masa lalu nya.


Ya nayna memang cerewet kalau bersama ibu santi dan mami jihan, karena nayna merasa nyaman bersama mereka, jadi nayna mengeluarkan jati dirinya yang sesungguhnya.


"Kenapa sikap anak ini berubah kalau bersama tante santi, Anak ini cukup cerewet, apa dia memiliki 2 kepribadian....? Kenapa dia setiap berbicara dengan saya selalu menunduk tidak pernah mau menatap saya, emangnya saya sejelek itu sampai-sampai dia tidak mau menatap saya. (kata Nattan di dalam hatinya, sambil melamun)


"Nak, nak Nattan...(panggil ibu santi, menepuk baru Nattan)


"Ah iya tante ada apa...? (tanya Nattan)


"Ayo jalan lampunya sudah hijau (kata ibu santi)


Nattan tersadar, dan kembali melanjutkan mobilnya.


"Nak Nattan kenapa...? Apa ada sesuatu yang nak Nattan pikirkan...? (tanya ibu santi)


"Gak kok tante, Nattan cuma sedikit melamun aja tadi (jawab Nattan)


"Gak baik loh nak melamun di jalanan (ibu santi)


"Ya bu (Nattan)


Tidak lama mereka pun sampai di depan panti, ibu santi dan nayna turun dari dalam mobil dan di susul oleh Nattan saat mobil mereka sudah terparkir, pak asep pun menghampiri Nattan, ibu santi dan nayna.


"Selamat pagi den, nona, ibu santi. (pak asep)


"Pagi juga pak (jawab semuanya)

__ADS_1


"Pak tolong bawakan barang-barang tante yang ada di bagasi ya. (nattan)


"Ya den. (pak asep)


"Oh ya barang yang saya minta itu udah di kirim belum sama orang toko itu...? (Nattan)


"Alhamdulillah, sudah den sore kemarin. Apa aden mau memeriksanya dulu...? (pak asep)


"Gak usah pak, saya cuma mau keliling panti aja, untuk itu bapak aja yang urus seperti biasa.


"Baik den, ayo bapak antar kan, nona nayna juga mau ikut melihat-lihat panti...?


"Ya pak asep (jawab nayna)


"Baiklah kalau begitu kalian duluan aja ibu mau ke rumah dulu sebentar. Pak asep teman kan mereka dulu ya (ibu santi)


"Ya bu, tapi sebentar ya den, nona, bapak mau tarok barang-barang ibu santi dulu. (pak asep)


"Ya den (pak asep)


Ibu santi berjalan ke arah rumahnya, di susul oleh pak asep yang membawakan barang-barang nya. Setelah ibu santi dan pak asep pergi Nattan mengajak nayna ke aula yang baru saja selesai di bangun. Nattan dan nayna masuk ke dalam aula itu melihat ke semua penjuru ruangan.


"Perasaan kemarin saat nay ada di sini, aula ini belum ada (kata nayna pada dirinya sendiri saat berada di belakang Nattan, tetapi di dengar oleh Nattan)


"Ya karena aula ini baru saja di bangun beberapa bulan yang lalu, ini sesuai permintaan papi, sekalian renovasi kamar dan membangun rumah tempat tinggal anak panti yang sudah menikah yang mau tinggal di sini. (jawab Nattan tanpa menoleh ke nayna)


Nayna yang kaget karena Nattan menjawab kata-kata nya pun seketika mematung.

__ADS_1


"Jadi dia dengar. (kata nayna dalam hati)


"Kenapa diam. (tanya Nattan)


"(Nayna pun tersadar) Gak ada mas, kan nay lagi lihat-lihat aula ini. Desain aula ini sangat menarik.


"Kamu tau siapa yang mendesain ini...? (tanya Nattan sambil menghadap ke nayna)


"Gak tau mas, (kata nayna sambil menggelengkan kepala nya)


"Ini semua mas yang desain, dari kecil mas memang suka mendesain bangunan tetapi itu hanya sekedar hobi saja. (kata Nattan)


"Oh (jawab nayna)


"Ya sudah ayo kita keliling-keliling panti, tuh pak asep sudah menunggu di luar, (kata Nattan sambil meraih dan menggenggam tangan nayna)


Nayna yang menyadari tangannya di genggam Nattan pun merasa gugup, jantungnya berdetak sangat cepat, seakan ingin copot. Nayna hanya bisa pasrah dia mengikuti langkah Nattan, yang di bimbing oleh pak asep.


"Kenapa tangan kamu tiba-tiba dingin (bisik Nattan)


Nayna pun seketika menghentikan langkahnya, menatap ke Nattan yang juga ikut berhenti.


"Kenapa berhenti ayo...(kata Nattan)


Dengan perasaan yang sudah tidak karuan, nayna pun mengikuti langkah Nattan yang masih menggenggam tangan nya.


...*Bersambung*...

__ADS_1


...Jangan lupa vote, like dan komennya ya teman-teman 🤗🥰🥰🥰...


...Terima Kasih 🙏...


__ADS_2